378 Tempat Wisata di Kalimantan Timur Yang Paling Menarik dan Wajib Dikunjungi
Tempat wisata Kalimantan Timur menjanjikan petualangan yang cukup membuat wisatawan ingin kembali lagi dan berpetualang di segala penjuru wilayah Kalimantan Timur. Mulai wisata bahari yang cukup terkenal seperti Kepulauan Derawan, dan wisata alam yang penuh petualangan di Pegunungan Sangkulirang Mangkalihat akan selalu diingat oleh wisatawan yang pernah mengunjunginya.

Sedikit informasi tentang Kalimantan Timur sebelum membahas tentang potensi akan tempat wisata di Kalimantan Timur yang cukup potensial. Sebelum adanya pemekaran Provinsi Kalimantan Utara, Kalimantan Timur menjadi Provinsi terluas ke dua setelah Papua atau bisa dikatakan hampir 7% luas wilayah Indonesia. Selain histori tentang luas wilayah sebelumnya, Provinsi yang berdekatan dengan Pulau Sulawesi ini juga memiliki sejarah panjang tentang Kerajaan yang pernah berjaya sebelumnya, yakni Kerajaan Kutai.

Cukup menarik memang ketika kamu mengunjungi Provinsi Kalimantan Timur dengan berbagai kebudayaan dan sejarah di masa lalunya. Dan sudah pasti tidak ketinggalan dengan tempat-tempat yang indah yang ada di wilayah Kalimantan Timur. Mungkin sudah banyak yang mengenal dengan Pulau Derawan yang menyajikan wisata bahari unggulan, yang tak kalah indahnya dengan Pulau Bali atau pulau lainnya yang ada di bumi Nusantara Indonesia. Sebagai tambahan tempat indah di Kalimantan Timur tak hanya Pulau Derawan saja, tetapi masih banyak destinasi wisata lainnya yang sangat menarik untuk dikunjungi. Dan berikut ini beberapa objek wisata di Kalimantan Timur yang akan membuat kamu kagum melihatnya.


Tempat Wisata di Berau

Inilah salah satu Kabupaten yang ada di Provinsi Kalimantan Timur yang sering dijamah oleh wisatawan mancanegara yang ingin menikmati keindahan dari Pulau Derawan. Namun tak hanya Pulau Derawan saja tentunya yang ada di Kabupaten Berau, masih banyak destinasi lainnya yang sangat menarik yang ada di Kabupaten Berau. Berikut ini objek wisata di Kalimantan Tengah yang menjadi andalan Kabupaten Berau.

Air Panas Biatan

Keberadaan sumber air panas di Kampung Biatan Bapinang, yang masih masuk wilayah Kecamatan Biatan semakin menambah keberagaman destinasi wisata Kabupaten Berau. Cukup unik memang, padahal di wilayah tersebut tidak ada gunung berapi akan tetapi memiliki sumber air panas. Dan dijamin ketika kamu berada di objek wisata di Kaltim ini kamu tidak akan mencium bau belerang yang menyengat. Apalagi lokasinya yang berada di tengah-tengah hutan yang masih sangat terjaga ekosistemnya akan semakin membuat betah kamu berlama-lama berendam di Air Panas Biatan. Hanya saja infrastruktur menuju lokasi masih belum diperbaiki, tapi pesona alamnya yang masih asri tetap saja membuat wisatawan penasaran ingin mengunjunginya.

Air Terjun Batu Putih

Cukup mudah untuk menemukan Air Terjun Batu Putih yang berada di dalam wilayah Kecamatan Batu Putih, tepatnya di Jalan Jabontara Km. 6. Kemudian kamu akan menemukan persimpangan dan masuk melalui jalan setapak sejauh 200 an meter maka sudah sampai di Air Terjun Batu Putih. Semua pengunjung akan dibuat takjub oleh keindahan tempat wisata di Kaltim yang satu ini. Air terjun yang memiliki air yang cukup deras, serta lebar dengan ketinggian sekitar 10 meter mengalirkan air yang sangat jernih ke kolam alaminya yang begitu luas. Setiap wisatawan tak akan kuasa menahan rasa ingin nyebur jika melihatnya. Buat kalian yang suka memacu adrenalis bisa juga melakukan cliff jumping di Air Terjun Batu Putih.

Air Terjun Bidadari

Sepertinya tak lengkap ketika kamu mengunjungi Kecamatan Biduk-Biduk dan mengunjungi Danau Labuan Cermin tanpa mampir ke Kampung Teluk Sumbang. Kamu akan menikmati sentuhan yang begitu tradisional di Kampung Teluk Sumbang, serta pesona alamnya yang begitu kaya akan potensi wisata. Dan salah satunya adalah Air Terjun Bidadari, yang tak jauh dari Air Terjun Teluk Sumbang atau sekitar 2 jam perjalanan dari bibir pantai. Air Terjun Bidadari memang lebih rendah dibandingkan Air Terjun Teluk Sumbang yang memiliki ketinggian 30 meter. Namun kolam alaminya yang begitu luas menjadi salah satu daya pikatnya yang membuat wisatawan tak sanggup menahan rasa ingin nyebur di kolam yang berisikan air yang begitu jernih dan membiru.

Air Terjun Gorilla

Tempat wisata di Kalimantan Timur ini cukup unik namanya, yakni Air Terjun Gorilla. Memiliki ketinggian sekitar 20 hingga 30 meter dengan dinding bebatuannya yang cukup eksotis untuk dijadikan sebagai objek fotografi. Apalagi lokasinya yang berada di tengah hutan lindung serta berdekatan dengan Sungai Lesan semakin lengkap rasanya suasana alamnya. Cocok juga sepertinya dijadikan sebagai tempat berkemah atau hanya sekedar mengisi hari liburan kamu. Air Terjun Gorilla memilikid ebit air yang cukup besar dengan banyaknya kubangan bebatuan yang ada di bawahnya yang bisa buat berendam sembari menikmati indahnya alam pedalaman Kabupaten Berau.

Air Terjun Jenum

Desa Wisata Kampung Merasa memang menjanjikan sebuah suguhan yang begitu sempurna. Tidak hanya tradisi serta budaya yang masih mereka pegang hingga kini, namun memiliki alam yang masih sangat alami menjadi nilai tambah bagi Kampung Merasa. Alamnya yang masih terjaga memungkinkan begitu banyak objek wisata di dalamnya, dan salah satunya adalah Air Terjun Jenum. Kamu akan disuguhi keindahan alam yang begitu indah ketika mengunjungi Air Terjun Jenum. Kamu bisa menggunakan kapal kelotok dengan jarak tempuh selama 1 jam. Tidak hanya hutan saja, tetapi Pegunungan Nyapa seakan menemani perjalanan kamu, serta Tebing Putih yang menjulang tinggi juga akan menjadi suguhan indah selama perjalanan. Air Terjun Jenum memiliki ketinggian sekitar 20 hingga 30 meteran, serta kolamnya yang cukup luas meskipun dangkal tetap saja bisa buat berendam sembari menikmati alam hutan.

Air Terjun Long Boy

Belum begitu banyak traveler yang tahu akan destinasi wisata yang satu ini. Air Terjun Long Boy namanya sesuai dengan nama wilayahnya, yakni Desa Long Boy atau Desa Long Keluh yang masih di dalam wilayah Kecamatan Kelay. Air terjun dengan ketinggian sekitar 10 meter ini memiliki debit air yang cukup besar serta diselimuti udara yang begitu sejuk dengan panorama rimbunnya pepohonan yang ada di sekelilingnya. Objek wisata di Kalimantan Timur ini cukup menarik buat kalian yang suka berkemah dan menikmati alam pedalaman di Kabupaten Berau.

Air Terjun Long Duhung

Agak disayangkan informasi tentang tempat wisata di Kalimantan Timur yang satu ini kurang begitu konkrit untuk lokasinya. Hanya saja berada di dalam wilayah Kecamatan Kelay, namun jika dilihat dari postingan salah satu netizen berada di dalam hutan. Karena masih begitu banyak pepohonan yang cukup besar masih begitu rapat yang ada di pinggiran sungai serta air terjunnya. Air terjun ini cukup unik, seperti sebuah patahan pada sungai yang memiliki kedalaman sekitar 2 meteran. Debit airnya cukup lumayan besar serta sangat jernih. Sudah pasti berendam dan berenang menjadi aktifitas yang cukup wajib yang harus kamu lakukan di Air Terjun Long Duhung.

Air Terjun Mangulek

Destinasi wisata seperti di berenang dengan hiu tutul di perairan Talisaya, serta Sungai Kiam, dan juga pantai-pantai indah di Talisayan tidak akan lengkap tanpa air terjun. Air Terjun Mangulek namanya, semakin melengkapi objek wisata yang berada di wilayah Talisayan. Tidak begitu tinggi memang air terjunnya, namun yang cukup istimewa adalah kolahnya yang cukup luas serta kedalamannya yang sedang. Berenang, berendam, atau bahkan melompat ke kolam alaminya menjadi aktifitas yang sangat menyenangkan ketika berada di Air Terjun Mangulek.

Air Terjun Pahlawan Besar

Ingin menikmati alam yang masih sangat terjaga keasriannya? Dengan rapatnya pepohonan, serta memiliki sungai yang jernih beserta air terjunnya?? Maka kamu bisa datang saja ke Desa Talabar, yang masih di dalam wilayah Kecamatan Tabalar. Air Terjun Pahlawan Besar namanya, belum begitu dikenal oleh banyak traveler, jadi suasanya yang begitu tenang serta damai benar-benar bisa kamu rasakan ketika berada di kawasan air terjunnya. Gemericik air terjun serta suara burung berkicau begitu mendamaikan jiwa. Hanya saja untuk mengunjungi objek wisata di Kalimantan TImur ini sepertinya kamu memerlukan pemandu dari Desa Tabalar.

Air Terjun Teluk Sumbang

Jaraknya sekitar 500 meter dari lokasi wisata Air Terjun Bidadari yang masih di dalam satu wilayah Kampung Teluk Sumbang. Memang kamu harus sedikit mendaki untuk menuju objek wisata di Kaltim ini, tapi pesona alam hutan yang masih sangat terjaga keasriannya seakan menghilangkan rasa lelah kamu ketika menuju Air Terjun Teluk Sumbang. Air terjun yang satu ini memiliki ketinggian sekitar 30 meter yang begitu terjal serta debit airnya yang cukup besar. Kolamnya tak seluas Air Terjun Bidadari namun tetap saja mengundang niat untuk nyebur. Cliff jumping menjadi salah satu aktifitas yang sangat menantang ketika berada di Air Terjun Teluk Sumbang.

