Masjid Jami’ Baiturrahim, Masjid Tertua di Kepulauan Anambas yang Menyimpan Sejarah Pada Masa Penjajahan Jepang
Masjid Jami’ tertua yang berada di Kepulauan Anambas tepatnya di Terempa ini adalah salah satu bangunan yang bersejarah. Masjid Jami' Baiturrahim ini telah berusia 87 tahun dan telah direnovasi beberapa kali, namun tidak merubah struktur asli dari bangunan masjid

Masjid Jami’ tersebut diberi nama Masjid Jami’ Baiturrahim yang konon ceritanya ketika perang dunia ke II, area sekitar masjid dijatuhi bom oleh pasukan tentara Jepang. Ini karena banyak warga yang bersembunyi di sekitarnya. Namun begitu ajaib, bom yang berjumlah 2 tersebut dijatuhkan dekat dengan masjid dan tidak terjadi ledakkan.

Pesona keindahan pada Masjid  Jami’ Baiturrahim ini bisa dilihat dari struktur masjid yang begitu unik. Bukan hanya bentuk bangunan yang unik, cerita dibalik masjid yang berusia 87 tahun yang berdiri hingga sekarang ini juga tak kalah unik.

Fasilitas di Masjid Jami’ Baiturrahim

Fasilitas yang bisa Anda dapat dari masjid ini seperti masjid pada umumnya yakni menyediakan mukena bagi perempuan. Selain itu, juga terdapat toilet maupun tempat wudhu’ untuk pria dan wanita.

Sejarah Masjid Jami’ Baiturrahim

Sejarah yang dimiliki Masjid Jami’ Baiturrahim ini memang begitu mengejutkan. Seperti yang telah dijelaskan bahwa masjid yang dijatuhi bom sebanyak 2X pada perang dunia ke II ini tidak ada ledakkan yang terjadi.

Baca Juga : Makam Keramat Siantan, Kompleks Makam Panglima Kerajaan Johor

Hunting Foto di Masjid Jami’ Baiturrahim

Untuk hunting foto, Anda bisa berfoto di depan masjid yang memiliki bentuk bangunan yang begitu unik. Anda juga bisa berfoto di teras masjid dengan sudut pengambilan yang berbeda-beda sesuai dengan keinginan Anda.

Akses Menuju Jalan ke Masjid Jami’ Baiturrahim

Akses menuju masjid ini yaitu dengan mobil pribadi atau menyewa mobil menuju kabupaten Anambas di Kecamatan Siantan tepatnya di Kelurahan Terempa. Anda juga dapat mengendarai motor dan supaya lebih yakin dengan jalan menuju masjid, sebaiknya Anda menggunakan google map agar tidak tersesat.

Buka Jam dan Harga Tiket ke Masjid Jami’ Baiturrahim

Jam buka maupun harga tiket Masjid Jami’ Baiturrahim umumnya sama seperti masjid lain yakni buka pada subuh dan ditutup setelah sholat isya’ dan tidak memiliki tiket masuk. Anda bisa menyumbangkan uang ke dalam kotak amal yang telah disediakan untuk membantu pembangunan atau perawatan masjid.

Tips Berlibur ke Masjid Jami’ Baiturrahim

Ketika liburan dan berkunjung ke masjid, ada beberapa hal yang sebaiknya Anda perhatikan ketika akan memasuki masjid. Karena masjid adalah rumah Allah, maka Anda harus sudah mengetahui hal-hal ini terlebih dahulu yakni:

  • Berpakaian Sopan
  • Mencari Informasi
  • Bersikap Sopan
  • Hindari Memotret Sembarangan
  • Menjaga Kebersihan

Ketika Anda berkunjung ke wisata religi semisal masjid, Anda sebagai tamu haruslah berlaku sopan santun dengan menggunakan pakaian yang pantas. Berpakaian pantas yang dimaksud disini yakni seluruh bagian yang menjadi aurat tertutup, lebih baik lagi kalau berpakaian busana muslim.

Hal ini salah satu bagian yang cukup penting, karena pakaian yang dikenakan merupakan cerminan rasa hormat seseorang terhadap suatu tempat. Oleh karena itu bila berkunjung ke masjid yang merupakan rumah Allah, sudah sepantasnya mengenakan busana muslim.

Selanjutnya hal yang juga penting yaitu mencari infomasi tentang wisata muslim yang akan Anda kunjugi. Biasanya terdapat beberapa waktu yang tempat tersebut tidak boleh dikunjungi. Semisal pada hari jum’at ada kegiatan sholat jumat di masjid tersebut.

Sebaiknya Anda bersikap sopan terhadap orang yang sedang mengunjungi masjid atau pemandu wisata religi. Ketika sedang melakukan wisata religi, jagalah bicara Anda terutama ketika berkunjung atau ziarah ke makam para ulama. Hal ini karena wisata religi memang bukan tempat yang dibuat ramai.

Bila Anda menjaga bicara Anda atau tidak ramai, maka akan membantu Anda agar terhindar dari masalah yang tidak diinginkan. Selain karena tidak sopan, juga orang-orang akan menilai Anda negatif.

Ketika berwisata religi, Anda juga harus menghormati orang lain yang memiliki kepentingan disana. Semisal memotret dari dekat saat orang yang menjadi objek foto Anda sedang beribadah, ini merupakan salah satu tindakan yang tidak sopan dan tidak menghargai orang lain.

Anda bisa menggunakan alternatif dengan cara menggunakan zoom untuk mengambil gambar orang yang sedang beribadah. Sebaiknya hindari penggunaan lampu, tentu saja supaya orang lain tidak terganggu.

Ketika berkunjung ke tempat wisata religi, bukan hanya kesopanan yang perlu Anda perhatikan tetapi juga kebersihan. Jagalah kebersihan dengan membuang sampah di tempat sampah disekitarnya.

Karena sampah yang berserakan atau dibuang sembarangan akan sangat merusak pemandangan dari tempat wisata religi ini. Anda juga harusnya sudah mengatahui hal ini, bahwa tempat penting dan juga sakral tentu harus bersih.

Demikianlah informasi mengenai Masjid Jami’ Baiturrahim di kepulauan Anambas yang dapat Anda jadikan referensi wisata religi.

Artikel Terkait