Telusuru Keindahan ​Masjid Raya Al Mubaraq Sejarah simbol syiar di kampung Meral
Salah satu nama masjid yang berada di Kepulauan Riau adalah masjid yang bernama masjid raya Al Mubaraq. Masjid ini merupakan masjid yang bersejerah sampai saat ini, sebab masjid ini merupakan masjid yang diberkahi oleh Allah Swt, hal ini terjadi sebab masjid ini merupakan masjid yang merupakan simbol syiar di kampung Meral.

Masjid Raya Al Mubaraq

Seiring berubahnya zaman, masjid ini tidak hanya menjadi masjid yang dapat digunakan sholat fardhu maupun sholat jum’at untuk penduduk Pulau Parit. Akan tetapi masjid ini sudah banyak dikunjungi oleh wisatawan.

Masjid raya Al Mubaraq adalah masjid dengan luas tanah sebesar 3.600 m2 dan juga memiliki luas bangunan yakni 242 m2. Masjid ini terletak di kelurahan Merai yakni pada kecamatan meral, kabupaten karimun yakni tepatnya di Kepulauan Riau. Masjid ini tak jauh dari kota karimun. Masjid ini berada di pinggir pantai.

Menurut warga setempat masjid ini merupakan hasil dari peninggalan sejarah Melayu yang begitu berharga. Masjid yang didesain dengan arsitek yang begitu unik dan juga mempunyai nilai tinggi sejak abad ke-17 ini, yang dibangun oleh Raja Abdullah Ahmad Engku Tuah cucu daro seorang Raja Haji Fisabilillah. Masjid ini dibangun pada tahun 1873 Masehi.

Fasilitas Masjd Raya Al Mubaraq

Setelah banyak kali melakukan pemugaran masjid ini memiliki banyak fasilitas yang kita temui di masjid ini. Mempunyai teras di sekeliling masjid, padahal dahulu terasnya hanya ada di belakang saja. Selain itu juga tak lupa terdapat menara yang menjadi ciri khas masjid di Riau ini. Selain itu juga mimbar dan bangunan atapnya yang tak berubah dari dahulu.

Pesona Masjid Raya Al Mubaraq

Masjid raya Al Mubaraq ini mempunyai pesona dinding masjid yaang bagus. Selain menara dan mimbar yang seharusnya menyusaikan dengan bentuk aslinya, maka dinding luar masjid Al Mubaraq sengaja di cat berwarna kuning. Hal ini melambangkan kesejahteraan rakyat semasa pemerintahan raja.

Sedangkan dinding dalam masjid itu dicat dengan warna hijau sehingga pesona masjid ini melambangkan kemakmuran. Warna masjid ini sama dengan Masjid Pulau Penyengat. Hal ini dikarenakan kedua masjid tersebut adalah satu keturunan dengan raja yang terdapat disana.

Wisata Kuliner Masjid Raya Al Mubaraq

Jangan dikhawatirkan bagi Anda yang ingin mencari makanan di sekitar masjid ini, maka Anda dapat menikmati jajanan yang berada di sekitar masjid raya ini. Hal ini jajanan yang di jual adalah makanan khas kepualauan Riau.

Agrowisata di Masjid Raya Al Mubaraq

Adapun agrowisata di masjid ini juga tak diragukan lai, sebab Anda dapat menikmati keindahan dan juga agrowisata di wisata religi masjid ini. Hal ini menjadi yang paling menyenangkan.

Hunting Foto Masjid Raya Al Mubaraq

Bagi Anda yang berkunjung di masjid ini dapat berfoto ria di masjid ini, hal ini dikarenakan masjid ini dibangun dengan bahan yang unik. Bangunan masjid itu tidak dibangun dengan bahan-bahan material yang seperti biasanya digunakan pada masa sekarang. Akan tetapi, dibangun dengan campuran tanah liat dan putih telur.

Tips Berwisata ke Masjid Raya Al Mubaraq

Jika Anda ingin berwisata ke masjid raya ini, maka Anda harus melakukan beberapa persiapan. Adapun persiapan yang harus dibawa tentunya mukenah jika di tempat masjid ini banyak warga yang sedang beribdah agar tidak menunggu lama maka bawa perlatan sholat.

Baca Juga : Berwisata Sambil Menguak Misteri di Makam Layang Kumitir

Datanglah pada saat waktu-waktu yang telah ditentukan. Hal ini seperti waktu religi seperti pada waktu bulan puasa, pada waktu peringatan-peringatan hari Islam. Hal ini disebabkan juga masjid ini ramai dengan pengunjung yang berdatangan di tempat ini.

Menikmati Keindahan Masjid Raya Al Mubaraq

Masjid ini selain menjadi tempat ibadah shalat lima waktu, maka masjid ini juga dapat menjadi pusat pembelajaran mengaji al-quran. Sehingga dalam menikmati masjid ini dapat dinikmati suasana kegiatan yang ada di masjid raya Al Mubaraq.

Bagi pengunjung dapat ikut juga belajar mengaji, sebab segala usia dapat mengikuti pengajian di masjid ini. Selain itu juga dijadikan sebagai tempat bermusyawarah dalam pendalaman ilmu agama Islam. Hal ini dikarenakan masjid ini dijadikan sebagai wisata religi.

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk

Wisata religi ini tidak dikenai biaya dalam masuk ke dalam masjid raya ini. Meskipun menjadi wisata religi, maka masjid ini tidak memungut biaya jika ada pengunjung untuk berdatangan ke tempat wisata ini.

Adapun jam buka masjid ini adalah dari pagi juga sampai malam. Masjid ini bebas kapan saja datang untuk beribadah ke tempat masjid ini. Terutama dalam menjalankan kewajiban yakni sholat lima waktu.

Masjid raya Al Mubaraq ini sayang sekali jika dilewatkan untuk dikunjungi. Oleh karena itu bagi Anda harus mengujungi masjid ini jika berjalan-jalan di Pulau Riau. Tempat ini sangatlah wisata religi yang bagus.

Artikel Terkait