Air Terjun Tembalang

Objek wisata di Kabupaten Berau yang cukup wajib kamu kunjungi salah satunya adalah Air Terjun Tembalang. Untuk lokasinya sendiri terletak di Kampung Tepian Buah dan masih di dalam wilayah Kecamatan Segah. Namun untuk menuju air terjun kamu harus menempuh selama 2 jam dengan berjalan kaki sembari menikmati indahnya alam pedesaan. Tapi dijamin kamu tidak akan kecewa setelah melihat keindahan Air Terjun Tembalang. Sudah pasti nyebur ke kolam air terjunnya menjadi hal yang sangat wajib kamu lakukan. Selain itu kamu juga bisa menyusuri sungai yang ada di lokasi air terjun dengan menggunakan ban pelampung. Tempat wisata di Kaltim ini juga sangat pas untuk berkemah sembali memancing di Sungai Tembalang yang tak jauh dari lokasi Air Terjun Tembalang.

Arung Jeram Kampung Merasa

Benar-benar sangat layak jika Kampung Merasa ini menjadi Desa Wisata yang menjadi andalan Kabupaten Berau. Sepertinya antara budaya, tradisi, serta alam yang dimiliki Kampung Merasa ini bersinergi. Dana salah satu spot yang sangat keren adalah di Batuan Jernih atau sungai yang ada di Kampung Merasa yang memiliki potensi untuk olah raga arung jeram. Memang masih belum banyak yang memanfaatkannya, kebanyakan wisatawan hanya berendam dan berenang saja di pinggiran sungainya. Mungkin kamu bisa mencoba menikmati derasnya riak sungai Batuan Jernih baik menggunakan perahu karet maupun menggunakan ban pelampung atau river tubing.

Bendungan Labanan

Salah satu fungsi dari dibangunannya sebuah bendungan adalah untuk mengairi areal persawahan perkampungan di sekitarnya. Seperti Bendungan Labanan misalnya, namun seiring waktu justru menjadi objek wisata yang cukup potensial, hanya saja masih belum ada pengelolaan. Bendungan Labanan tergolong masih cukup asri kondisinya, seperti banyaknya pepohonan yang ada di pinggiran bendungan serta perbukitan yang begitu hijau di sekelilingnya. Bendungan ini juga menjadi objek wisata mancing yang biasanya dikunjungi para pemancing ketika hari-hari libur. Dan juga bendungan ini difungsikan sebgaai lahan perikanan oleh masyarakat sekitarnya. Untuk lokasinya sendiri terletak di Kampung Labanan, Kecamatan Teluk Bayur.

Bendungan Merancang

Hampir sama sebenarnya untuk konsep awal pembangungan Bendungan Merancang ini, seperti Bendungan Labanan, yakni untuk pengairan areal persawahan. Tapi karena luasnya serta viewnya juga tergolong lumayan untuk melepaskan penat, akhirnya menjadi destinasi wisata alternatif bagi warga sekitar. Buat kalian yang memiliki hobi memancing, juga bisa merasakan sensasi strike ikan-ikan tawar yang ada di Bendungan Merancang. Kamu juga bisa menyewa perahu milik warga untuk berkeliling bendungan di kala senja, yang viewnya juga cukup eksotis. lokasinya sendiri terletak di Kampung Merancang, yang masih di dalam wilayah Kecamatan Gunung Tabur.

Danau Labuan Cermin

Mungkin sudah banyak para traveler yang pernah melihat danau yang memiliki air berwarna biru dan sebening kaca di program traveling televisi swasta. Yup itulah Danau Labuan Cermin yang cukup sering diliput oleh berbagai stasiun televisi karena keunikan dan keindahannya. Tempat wisata di Kalimantan Timur ini memang sangat unik karena memiliki dua rasa pada airnya, yakni pada permukaan air danaunya memiliki rasa tawar sementara yang di bawahnya memiliki rasa asin. Inilah sebuah keajaiban yang belum tentu bisa kamu temukan di danau-danau lainnya. Seperti berenang, snorkeling atau bersantai menggunakan ban pelampung menjadi aktifitas yang wajib kamu lakukan. Namun untuk menuju kesana membutuhkan waktu setidaknya 7 jam perjalanan dari pusat kota Tanjung Redek ke Kecamatan Biduk-Biduk, tepatnya berada di Desa Biduk-Biduk. Dan kamu nantinya melanjutkan perjalanan menggunakan perahu kelotok yang juga disuguhi sungainya yang jernih serta alamnya yang masih sangat asri.

Danau Labuan Kelambu

Biasa objek wisata di Kalimantan Timur yang satu ini menjadi alternatif para wisatawan ketika destinasi Danau Labuan Cermin sangat penuh dengan wisatawan. Lokasinya juga tidak begitu jauh dari Labuan Cermin dan hanya berjalan kaki sekitar 15 menitan saja. Pesona indahnya pun juga tidak kalah dengan Danau Labuan Cermin, yang sama-sama memiliki air yang berwarna biru dan sangat jernih. Bersnorkeling, berenang ataupun river tubing menjadi aktifitas yang sangat menyenangkan di Danau Labuan Kelambu. Selain itu Danau Labuan Kelambu juga tergolong instagramable banget, selain warna air danaunya, ekosistem alam sekitarnya pun juga nature banget buat dijadiin background selfie.

Danau Nyadeng

Mungkin banyak traveler yang hanya tahu bahwa Danau Labuan Cermin aja di Kabupaten Berau, padahal masih ada lagi danau yang sama persis dengan Danau Labuan Cermin, yakni Danau Nyadeng atau biasanya disebut Nyadeng Green River. Hanya saja Danau Nyadeng tidak memiliki air yang dua rasa seperti pada Danau Labuan Cermin. Danau Nyadeng yang berada di bawah Gunung Ketepu semakin menambah pesona indahnya. Dikelilingi oleh pepohonan yang begitu rindang seakan menjadi payung alami di kala siang hari yang panas. Aktifitas berenang atau river tubing, menjadi hal yang sangat menenyangkan ketika kamu berada di tempat wisata di Kaltim ini. Untuk lokasinya sendiri terletak di Kampung Merbau dan di dalam wilayah Kecamatan Kelay.

Danau Tebo

Sepertinya objek wisata di Kaltim yang satu ini cukup wajib untuk kamu kunjungi yang berada di kampung wisata Kampug Merabu, Kecamatan Kelay. Setelah lelah mendaki Puncak Ketepu dan berenang di Danau Nyadeng, saatnya beristirahat dengan berkemah di pinggir Danau Tebo. Pemandangan indah Danau Tebo yang berpadu dengan pegunungan karst seakan-akan membawamu ke alam indah ciptaan Sang Maha Kuasa. Danau Tebo memang cukup terkenal di kalangan para traveler yang suka berkemah di alam bebas.

Danau Ubur-Ubur Pulau Kakaban

Ketika kamu berkunjung di Pulau Kakaban maka kamu akan disuguhi danau yang begitu unik, yakni Danau Ubur-Ubur. Danau yang berada di tengah lautan ini timbul karena proses alam yang berjuta-juta lamanya, yang akhirnya membuat biota laut serta air lautnya berangsur-angsur mengalami evolusi. Seperti air laut yang seharusnya asin semakin seperti air tawar, begitu juga dengan biota lautnya seperti ubur-ubur. Dan yang lebih uniknya lagi, ubur-ubur yang berada di danau tersebut tidak menyengat, dan kamu bisa diving atau snorkeling dengan dikelilingi ubur-ubur. Karena keunikannya tersebut akhirnya mengundang begitu banyak wisatawan maupun para peneliti untuk mengunjungi tempat wisata di Kaltim tersebut. Danau Ubur-Ubur di Pulau Kakaban ini juga menjadi salah satu andalan destinasi wisata Kabupaten Berau.

Goa Aji Mangku

Tak hanya Jogja saja yang memiliki spot untuk aktifitas cave tubing yang ada di Goa Pindul, tapi Kabupaten Berau pun juga punya. Goa Aji Mangku namanya yang berada di Pulau Maratua yang lokasinya di dalam tengah hutan dan membutuhkan sedikit jiwa petualang untuk mengunjunginya. Rasa takjub hampir diperlihatkan setiap wisatawan yang mengunjunginya. Goa yang memiliki air yang sangat jernih ini benar-benar istimewa. Kamu bisa bersnorkeling maupun berenang atau bisa juga cave tubing menggunakan ban pelampung. Akan semakin mengasyikkan jika kamu menyusuri setiap arah aliran airnya dengan suguhan tebing terjal serta asrinya alam hutan di Pulau Maratua.

Goa Beloyot

Cukup banyak artikel tetang Goa Beloyot sebagai jejak manusia Indonesia, karena di dalam goa tersebut ditemukan lukisan telapak tangan yang diperkirakan usianya sudah lebih dari 10.000 tahun lamanya menurut peneliti asal Perancis. Selain lukisan tangan juga ada beberapa lukisan hewan yang hingga kini tinta alami tersebut masih tampak jelas sekali. Selain ornamen purbakala yang begitu tinggi nilainya juga terdapat stalagmit maupun stalagtit yang meneteskan gemericik air semakin menambah keindahan Goga Beloyot. Selain itu masih banyak lagi goa-goa lainnya yang cukup menarik untuk ditelusuri buat kalian yang hobi caving. Untuk menuju tempat wisata di Kalimantan Timur ini, kamu harus menempuh perjalanan sekitar 2 jam melewati hutan belantara yang masih begitu rapat dan juga masih terjaga keasriannya. Untuk lokasinya sendiri terletak di Kampung Merabu dan di dalam wilayah Kecamatan Kelay.

Goa Lungun

Desa Merabu yang masih di dalam wilayah Kecamatan Kelay ini masuk di dalam kawasan Karst Sakulirang Mangkalihat. Maka cukup banyak ditemukan goa-goa tang berada di tebing-tebing perbukitannya. Dan salah satunya adalah Goa Lungun, dimana goa tersebut menjadi tempat pemakaman Suku Dayak Kuno. Bahkan hingga kini masih terdapat beberapa tulang kerangka mayat yang konon kabarnya usianya sudah melebihi ratusan tahun. Namun untuk bisa melihatnya lebih dekat, kamu harus menaiki tangga yang cukup tinggi, karena mulut goanya sendiri terletak di tebing. Cukup menarik memang, selain kamu bisa menikmati keindahan alamnya, kamu juga bisa mengenal lebih jauh lagi akan sejarah maupun tradisi dari Suku Dayak.

Goa Mulut Besar

Inilah menariknya ketika kamu akan berkunjung di Desa Wisata Kampung Merasa, sebelum masuk desanya saja kamu sudah disambut objek wisata yang akan mebuatmu takjub dibuatnya. Goa Mulur Besar atau Goa Kelelawar namanya. Goa ini memiliki pintu yang cukup besar dengan tinggi 10 meter dan lebar 20 meter. Meskipun pintu goa cukup besar, tapi dalamnya lumayan gelap, seperti senter menjadi peralatan yang wajib kamu bawa. Suguhan ornamen dinding goa yang terbuat berjuta-juta tahun lamanya begitu indah untuk dipandang. Goa ini hampir setiap sudutnya dipenuhi oleh kelelawar, jadi menggunakan alas kaki dan juga masker juga cukup wajib kamu kenakan. Hanya saja objek wisata di Kalimantan Timur ini cukup banyak coretan dari para alay yang tidak bertanggung jawab dan tidak tahu pentingnya menjaga kelestarian alam.

Goa Permata

Kecamatan Talisayan semakin lengkap destinasi wisatanya yang tak hanya menyajikan pesona pantai serta kawasan konservasi hiu tutul di perairan Talisayan saja. Tetapi adanya goa vertikal yakni Goa Permata semakin menjadikan Kecamatan Talisayan sebagai daerah wisata, tepatnya berada di Kampung Capuak. Untuk memasuki goa mungkin kamu harus menggunakan tali dan menuruninya dari atas, cukup menantang memang. Selain itu untuk spot fotografi juga sangat keren, apalagi siluet cahaya dari mulut goa yang diatas memantulkan cahaya yang cukup keren untuk sebuah karya fotografi.

Goa Senginau

Sepertinya kamu tak perlu jauh-jauh ke Pulau Maratua jika hanya untuk menikmati cave tubing di Goa Aji Mangku. Kamu hanya perlu mengunjungi Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih yang juga memiliki spot untuk cave tubing, yakni Goa Senginau. Goa yang memiliki aliran sungai di dalamnya sangat menarik memang untuk ditelusuri. Dan sudah pasti kamu juga bisa berenang maupun menyelam dengan bebasnya di Goa Senginau. Objek wisata di Kalimantan ini memang saat ini cukup ramai dikunjungi wisatawan apalagi lokasinya juga cukup berdekatan dengan Telaga Biru Tulung Ni Lenggo yang tengah menjadi primadona di medsos yang mampu menyaingi keindahan Labuan Cermin.

Goa Sembat

Tak hanya Goa Aji Mangku saja yang ada di Pulau Maratua, tetapi masih adalgi goa yang lokasinya di tengah hutan tropis Pulau Maratua, yakni Goa Sembat. Sedikit hampir sama dengan Goa Aji Mangku yang memiliki di dalam goanya, hanya saja di Goa Sembat lebih sempit tapi memiliki kedalaman yang lumayan yakni sekitar 3 meter. Untuk mngunjungi objek wisata di Kalimantan Timur ini kamu harus berjalan kaki sekitar 2 kilometer dari Desa Bohe Silian. Tapi dijamin kamu tak akan merasakan kelelahan, karena suguhan hutan yang masih alami serta fauna monyet yang cukup langka bisa kamu jumpai selama perjalanan.

Jembatan Pulau Besing

Tidak seperti jembatan gantung pada umumnya yang ada di Pulau Kalimantan yang menggunakan kayu ulin. Tetapi Jembatan Pulau Besing menggunakan struktur beton yang cukup kokoh sebagai akses satu-satunya yang menghubungkan Kampung Pulau Besing dengan Kampung Merancang Ulu. Jembatan yang masih berumur sekitar 1 tahun ini selain menjadi akses satu-satunya juga cukup memudahkan para traveler yang akan mengunjungi Tanjung Batu. Jadi secara tidak langsung dengan adanya Jembatan Pulau Besing ikut meningkatkan pendapatan di sektor wisata. Tak jarang juga banyak wisatawan justru bersantai di Jembatan Pulau Besing dan mengambil beberapa jepretan di atas jembatan. Dan cukup selfieable tentunya dengan background jembatan serta sungai yang ada di bawahnya.

Kampung Dayak Teluk Sumbang

Agar agenda wisata kamu semakin lengkap ketika berkunjung di Kecamatan Biduk-Biduk, maka salah satu destinasi wisata budaya yang harus kamu kunjungi adalah Kampung Dayak Teluk Sumbang. Inilah perkampungan Suku Dayak Basap yang ada di Kabupaten Berau yang masih sangat kental tradisinya. Dan yang lebih menariknya lagi adalah, kondisi lingkungan alam yang masih sangat terjaga. Jika kamu lihat dari kejauhan perkampungan tersebut begitu hijau. Kamu bisa melihat keseharian Suku Dayak Basap di Kampung Teluk Sumbang dan kamu juga bisa membeli cinderamata yang begitu khas seperti seni anyaman.

Desa Wisata Kampung Merasa

Tak hanya alamnya saja yang harus kamu kunjungi dan kamu nikmati yang ada di Kampung Merasa. Tetapi berbagai warna budaya dan tradisi akan Suku Dayak yang ada di Kampung Merasa juga sangat menarik untuk kita cermati. Berbagai macam tradisi akan Suku Dayak sangat sering dilaksanakan di Kampung Merasa, dan ini menjadi sebuah modal untuk meningkatkan potensi wisata yang ada di Kampung Merasa. Belum lagi berbagai macam objek wisata di dalamnya seperti adanya air terjun, goa pemakaman yang sudah berusia ratusan tahun juga cukup menarik untuk dikunjungi. 

Karst Sangkulirang Mangkalihat

Inilah surga bagi para pecinta alam dan yang memiliki hobi berpetualang, Karst Sangkulirang Mangkalihat. Luas arealnya lebih dari 2 juta hektar yang membentang dari Kabupaten Berau hingga Kabupaten Kutai Timur. Tidak hanya sekedar hutan saja, tetapi juga berbagai spot wisata yang sangat menarik dan memiliki nilai sejarah yang tinggi, seperti goa yang memiliki lukisan era jaman purba yang konon kabarnya memiliki usia 10.000 tahun. dan juga goa bawah tanah. Selain itu beragam flora dan fauna juga hidup di dalamnya seperti fauna endemik orang utan dan fauna lainnya. Kamu akan disuguhi panorama perbukitan layaknya di dalam film Avatar yang menjulang tinggi ke angkasa. Namun kelestarian akan Karst Sangkulirang Mangkalihat ini sudah mulai terancam dengan adanya puluhan perusahaan tambang yang memiliki ijin penambangan di kawasan Karst Sangkulirang Mangkalihat. Dan jika itu terjadi maka rusaklah alam dan juga potensi akan daerah wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Berau dan Kutai Timur.

Keraton Sambaliung

Inilah menariknya Negara kita tercinta Indonesia, hampir setiap daerahnya memiliki peninggalan sejarah yang menjadi cagar budaya yang harus tetap dilestarikan. Seperti Kabupaten Berau yang memiliki Keraton Sambaliung yang dibangun pada tahun 1902 yang juga berdekatan dengan Sungai Kelay. Keraton yang didominasi dengan warna hijau dan kuning ini memiliki perpaduan arsitektur lokal dengan Cina, yang hampir keseluruhan terbuat dari bahan kayu. Selain istana yang cukup megah, juga terdapat meriam di depan Keraton, yang konon katanya bisa berpindah tempat sendiri tanpa ada seorang pun yang memindahkannya. Cukup mistis memang, tapi begitulah adanya cerita yang beredar hingga kini. keraton yang juga menjadi objek wisata di Kaltim ini menjadi daya tarik tersendiri bagi Kabupaten BErau yang tidak hanya menyajikan alam indahnya saja, tetapi juga sejarah yang cukup panjang.

Makam Raja Alam Sultan Alimuddin

Untuk mengenang para pahlawan yang berjuang dengan gigih melawan Belanda, kamu bisa mengunjungi Makam Raja Alam Sultan Alimuddin. Yang berlokasi di Kampung Tembudan dan di dalam wilayah Kecamatan Batu Putih. Beliau ini adalah Raja dari Kerajaan Berau yang ke-16 yang memerintah pada tahun 1810-1848. Untuk kondisi makamnya sendiri tergolong sangat bersih dan terlihat begitu terawat, hal tersebut semakin membuat para peziarah semakin nyaman ketika mengunjungi dan berdoa di Makam Raja Alam Sultan Alimuddin.

Masjid Agung Baitul Hikmah

Sebelumnya masjid terbesar di Kabupaten Berau ini juga menjadi masjid terbesar dan termegah yang ada di Provinsi Kalimantan Timur. Namun sejak Islamic Center Samarinda beridir di tahun 2008 gelar masjid terbesar diambil oleh Kota Samarinda. Namun, Masjid Agung Baitul Hikmah ini tetap menjadi kebanggaan warga Kabupaten Berau, khusunya umat muslim di Berau. Masjid yang dibangun secara bertahap sejak 2002 hingga selesai pada tahun 2005 ini masih sangat sering dikunjungi wisatawan, terutawa para wisatawan yang ingin berwisata religi atau ingin mengikuti pendidikan tentang agama Islam. Untuk lokasinya sendiri terletak di Karang Ambung, pusat Kota Tanjung Redeb.

Masjid Nurul Anshar

Cerita yang hampir sama dengan masjid tertua di Kabupaten Berau, yakni Masjid Raya Imanuddin yang terkena bom ketika perang melawan tentara Belanda. Akan tetapi tidak ada kerusakan yang signifikan pada Masjid Nurul Anshar. Masjid yang lokasinya tidak begitu jauh dari Sambaliung ini mungkin bisa jadi masjid tertua kedua yang ada di Kabupaten Berau setelah Masjid Raya Imanuddin. Meski sekarang dinding masjid sudah ditembok, namun tetap saja menyisakan sejarah yang cukup erat kaitannya dengan Kesultanan Sambaliun. Jadi cukup menarik juga untuk dikunjungi sembari mendengarkan cerita sejarah masjid dan juga Kesultanan Sambaliung.

Masjid Raya Imanuddin

Meski masjid ini hanya memiliki daya tampung sekitar 600 jemaah saja, tetapi memiliki nilai sejarah yang patut untuk diingat. Konon kabarnya ketika dalam masa penjajahan, Masjid Raya Imanuddin ini dibombardir dengan dijatuhi bom dari pesawat, namun tidak ada kerusakan yang berarti pada masjid yang usianya sudah lebih dari 200 tahun ini. Masjid yang dibangun bebarengan dengan Kesultanan Gunung Tabur ini dibangun pada masa pemerintahan Sultan Aji Pangeran Raja Muda Si Barakkat pada kisaran abad 18. Kini Masjid Raya Imanuddin ini menjadi destinasi wisata religi bagi para umat Islam, mulai dari warga Kabupaten Berau sendiri maupun dari luar Kabupaten Berau.

Mata Air Kuranji

Kabupaten Berau seperti dianugerahi memiliki alam yang begitu luar biasa khususnya untuk potensi akan wisata. Seperti adanya Mata Air Kuranji yang berlokasi di Kampung Mangkajang dan di dalam wilayah Kecamatan Sambaliung. Mata air yang cukup besar ini memiliki air yang sangat jernih serta hiasan tebing bebatuan dan juga goa-goa yang ada di sebelahnya semakin menambah keindahan Mata Air Kuranji. Ketika kamu berada di objek wisata di Kaltim ini dijamin kamu ga akan sabar untuk nyebur dan menikmati segarnya mandi di sumber mata airnya langsung.

Museum Batiwakkal

Rasanya tak lengkap ketika kamu berwisata di salah satu kota atau daerah hanya mengunjungi tempat wisatanya saja, tanpa mengetahui sejarah kota atau daerah tersebut. Museum Batiwakkal namanya yang berlokasi di Jalan Manunggal, Gunung Tabur. Di museum tersebut kamu akan melihat perjalanan sejarah Kabupaten Berau yang sebelumnya adalah sebuah Kerajaan Berau pada kisaran abad ke 13. Dan di dalam Museum Batiwakkal menyimpan cukup banyak koleksi, seperti mata uang yang digunakan di era Kerajaan, serta koleksi photo para Raja-Raja Berau. Dan yang cukup menarik perhatian adalah koleksi ranjang sang permaisuri yang digunakan ketika setelah melahirkan, dan juga tempat tidur pengantin.

Museum Siraja Teluk Bayur

Setiap museum pasti memiliki koleksi yang sangat unik dan tidak bisa ditemukan di museum lainnya. Dan salah satu koleksi yang sangat unik di Museum Siraja Teluk Bayur adalah mangkuk besar. Tidak seperti mangkuk pada umumnya, karena jika diteteskan air atau disentuh dengan menggunakan air maka mangkuk besar tersebut akan mengeluarkan suara. Selain itu masih banyak lagi koleksi lainnya seperti koleksi senjata, koleksi mata uang di era Kerajaan serta koleksi photo aktifitas pertambangan. Untuk lokasinya sendiri terletak di Jalan Kampung Cina, Kecamatan Teluk Bayur.

Pantai Babagunung Talisayan

Jika kamu ingin bermain di hamparan pasir pantai yang begitu luas, mungkin tidak di Pantai Babagunung Talisayan tempatnya. Tapi buat kalian yang suka menikmati indahnya sunset atau mencari spot mancing yang cukup banyak ikannya, maka Pantai Babagunung Talisayan lah tempat yang sangat tepat. Pantai yang memiliki batu karang yang di tengah pantai ini memang cukup terkenal akan spot pemancingan ikan-ikan besar, dan juga sebagai spot fotografi di kala senja. Objek wisata di Kalimantan Timur ini memang menjanjikan kedamaian karena tidak begitu ramai, apalagi di kala senja benar-benar begitu indah dan mendamaikan.

Pantai Batu Berdiri

Lokasinya berada di Teluk Sumbang yang masih di dalam wilayah Kecamatan Biduk-Biduk. Pantai Batu Berdiri ini seakan menjadi pelengkap destinasi wisata bahari yang ada di Kecamatan Biduk-Biduk. Bisa dikatakan juga sebagai pantai yang memiliki view yang sangat indah. Tak hanya sekedar memberikan view birunya air laut serta pasir putihnya saja, tetapi perbukitan yang begitu hijau seakan menambah eksotisme Pantai Batu Berdiri. Sangat wajar jika tempat wisata di Kaltim ini berdiri resort-resort yang begitu keren karena Pantai Batu Berdiri memiliki pesona yang cukup berbeda dengan pantai-pantai lainnya. Seperti lokasi snorkeling dan juga spot pemancingan bagi para wisatawan yang memiliki hobi memancing.

Pantai Biduk-Biduk

Siapa yang tahan melihat pantai yang berpasir putih dengan air lautnya yang begitu membiru serta kondisinya yang sangat bersih. Sudah pasti setiap traveler bakalan langsung nyebur ketika berada di Pantai Biduk-Biduk. Tak begitu jauh juga lokasinya dengan Pantai Harapan yang sama-sama masih di dalam wilayah Kecamatan Biduk-Biduk. Tempat wisata di Kalimantan Timur ini cukup wajib kamu kunjungi seperti halnya Danau Labuan Cermin atau Danau Labuan Kelambu. Di pinggiran pantai Biduk-Biduk juga terdapat penginapan dengan view pantai. Semakin terasa komplit lagi jika kamu juga menikmati eksotisnya sunset di bawah pepohonan kelapa yang berjajar rapi di Pantai Biduk-Biduk.

Pantai Giring-Giring

Jika kamu sudah merasa bosan bermain di pasir pantai seperti di Pantai Harapan atau Pantai Biduk-Biduk, mungkin kamu bisa langsung menuju ke Pantai Giring-Giring yang juga masih di dalam wilayah Kecamatan Biduk-Biduk. Sajian yang sangat berbeda ketika kamu di Pantai-Giring-Giring, yakni wisata berkeliling hutan mangrove dengan menggunakan perahu. Meskipun berada di pantai namun udaranya sangat sejuk, karena hutan mangrove yang ada di Pantai Giring-Giring tergolong cukup rapat. Dan satu lagi ketika kamu berada di objek wisata di Kaltim ini adalah banyaknya spot memancing yang ada di dalam kawasan hutan mangrove. Buat kalian yang hobi memancing jangan lupa ya bawa peralatan mincing ketika berkunjung di Pantai Giring-Giring.

Pantai Harapan

Tak jauh beda dengan Pantai Biduk-Biduk yang masih di dalam wilayah Kecamatan Biduk-Biduk. Hanya saja Pantai Harapan memiliki lebih banyak spot wisata yang cukup unik. Mulai dari Hutan Mangrove hingga Dead Forest atau hutan mati yang di tengahnya terdapat seperti danau kecil yang memiliki air yang sangat jernih. hamparan pasir putih yang begitu luas yang ada di Pantai Harapan benar-benar memanjakan wisatawan yang datang yang bisa melakukan aktifitas apapun di pantai. Mulai dari berolahraga seperti bola voli, sepakbola, hingga berenang di pantainya. Atau kamu juga bisa berselfie ria di hutan mangrove yang memiliki dermaga atau jembatan yang ada di tengah hutan mangrove.

Pantai Lumantang

Destinasi yang sangat wajib kamu kunjungi ketika kamu berada di Pulau Maratua, yakni Pantai Lumantang. Pantai yang satu ini memiliki sedikit bebatuan karang yang ada di pinggiran pantainya, jadi sangat berbeda dengan pantai-pantai lainnya yang cukup banyak bebatuan karangnya. So, kalian bakalan puas banget beramainan air di Pantai Lumantang, atau hanya sekedar bersantai menikmati deburan ombah di bawah rimbunnya pepohonan di pinggiran pantainya dan menikmati segarnya air kelapa. Objek wisata di Kaltim ini tepatnya di Kampung Teluk Alulu.

Pantai Talisayan

Sebelum kamu melihat hiu tutul di perairan Talisayan, mungkin lebih baik mampir dulu di Pantai Talisayan, yang berlokasi di dekat perkampungan nelayan Talisayan. Objek wisata di Kaltim ini sebelumnya tidak begitu dikenal oleh banyak wisatawan, namun karena keseriusan pemerintah untuk memperbanyak objek wisata di Kabupaten Berau akhirnya diperhatikan juga potensi Pantai Talisayan. Cukup menarik dengan hamparan pasir putihnya yang begitu luas serta air lautnya yang cukup bersih bisa menjadi alternatif destinasi wisata buat kalian yang ingin liburan di pantai. Selain itu Pantai Talisayan memiliki cukup banyak spot-spot pemancingan terutama di kawasan yang banyak bebatuan karangnya.

Pegunungan Nyapa

Kabupaten Berau memang memiliki potensi wisata yang cukup komplite, selain wisata bahari juga ada wisata alam pegunungan, yakni di Pegunungan Nyapa. Dikenal juga sebagai pegunungan karst yang berada tepat di pinggir Sungai Kelay. Tidak hanya menyajikan pesona indah tebing bebatuannya saja, pada lereng-lereng Pegunungan Nyapa banyak ditemukan goa-goa yang cukup menantang untuk ditelusuri. Ada juga beberapa goa yang dijadikan sebagai tempat pemakaman oleh Suku Bajau yang kemungkinan usianya sudah lebih dari ratusan tahun. Sepertinya sehari saja tidak cukup untuk mengeksplorasi objek wisata di Kaltim yang satu ini. Mungkin pilihan untuk berkemah di puncak atau di dekat goa-goa bisa menjadi pilihan untuk menikmati petualangan di Pegunungan Nyapa. Lokasinya sendiri terletak di Kampung Panaan, Kecamatan Kelay.

Pulau Badak-Badak

Sangat berbeda potensi yang dimiliki oleh Pulau Badak-Badak jika dibandingkan dengan pulau-pulau lainnya yang ada di Kabupaten Berau. Kebanyakan menghadirkan pesona alam bawah laut serta pantainya yang berpasir putih dan air lautnya berwarna biru. Namun ketika kamu menjelajahi objek wisata di Kalimantan Timur yang satu ini kamu bisa saja beruntung bisa melihat ikan pesut yang semakin hari semakin berkurang jumlahnya. Dan di perairan Pulau Badak-Badak ini menjadi salah satu habitat ikan pesut selain berada di Sungai Mahakam.

Pulau Bakungan

Tak hanya Pulau Derawan dan Pulau Maratua saja yang harus kamu kunjungi, tetapi Pulau Bakungan sangat wajib kamu singgahi. Untuk lokasinya terletak di sebelah tenggara Pulau Maratua yang bisa kamu tempuh dengan menggunakan speed boat. Pulau Bakungan ini digadang-gadang mampu menyangi keindahan Maldives. Memiliki pantai berpasir putih, air lautnya yang berwarna biru dan juga jernih, serta keindahan alam bawah lautnya yang begitu mempesona. Dan satu lagi spot untuk menikmati keindahan pantainya adalah di atas mercusuarnya. Ketika kamu berkunjungi di objek wisata di Kalimantan Timur ini kamu bisa menginap di Nunukan Resort yang harga sewa per malamnya pun juga cukup bersahabat, serta menyewakan peralatan diving maupun snorkeling. Di Pulau Bakungan ada dua pulau, yakni Pulau Bakungan Kecil dan Pulau Bakungan Besar yang dihubungkan dengan jembatan kayu sepanjang 300 meter. Sudah pasti spot selfie yang keren banget keitka berada di tengah jembatan.

Pulau Balikukup

Jauhnya juga hampir sama dengan Pulau Derawan atau Pulau Maratua jika kamu berangkat dari pusat Kota Tanjubng Redeb. Pulau yang berpenghuni ini juga memiliki pesona yang sangat indah dengan pulau-pulau lainnya yang ada di Kabupaten Berau. Seperti pantainya yang berpasir putih, terumbu karangnya yang masih asri, serta beragam biota lautnya yang bisa kamu nikmati dengan snorkeling ataupun diving. tempat wisata di Kaltim ini memang cukup nyaman untuk kalian yang ingin liburan beberapa hari disana. Masyarakatnya pun juga cukup ramah dalam menyambut para wisatawan yang datang. Secara administratif Pulau Balikukup ini masuk di dalam wilayah Kecamatan Batu Putih.

Pulau Bilang-Bilangan

Untuk mengunjungi pulau yang masih di wilayah perairan Kabupaten Berau ini memang cukup menghabiskan enegri, setidaknya kamu harus menggunakan perahu motor selama 7 jam. Pulau Bilang-Bilangan memang menjadi salah satu tempat bertelurnya penyu, jadi ketika kamu berada di pulau tersebut kamu bisa melihat begitu banyak telur-telur penyu yang ada di pinggiran pantai. Dan saat ini objek wisata di Kaltim ini telah menjadi kawasan konservasi penyu. Selain itu Pulau Bilang-Bilangan juga memiliki spot menarik lainnya, seperti spot untuk snorkeling maupun diving bareng penyu-penyu langka di bawah lautan.

Pulau Derawan

Tak diragukan lagi bahwa Pulau Derawan adalah surgannya bagi para wisatawan domestik maupun wisatawan manca. Pulau Derawan yang masuk di dalam wilayah Kepulauan Derawan yang terbagi beberapa pulau, seperti Pulau Kakaban, Pulau Sangalaki, Pulau Maratau, dan pulau-pulau kecil lainnya menyajikan pesona alam yang begitu mempesona. Tak hanya sekedar pantainya saja yang mampu memikat para wisatawan, tetapi pesona indah alam bawah lautnya yang tiada duanya akan membuat kagum para pecinta wisata bahari. Untuk menuju ke Pulau Derawan, jika kamu dari pusat Kota Tanjung Redeb kamu harus menuju ke Tanjung Batu yang memakan waktu setidaknya hampir 3 jam. Kemudian dilanjutnya menggunakan speed boat selama kurang lebih 2 jam. Untuk biaya menuju ke tempat wisata di Kalimantan Timur ini sudah pasti cukup lumayan jika kamu sendirian tapi jika berombongan akan sedikit lebih murah.

Pulau Gusung

Salah satu destinasi wisata wajib dikunjungi ketika kamu ke Pulau Derawan. Untuk lokasinya sendiri juga tidak jauh dari Pulau Derawan atau sekitar 45 menit menggunakan perahu motor. Pulau Gusung ini hanya sebuah pulau berpasir putih yang biasanya muncul ketika air lautnya sedang surut. Objek wisata di Kaltim ini memang cocok buat kalian yang doyan banget selfie ataupun fotografi dengan view pasir putih yang berpadu dengan birunya air laut. Berenang di sekitarn Pulau Gusung juga cukup menyenangkan. tapi jangan lupa untuk menggunakan sunblok agar kulit kamu tidak terbakar.

Pulau Kakaban

Ketika kamu berkunjung di Kepulauan Derawan rasanya tak lengkap tanpa mengunjungi Pulau Kakaban yang letaknya tidak begitu jauh dari Pulau Derawan. Pulau Kakaban ini memiliki destinasi wisata yang sangat unik sekali dan mungkin di Indonesia hanya di Pulau Kakaban saja yang ada, yakni Danau Ubur-Ubur. Kamu bisa bersnorkeling atau fre dive di danau payau tersebut tanpa takut tersengat oleh ubur-ubur. Tak hanya itu saja, pantai berpasir putih dan berkarang juga akan memanjakan kamu dengan menikmati deburan ombak yang begitu indah. Jika sudah mulai panas kamu bisa menikmati indahnya pepohonan yang begitu rindang di perbukitan sembari menikmati birunya air lautan.

Pulau Kaniungan

Nama pulau yang masih di dalam wilayah Kecamatan Biduk-Biduk, tepatnya Kampung Teluk Sumbang ini diambil dari nama sebuah buah Kaniungan yang mana banyak kamu temui di Pulau Kaniungan. Pulau Kaniungan ini masih tergolong sangat sepi dari wisatawan tak seperti Pulau Derawan, Pulau Kakaban, dan lainnya. Jadi kamu akan merasakan bagaimana rasanya berada di “private island”. Memiliki pantai berpasir putih air lautnya yang tenang, serta pesona alam bawah lautnya yang begitu mempesona. Sudah pasti kamu tidak akan puas jika hanya sehari berada di Pulau Kaniungan.

Pulau Manimbora

Lokasi pulau yang dijuluki Pulau Sponge Bob karena bentuk pulaunya mirip dengan Bikini Bottom ini tak jauh dari Pulau Gusung atau Pulau Pasir Putih. Pulau Manimbora ini cukup unik jika dibandingka dengan ke 30 pulau lainnya yang ada di Kepulauan Derawan. Pulau Manimbora ini juga sebagai tempat bersemayamnya Suku Bajau dan di tengah pulaunya pun terdapat kuburan yang terlihat dikeramatkan. Tetapi keindahan pantainya dengan kejernihan air lautnya seakan menghapus kesan mistis Pulau Manimbora.

Pulau Maratua

Lokasinya tidak begitu jauh dari Pulau Derawan, mungkin hanya membutuhkan waktu sekitar 1 jam menggunakan speed boat. Objek wisata di Kalimantan Timur ini masih masuk di dalam gugusan Kepulau Derawan ini benar-benar mampu menyaingi nama besar Pulau Derawan yang lebih dulu dikenal oleh banyak wisatawan. Pulau Maratua justru akan memiliki berbagai fasilitas yang sangat mumpuni, apalagi lokasinya juga berbatasan dengan wilayah Filipina dan juga Malaysia di bagian timur. Memiliki garis pantai yang cukup panjang, hampir keseluruhannya berpasir putih dan juga memiliki banyak spot untuk bersnorkeling dengan menyajikan keindahan alam bawah lautnya. Dan tidak ketinggalan pula banyak sekali cottage yang berdiri di atas pantai yang menghadirkan pesona indah pantai Pulau Maratua.

Pulau Nunukan

Memang tidak se-terkenal Pulau Derawan atau Pulau Maratua, namun Pulau Nunukan ini seakan menjadi pelengkap wisata bahari yang dimiliki oleh Kabupaten Berau. Pulau Nunukan tak jauh beda dengan pulau-pulau lainnya yang memiliki keindahan alam bawah lautnya yang masih sangat terjaga keasriannya. Bahkan di Pulau Nunukan ini lebih menarik karena tidak seramai Pulau Derawan atau Pulau Maratua. Jadi kamu akan merasakan bagaimana rasanya mendiami “private island”. Tempat wisata di Kalimantan Timur ini juga memiliki resort yang bisa kamu sewa dengan harga yang cukup terjangkau dengan fasilitas yang sangat mumpuni. Untuk menuju ke Pulau Nunukan setidaknya kamu harus menyewa speedboat dengan lama perjalanan sekitar 3 jam dari Tanjung Batu.

Pulau Pabahanan

Biasanya jika kamu menggunakan biro travelling, Pulau Pabahanan biasanya diikutkan di dalam tur keliling Pulau Derawan. Pulau yang satu ini juga sangat indah, mulai dari pantainya yang berpasir putih serta berjajarnya pepohonan kelapa di pinggiran pantai semakin menambah eksotisme Pulau Pabahanan. Pulau yang disebut juga sebagai Pulau Nabucco ini memiliki pesona bawah lautnya yang sangat memukau. Kamu bisa bersnorkeling atau diving di pantainya sembari berenang dengan penyu-penyu langka yang cukup besar ukurannya. Di tempat wisata di Kaltim ini juga tersedia cottage-cottage yang memiliki view pantai yang bisa kamu sewa dengan harga yang cukup lumayan tentunya.

Pualu Rabu-Rabu

Kepulauan Derawan memang sangat dikenal dengan keindahan alam bawah lautnya, mulai dari terumbu karangnya serta biota lautnya yang sangat menarik untuk diselami. Dan salah satu pulau di Kepulauan Derawan adalah Pulau Rabu-Rabu yang memiliki keindahan alam bawah lautnya yang masih sangat asri. Bahkan saat ini Pulau Rabu-Rabu dijadikan sebagai tempat untuk konservasi terumbu karang. Buat kalian yang hobi banget diving maupung snorkeling, kamu bisa melihat keindahan bawah laut Pulau Rabu-Rabu serta ditemani penyu-penyu besar yang banyak sliweran di dekat terumbu-terumbu karang. Lokadinya juga tidak jauh dari Tanjung Batu yang hanya butuh waktu sekitar 20 menitan menggunakan speedboat.

Pulau Sambit

Inilah salah satu pulau terluas Indonesia yang masih masuk di dalam wilayah Kabupaten Berau. Dan Pulau Sambit ini tergolong cukup jauh dan berdekatan dengan wilayah lautan Filipina. Tak begitu banyak memang traveler yang tahu akan keberadaan Pulau Sambit ini. Padahal memiliki sejuta pesona indah di kawasannya. Pulau yang tak lebih besar dari lapangan sepakbola ini memiliki keindahan alam bawah lautnya yang begitu mempesona dan masih sangat asri, tanpa adanya kerusakan pada terumbu karang. Seperti penyu langka pun banyak ditemukan dan bertelur di Pulau Sambit ini. Tempat wisata di Kalimantan Timur ini, juga memiliki mercusuar dan dijaga oleh beberapa petugas yang bergantian setiap beberapa bulan sekali.

Pulau Sangalaki

Kepulauan Derawan memang memiliki keindahan yang sangat sempurna, tak hanya dari alam lautnya saja tetapi juga biota dan fauna yang ada di sana, seperti berbagai jenis ikan, ubur-ubur, serta penyu yang menjadi salah satu fauna yang dilindungi. Dan salah satu pulau yang menjadi tempat atau rumah bagi penyu adalah Pulau Sangalaki, dimana penyu banyak di temukan di pulau tersebut dan berkembang biak disana. Namun ketika konservasi penyu mulai didirikan di Pulau Sangalaki banyak menuai pertentangan dari para warga dan juga nelayan yang merupakan para pencari telur penyu. Sebuah masalah yang harus dicari jalan tengahnya, selain menjadi tempat konservasi penyu dan juga sebagai tempat para nelayan. Kamu bisa bersnorkeling di pantai Pulau Sangalaki dimana kamu bisa melihat lebih dekat penyu yang sedang berenang di dalam lautan. Serta kamu bisa menikmati indahnya pasir putih dan birunya lautan sembari bersantai di pinggiran pantai.

Pulau Semama

Jika kamu sudah sedikit bosan bermain di Pantai Pulau Derawan mungkin kamu bisa mengunjungi Pulau Semama atau dijuluki sebagai Pulau Burung. Karena Pulau Semama ini sebagai habitat burung layang-layang yang biasanya hinggap di hutan mangrove. Salah satu aktifitas birdwatching sembari menyusuri hutan mangrove Pulau Semama sepertinya sangat menyenangkan. tapi juga jangan salah kalau Pulau Semama tidak memiliki pantai yang bagus, justru di pulau ini memiliki pantai yang begitu bersih dan juga berpasir putih. Sangat menarik memang ketika kamu menikmati indahnya senja juga disuguhi oleh pemandangan burung-burung yang ada di hutan mangrove.

Puncak Ketepu

Kampung Merabu yang ada di dalam Kecamatan Kelay Kabupaten Berau, mungkin sangat layak jika dijadikan sebagai desa wisata. Selain memiliki goa bersejarah yakni Goa Beloyot dan juga Danau Nyadeng, masih ada lagi objek wisata di Kaltim yang lokasinya di Kampung Merabu, yakni Puncak Ketepu atau Gunung Ketepu. Memiliki ketinggian sekitar 400 mdpl menjadi lokasi yang sangat tepat untuk menikmati indahnya pesona sunrise dan eksotika sunset di Kabupaten Berau. Dan menariknya lagi, ketika kamu merasa lelah mendaki dan turun dari Puncak Ketepu kamu bisa menghilangkan rasa lelahmu dengan nyebur di Danau Nyadeng yang memiliki air yang berwarna hijau dan sangat jernih.

Sei Serai

Salah satu sisi menariknya ketika kamu berada di Pantai Harapan, Kecamatan Biduk-Biduk adalah ada lokasi bermuaranya Sei Serai atau Sungai Serai. Dan sungai ini memiliki air yang sangat jernih serta berwarna hingga kebiruan yang mengalir tidak terlalu deras. Dan uniknya lagi Sei Serai ini di pinggirnya memiliki pasir putih layaknya Pantai Harapan atau pantai-pantai lainnya. Jika kamu ingin bermain air tawar di Pantai Harapan, maka Sei Serai lah yang bisa kamu jadikan tujuan wisata kamu. Bermain air serta river tubing di Sei Serai cukup menarik, kamu bisa menyusuri sungainya hingga bermuara di Pantai Harapan dengan menggunakan ban pelampung. Benar-benar objek wisata di Kaltim yang sangat pantas dijadikan unggulan oleh Kabupaten Berau.

Sentosa Waterpark

Dibangunnya Sentosa Waterpark semakin melengkapi wisata air yang dimiliki oleh Kabupaten Berau. Mulai dari wisata air di pantai, wisata air di sungai, dan saat ini di Sentosa Waterpark memberikan banyak pilihan buat para wisatawan. Seperti halnya fasilitas yang dimiliki Sentosa Waterpark tergolong cukup lengkap, begitu juga dengan berbagai macam wahana airnya. Tempat wisata di Kalimantan Timur ini memang sangat cocok untuk wisata keluarga ketika hari libur atau akhirnya minggu mulai tiba. Untuk tiketnya sendiri tergolong cukup murah yang hanya Rp. 50.000 per orangnya. Lokasinya sendiri terletak di Kecamatan Sambaliung.

Sungai Kelay

Jika kamu memiliki jiwa berpetualang dan mengunjungi Kabupaten Berau sepertinya tak lengkap jika tidak menyusuri Sungai Kelay ke arah hulu sungainya. Kamu akan disuguhi panorama alam yang begitu indah yang dimiliki Kabupaten Berau. Hutannya yang begitu rapat, serta air sungainya yang cukup jernih serta tebing-tebing bebatuan di pinggirnya seakan menjadi penghias alami Sungai Kelay. Di Sungai Kelay ini juga banyak spot-spot yang sebenarnya cukup memiliki potensi untuk dijadikan wisata olahraga arung jeram. Atau setidaknya aktfitas menyusuri sungai dan mengambil beberapa jepretan keindahan alam di sepanjang Sungai Kelay akan menjadi petualangan wisata yang cukup menyenangkan.

Sungai Kiam

Ketika kamu berkunjung di daerah pesisir Kabupaten Berau seperti di Talisayan, mungkin kamu juga harus mengunjungi Sungai Kiam. Suguhan pesona alamnya yang begitu indah, seperti alamnya yang masih asri, serta Sungai Kiam yang memiliki air begitu jernih menjadi spot untuk bermainan air selain di pantainya. Dan sepertinya Sungai Kia mini juga sangat berpotensi untuk menjadi spot wisata rung jeram, karena arusnya juga cukup lumayan serta begitu banyak riam yang cukup menantang ketika kamu mengarunginya. Ya setidaknya bisa melakukan aktifitas seperti river tubing dengan menggunakan ban pelampung.

Talisayan

Seperti sudah sangat umum sekali selfie di pantai, di puncak, atau di tempat-tempat indah lainnya. Tapi bagaimana kalau kamu coba selfie bersama ikan hiu?? Wow sudah pasti akan menaikan adrenalin kamu, tapi bukan ikan hiu predator, tetapi ikan hiu tutul yang menghuni di perairan Talisayan. Perairan ini memang sudah menjadi pusat riset ikan hiu tutul yang ada di Indonesia, dan cukup banyak ikan hiu tutul yang ada di perairan Talisayan, setidaknya 30 ekor dan semakin bertambah. Ketika kamu mengunjungi tempat wisata di Kaltim yang satu ini, sangat wajib buat kalian nyebur dan berenang bersama ikan hiu tutul. Lokasinya juga tidak begitu jauh, hanya beberapa menit saja dari dermaga yang berada di Kecamatan Talisayan.

Taman Cendana

Tak lengkap rasanya ketika kamu baru menginjakkan kaki pertama kali di kota yang baru kamu singgahi taman mengunjungi salah satu pusat peradaban kota tersebut. Yup Taman Cendana namanya, dimana cukup banyak warga lokal yang menghabiskan waktunya ketika sore hari ataupun di sore hari. Tak hanya anak-anak muda saja, tetapi untuk keluarga ataupun anak-ank pun akan merasakan kenyamanan ketika berada di Taman Cendana. Objek wisata di Kaltim ini juga memiliki children playground ataupun jogging track. Dan ketika malam harinya, cukup menyenangkan untuk menikmati suasana malam di Taman Cendana yang berada di pusat Kota Tanjung Redeb.

Taman Sanggam

Tidak perlui bingung-bingung jika mencari tempat untuk nongkrong di pusat Kota Kabupaten Berau. Ada spot yang sangat nyaman untuk menikmati indahanya malam di Kabupaten Berau, yakni di Taman Sanggam. Taman yang memiliki cukup banyak fasilitas, seperti perpustakaan, jogging track, serta children playground ini dahulunya adalah Pasar Tradisional Gayam. Karena habis terbakar akhirnya dibuatlah menjadi Taman Sanggam. Lokasinya yang berada di pinggir Sungai Kelay membuat tempat wisata di Kaltim ini menjadi lokasi yang sangat wajib untuk dikunjungi ketika kamu berada di Kabupaten Berau.

Tebing Batu Kampung Merasa

Suasana yang begitu damai nyaman serta panorama alam yang begitu mempesona bisa kamu nikmati di Kampung Merasa. Tidak hanya budaya serta tradisinya saja yang cukup menarik untuk disimak namun pesona alamnya yang masih sangat asri juga layak untuk dikunjungi. Salah satunya adalah Tebing Batu Kampung Merasa yang lokasinya tak jauh dari Desa Merasa. Kebanyakan para petualang sering mendiringkan kemah di pinggiran sungai sembari menikmati indahanya alam Kampung Merasa. Ada beberapa aktifitas yang bisa kamu lakukan, seperti berenang di sungainya yang jernih airnya, river tubing, ataupun memancing ikan.

Telaga Biru Tulung Ni Lenggo

Meski tak memiliki air dua rasa seperti di Danau Labuan Cermin, namun keindahan alama yang disuguhkan tak kalah indahnya. Itulah Telaga Biru Tulung Ni Lenggo yang berada di tengah hutan Ulayat Kakarau yang masih masuk di dalam wilayah Kampung Tembudan, Kecamatan Batu Putih. Airnya begitu biru dan sangat jernih, wisatawan akan dimanjakan dengan bermain air di telaga yang berbalut udara yang begitu sejuk. Di kawasan tempat wisata di Kaltim yang satu ini juga sangat keren buat selfie, seperti adanya jembatan kayu yang nampaknya instagramable banget dengan background Telaga Biru Ni Lenggo.

Teluk Pea

Sepertinya belum pernah ke Pulau Maratua jika kamu tidak mengambil beberapa jepretan selfie di Teluk Pea. Pulau Maratua yang berbentuk menyerupai huruf ‘U’ tergolong pulau yang cukup besar yang dikelilingi hamparan pasir putih serta pantainya yang sangat indah. begitu juga Teluk Pea yang seakan membentuk pulau tersebut menjadi seperti huruf ‘U’. Tempat wisata di Kaltim ini memiliki jembatan kayu yang ada di tengahnya yang menghubungkan Kampung Bohe Silian dengan Kampung Payung-Payung. dan di jembatan inilah selfie yang instagramable banget bisa dihasilkan. Selain selfie kamu juga bisa berkeliling hutan mangrove yang ada di Teluk Pea, atau buat kalian yang memiliki hobi memancing bisa mencoba sensasi strike ikan-ikan yang menghuni Teluk Pea.

Teluk Sigending

Selain Teluk Sulaiman, masih ada lagi teluk yang juga tak kalah indahnya, bahkan di dalam perairan Teluk Sigending kamu bisa berenang atau bersnorkeling bersama dengan penyu-penyu besar. Tempat wisata di Kalimantan Timur yang tepatnya masih di dalam wilayah Kecamatan Biduk-Biduk ini memang cukup terkenal dengan habitat penyu yang berkeliaran di pinggiran pantainya. Sepertinya tak perlu jauh-jauh ke Pulau Derawan mungkin ya, kamu juga bisa menikmati keindahan terumbu karang yang dihuni oleh banyaknya ikan yang berwarna-warni di Teluk Sigending. Ada hal menarik juga ketika kamu berada di Teluk Sigending yang dikelilingi hutan bakau, yakni kamu bisa melihat sekawanan bekantan yang tak jarang juga menampakkan diri di pinggiran hutan bakau.

Teluk Sulaiman

Kabupaten Berau tak hanya memiliki Pulau Derawan dan pulau-pulau kecil lainnya yang sama-sama menampilkan keindahan alamnya. Seperti juga di Teluk Seulaiman yang terletak di Kecamatan Biduk-Biduk ini akan membuat kamu terpukau oleh keindahannya. Memiliki air yang begitu jernih dan membiru serta dinding perbukitan yang begitu hijau benar-benar menciptakan kedamaian yang sejati. Berenang, bersnorkeling, atau fishing menjadi salah satu aktifitas yang cukup menyenangkan di tempat wisata di Kalimantan Timur ini.

Tempat Wisata di Kutai Barat

Kabupaten yang sering disingkat menjadi Kubar ini memang bukanlah wilayah pesisir, jadi kamu tidak akan menemukan pantai ketika di Kabupaten Kutai Barat. Tapi suguhan alam yang masih sangat asri yang menjanjikan sebuah wisata petualangan akan banyak kamu jumpai di Kutai Barat. Kabupaten yang berbatasan dengan Provinsi Kalimantan Tengah atau dengan wilayah Baritu Utara juga memiliki objek wisata unggulan dan tak kalah dengan Kabupaten atau Kota lainnya di Provinsi Kalimantan Timur. Dan berikut ini tempat wisata di Kalimantan Timur yang berada di dalam wilayah Kabupaten Kutai Barat.

Air Terjun Dora

Rasa kagum akan terlihat di raut wajah wisatawan yang baru pertama kali berkunjung ke Air Terjun Dora. Alamnya yang begitu mempesona serta keindahan Air Terjun Dora seakan menyatu begitu indah. pepohonan yang menjulang tinggi serta udaranya yang begitu sejuk dan tanpa polusi akan selalu menyelimuti. Wisatawan sudah pasti tak akan kuasa lagi menahan hasrat ingin menikmati segarnya Air Terjun Dora. Kolam alaminya yang begitu luas serta memiliki kedalaman sedang akan selalu siap memanjakan siapapun yang ingin menikmatinya. Jika masih kurang puas, cukup banyak spot di kawasan air terjun untuk mendirikan kemah. Tempat wisata di Kaltim ini terletak di Kampung Baloq Asa yang masih di dalam wilayah Kecamatan Barong Tongkok.

Air Terjun Glongk

Meski berada di dalam satu desa dengan Air Terjun Tabalas, tapi Air Terjun Glongk ini memiliki pesona yang tersendiri. Seperti pada tebing air terjunnya yang cukup terjal dan terbelah menjadi dua seakan-akan menjadi air terjun kembar. Ketinggiannya sekitar di atas 10 meter serta memiliki kolam alami di bawahnya, menjadi salah satu tujuan wisata favorit yang ada di Desa Linggang Melapeh, Kecamatan Linggang Bingung. Objek wisata di Kaltim ini juga memiliki alam yang begitu cantik, seperti banyaknya pepohonan yang begitu rapat yang menghijaukan kawasan Air Terjun Glongk.

Air Terjun Jantur Empruq

Masih belum begitu banyak traveler yang tau akan keindahan dari Air Terjun Jantur Empruq, jadi kamu bisa merasakan kedamaian ketika berada di sana. Di dalam kawasan yang masih sangat padat akan pepohonan serta udaranya yang begitu sejuk, bisa menjadi pilihan untuk berkemah serta lebih dekat dengan alam. Ketika musim penghujan debit airnya akan semakin besar, dan sepertinya sangat cocok juga buat river tubing. Tempat wisata di Kaltim ini lokasinya berada di Kecamatan Nyuatan, tepatnya di dalam wilayah Kampung Muut.

Air Terjun Jantur Ataai

Desa Linggang Melapeh yang berada di dalam wilayah Kecamatan Linggang Binggung memang memiliki beberapa objek air terjun yang sangat potensial untuk dijadikan objek wisata unggulan. Tidak hanya Air Terjun Glongk atau Air Terjun Tabalas saja, tetapi juga ada Air Terjun Jantur Ataai. Memiliki ketinggian sekitar 20 meter dengan kolamnya yang cukup luas serta kedalaman sedang, menjadi pilihan bagi para traveler yang suka bermain air. Seperti berendam dan berenang akan menjadi aktifitas yang sangat menyenangkan ketika berada di tempat wisata di Kalimantan Timur yang satu ini. Yang suka berpetualang, bisa juga mendirikan kemah di kawasan air terjun yang seperti juga sangat nyaman.

Air Terjun Jantur Gemuruh

Setelah kamu lelah jalan-jalan di Cagar Alam Kersik Luway, mungkin harus mampir di Air Terjun Jantur Gemuruh untuk menghilangkan rasa lelah kamu dengan bermainan air di bawah air terjunnya. Lokasinya masih dalam satu wilayah Kampung Skolaq Darat dan di dalam wilayah Kecamatan Skolaq Darat. Objek wisata di Kaltim ini sangat keren dengan banyaknya pepohonan yang ada di kawasan air terjun serta berbagai fasilitasn seperti gazebo atau jembatan yang ada di dekata air terjun seakan menjadi semakin lengkap. Aktifitas seperti selfie sudah pasti tak akan terlupakan karena banyak spot yang bisa kamu ambil untuk menghasilkan foto yang cukup keren.

Air Terjun Jantur Inar

Meski ada sebuah kisah misteri yang menyelimuti keindahan Air Terjun Jantur Inar, tetap saja tak menyurutkan niat wisatawan untuk melihat keindahannya. Konon kabarnya pelangi yang selalu muncul di kawasan air terjun adalah sebuah perwujudan dari Putri Inar yang menghilang dan menjadi makhluk halus dan menunggu Air Terjun Jantur Inar. Air terjund engan ketinggian sekitar 30 meter ini juga memiliki fasilitas seperti anak tangga untuk memudahkan wisatawan menuju ke bawah air terjun. Jika kamu ingin merasakan segarnya shower alami maka Air Terjun Jantur Inar menjadi spot yang tepat dengan bersantai tepat di bawah air terjunnya. Untuk lokasinya sendiri terletak di Kampung Temula yang masih di dalam wilayah Kecamatan Nyuatan.

Air Terjun Jantur Mapan

Akses menuju lokasi wisata yang mudah serta memiliki fasilitas yang cukup mumpuni menjadi alasan kenapa Air Terjun Jantur Mapan ini nyaris tidak pernah sepi akan wisatawan. Apalagi ketika akhir minggu atau pas musim liburan, semakin padat kawasan air terjun. Air Terjun Jantur Mapan cukup tinggi melebihi 10 meter untuk tingkat yang pertama kemudian tingkat keudnya hanya sekitar 2 meter. Airnya yang sangat deras dengan debit airnya yang besar serta jernih, membuat wisatawan yang datang tidak hanya sekedar bersantai saja, tetapi merasakan segarnya air dengan berendam di kolam alami di bawah air terjunnya. Didukung dengan kondisi alamnya yang masih asri semakin membuat betah wisatawan berada di sana. Apalagi dibangunnya seperti gazebo dan juga tangga menjadi spot selfie yang cukup keren. Tempat wisata di Kalimantan Timur ini terletak di Kampung Linggang Mapan, Kecamatan Linggang Bingung.

Air Terjun Jantur Menarung

Bagi yang suka akan wisata air mungkin bisa menjadikan Kabupaten Kutai Barat sebagai destinasi wisata favorit. Tidak hanya danaunya-danau saja yang begitu menarik untuk dikunjungi tetapi beragam air terjun yang memiliki pesonanya masing-masing juga sangat layak untuk kamu kunjungi. Seperti Air Terjun Jantur Menarung misalnya, bisa kamu jadikan tujuan wisata ketika akhir minggu. Fasilitas serta akses jalannya yang mumpuni semakin menjadi tujuan wisata favorit bagi wisatawan lokal. Apalgi dilengkapi dengan tangga kayu serta gazebo yang ada di kawasan air terjun, sudah pasti akan membuat kamu betah berlama-lama di objek wisata di Kaltim yang satu ini. Untuk lokasinya sendiri terletak di Kampung Ombau Asa yang masih di dalam wilayah Kecamatan Barong Tongkok.

Air Terjun Jantur Sapinq

Sepertinya hanya masyarakat desa setempat saja yang tahu akan keberadaan Air Terjun Jantur Sapinq. Air terjun ini memang sangat menarik, seakan tersembunyi yang tertutup rerimbunan pepohonan serta tebing yang cukup curam. Ketinggiannya diperkirakan sekitar 20 meteran yang cukup terjal dan uniknya lagi, kolam alaminya tidak tepat berada di bawah air terjun, tetapi lebih agak mau. Jika kamu ingin menikmati shower alami di objek wisata di Kaltim ini, kamu harus ekstra hati-hati ketika menuruni tebing. Apalagi ketika musim hujan cukup licin, seperti menggunakan tali seperti rapelling sangat dianjurkan. Lokasi Air Terjun Jantur Sapinq terletak di dalam wilayah Kecamatan Barong Tongkok.

Air Terjun Mentihai

Setidaknya memiliki jiwa berpetualang jika ingin mengunjungi Air Terjun Mentihai yang berada di Kampung Purwodadi yang masih di Kecamatan Linggang Bingung. Butuh beberapa jam baru sampai lokasi dengan berjalan kaki melewati hutan yang cukup rapat. Tetapi sepertinya rasa lelah tidak akan kamu rasakan, karena suguhan alam yang begitu masih asri serta berbagai fauna seperti kicauan burung yang sangat beragam akan selalu mengiringi setiap langkahmu. Setibanya di Air Terjun Mentihai kamu tak akan kuat lagi menahan rasa ingin nyebur di kolam alaminya yang begitu jernih airnya. Memang sangat disarankan ketika menuju tempat wisata di Kalimantan Timur yang satu ini setidaknya kamu memerlukan pemandu dan juga perbekalan yang cukup.

Air Terjun Sengkulai

Ingin lebih menikmati keindahan Air Terjun Sengkulai?? Mungkin kamu bisa membawa ban pelampung agar bisa melakukan aktifitas seperti river tubing di Sungai Sengkulai. Lokasi air terjun yang berada di hulu Sungai Sengkulai ini memang masih memiliki alam yang begitu asri nyaris seperti belum terjamah oleh manusia. Debit airnya yang cukup besar namun alirannya yang tidak begitu deras, cukup aman jika kamu ingin berenang ataupun berendam di kolam alaminya. Kawasan objek wisata di Kaltim ini juga sangat cocok buat kalian yang ingin lebih merasakan nikmatinya berada di aslam liar dengan berkemah di dekat Air Terjun Sengkulai. Untuk lokasinya sendiri masih masuk di dalam wilayah Kecamatan Linggang Mapan.

Air Terjun Tabalas

Salah satu primadona destinasi wisata yang ada di Desa Linggang Melapeh, Kecamatan Linggang Bingung, Air Terjun Tabalas Namanya. Meski tidak terlalu tinggi namun memiliki debit air yang sangat besar, serta kolamnya yang begitu luas. Wajar saja jika dijadikan pemandian atau kolam alami oleh wisatawan lokal. Aktifitas seperti berenang, berendam, hingga cliff jumping pun bisa kamu lakukan di Air Terjun Tabalas. Didukung alamnya yang masih sangat asri akan semakin membuatmu betah berlama-lama di objek wisata di Kaltim ini. Jika kamu suka berpetualang, maka menyusuri sungai Air Terjun Tabalas  atau Sungai Gohaq akan menjadi pengalaman wisata yang tak akan kamu lupakan.

Bukit Menyaningk

Meski Kabupaten Kutai Barat bukanlah daerah pesisir bukan berarti kamu tidak bisa menikmati indahnya sunrise maupun eksotisnya sunset. Ada salah satu spot untuk menikmati sunrise maupun sunset di Kutai Barat, yakni di Bukit Menyaningk. Tempat wisata di Kaltim ini terletak di Desa Bingung Baru, yang masih di dalam wilayah Kecamatan Linggang Bingung. Meski hanya memiliki beberapa ratus mdpl saja, tetapi udara yang begitu sejuk serta berbagao flora yang ada di puncaknya tetap akan membuatmu berdecak kagum oleh keindahannya.

Bukit Mpo Sena

Ketika kamu berkunjung ke Desa Linggang Melapeh yang masih di dalam wilayah Kecamatan Linggang Bingung, memang kamu sangat dimanjakan dengan pesona alamnya. Tak hanya Air Terjun Tabalas, Air Terjun Glongk  atau Danau Aco saja, tetapi juga panorama perbukitan seperti Bukit Mpo Sena. Kamu bisa memandang begitu indah sebagian alam Kutai Barat yang masih sangat terjaga keasriannya. Ingin sedikit berpetualang, maka kamu bisa berkemah di puncak Bukit Mpo Sena sembari menunggu datangnya sang fajar.

Cagar Alam Kersik Luway

Inilah objek wisata andalan Kabupaten Kutai Barat yang mampu mendatangkan begitu banyak wisatan domestik maupun wisatawan asing. Cagar Alam Kersik Luway namanya sebagai wilayah konservasi berbagai macam anggrek yang cukup langka, seperti anggrek hitam, anggrek kantung semar, dan berbagai macam varietas anggrek lainnya. Yang membuat orang bertanya-tanya adalah adanya pasir putih seperti pasir pantai yang ada di Cagar Alam Kersik Luway. Padahal okasinya di perbukitan dengan ketinggian hampir 200 mdpl dan tidak ada pantai di Kabupaten Kubar. Tempat wisata di Kaltim ini juga menjadi spot fotografi ketika musim bunga anggrek sedang bermekaran. Lokasinya terletak di Kampung Skolaq Darat dan di dalam Kecamatan Skolaq Darat.

Danau Aco

Sangat jelas terlihat muka takjub dari setiap wisatawan yang baru berkunjung pertama kalinya di Danau Aco. Danau yang berada di atas bukit ini memang tidaklah sebesar Danau Jempang namun pesonanya sudah pasti tak kalah indahnya. Udaranya yang sejuk, airnya yang cukup jernih, serta alamnya yang masih sangat asri menjadi andalan Danau Aco untuk memikat hati para wisatawan. Apalagi tersedia fasilitas wahana air, seperti bebek-bebekan, perahu, serta berbagai peralatan renang akan semakin membuat wisatawan betah berlama-lama di Danau Aco. Tempat wisata di Kaltim ini lokasinya terletak di Kampung Linggang Melapeh yang masih di dalam wilayah Kecamatan Linggang Bingung.

Danau Bahadaq

Kesan yang begitu alami tampak sangat jelas di Danau Bahadaq, tidak seperti danau lainnya yang kebanyakan sudah banyak keramba di tengah danaunya. Danau Bahadaq juga menyimpan begitu banyak ikan air tawar makanya menjadi salah satu spot pemancingan favorit bagi para pemancing mania. Yang cukup menariknya lagi adalah alamnya masih sangat asri dengan rimbunnya pepohonan yang ada di pinggiran danau. Buat kalian yang tidak hobi mancing bisa juga menikmati keindahannya di pinggiran danau, atau bisa juga buat berkemah untuk mengisi liburan akhir minggu. Tempat wisata di Kaltim ini lokasinya berada di dalam wilayah Kecamatan Long Iram.

Danau Beluq

Luas danaunya hampir sama dengan luas Danau Aco yang sama-sama memiliki fasilitas yang cukup mumpuni. Jika kamu sudah puas menikmati keindahan dari Air Terjun Jantur Inar maka mampir juga di Danau Belus yang masih sama di dalam wilayah KampungTemul, Kecamatan Nyuatan. Konon kabarnya Danau Belus ini airnya memiliki khasiat yang sungguh luar biasa, buat kalian yang memiliki masalah dengan jerawat kamu bisa mencoba cuci muka dengan air Danau Beluq. Yang memang katanya bisa menyembuhkan penyakit kulit termasuk jerawat dan gatal-gatal. Tetapi kalau wajah kamu sudah kinclong bisa juga hanya sekedar menikmati di gazebo pinggiran danau atau berselfie ria di jembatan kayu yang ada di pinggiran danau.

Danau Gap

Jika dilihat secara sekilas Danau Gap ini seperti pantai, dengan berjajarnya pepohonan kelapa yang ada di pinggiran danau. Sangat cocok juga untuk wisata keluarga, hanya sekedar bersantai di pinggiran danau atau bisa juga berkeliling danau menggunakan perahu kelotok. Dan yang pasti Danau Gap ini juga menjadi surga bagi para pemancing mania. Untuk lokasinya sendiri, objek wisata di Kalimantan Timur ini masuk di dalam wilayah Kecamatan tertua di Kabupaten Kutai Barat, yakni Kecamatan Long Iram. Dan ada lagi objek wisata menarik lainnya di Kampung Keliway, yakni pulau pasir yang berada di tengah-tengah Sungai Mahakam ketika musim kemarau.

Danau Jempang

Ingin berwisata alam sekaligus wisata budaya, mungkin ke Danau Jempang bisa kamu jadikan destinasi wisata ketika liburan. Danau yang memiliki luas 15 ribu hektar ini banyak menyimpan sesuatu yang sangat menarik di dalamnya. Mulai dari keindahan danunya sendiri, serta berbagai macam ikan yang hidup di dalamnya. Dan juga tidak ketinggalan kamu bisa melihat burung-burung pemakan yang ketika senja bisa kamu temui di sekitaran danau. Selain menikmati keindahan danau kamu juga bisa berkunjung di Kampung Mancong yang masih sangat kental akan tradisi serta budayanya. Kamu bisa melihat berbagai kegiatan kebudayaan yang sering diselenggarakan di Kampung Mancong. Jika kamu masih kurang puas mengeksplor Danau Jempang, di Kampung Mancong, Kecamatan Jempang juga menyediakan penginapan dengan harga sewa yang sangat murah.

Danau Kenohan

Tempat wisata di Kalimantan Timur kali ini seakan melengkap berbagai macam destinasi wisata air lainnya yang ada di Kabupaten Kutai Barat. Danau Kenohan namanya yang berada di dalam wilayah Kecamatan Melak. Dan sepertinya menjadi destinasi wisata favorit bagi para pemancing mania. Potensi akan sumber ikannya cukup banyak makanya tak heran juga jika akhirnya dijadikan sebagai pemancingan maupun sumber capital bagi warga sekitarnya. Adanya fasilitas seperti perahu akan selalu siap mengantarkan kamu berkeliling Danau Kenohan sembari menikmati nuansa alam yang begitu indah di sekelilingnya.

Danau Tolan

Kampung Lambing yang berada di dalam wilayah Kecamatan Muara Lawa masih menyimpan alamnya yang tergolong masih utuh dan masih terjaga keasriannya. Hal tersebut semakin membuat Danau Tolan sebagai destinasi wisata yang masih mempertahankan keindahan alamnya yang asli. Suasana yang begitu tenang serta damai akan kamu rasakan ketika berada di Danau Tolan. Kamu bisa menikmati objek wisata di Kaltim ini dengan menggunakan perahu kemudian berkeliling danau atau bisa juga sembari memancing ikan tawar yang menghuni Danau Tolan. Selain itu kamu juga jangan lupa untuk mampir di Lamin Tolan atau rumah adat Suku Dayak Benuaq yang saat ini umurnya sudah lebih dari 200 tahun.

Desa Tering

Salah satu yang menarik menjadi orang pendatang atau wisatawan adalah bisa melihat hal-hal baru, selain tempat-tempat yang indah juga kebudayaan atau tradisi setempat. Kamu bisa berkunjung di Desa Tering yang masih cukup kental akan adat dan istiadat warisan leluhurnya. Seperti berbagai macam kesenian dalam menyambut tamu, yang disebut Hudoq, dan juga berbagai upacar adat seperti Lamelah Tenan. Selain itu Desa Tering ini juga memiliki sejarah akan Kerajaan Kutai, dimana Sang Raja Mulawarman dalam membuat prasastinya menggunkan bebatuan beku yang ada di Desa Tering. Dan struktur bebatuan tersebut sama persis seperti yang ditemukan di Gunung Padang Jawa Barat.

Gunung Es

Kabupaten Kutai Barat meski tidak memiliki objek wisata bahari tetap menjadi salah satu daerah yang cukup sering dikunjungi wisatawan. Memiliki topografi berbukit memungkinkan Kurai Barat memiliki spot wisata puncak, seperti pada Gunung Es. Tak jarang banyak atlit paralayang nasional berkunjung di Gunung Es yang ingin mencoba memacu adrenalin serta menikmati keindahaan alam yang dimiliki Kutai Barat. Buat kalian yang masih takut dengan olahraga paralayang bisa juga menikmati indahnya hamparan awan putih di sekitaran gunung. Kebanyakan wisatawan menghabiskan waktunya di objek wisata di Kalimantan Timur ini dengan berkemah sembari menunggu terbitnya sang fajar. Untuk Lokasinya sendiri terletak di Kecamatan Linggang Bingung, tepatnya di Kampung Intu Linggau dan Kampung Tutung.

Islamic Center Kutai Barat

Berdirinya Tiga Center, seperti Kristian Center, Katholik Center, dan Islamic Center semakin membuat Kutai Barat sebagai wilayah yang sangat toleran serta mengharga perbedaan keyakinan setiap warganya. Rasa seperti inilah yang memang harus tetap dijaga oleh setiap elemen masyarakat. Islamic Center Kutai Barat itu sendiri menelan biaya sekitar 55 milyar dalam pembangunannya. Kini selain menjadi pusat peribadahan umat Muslim juga menjadi pusat kajian agama Islam serta wisata religi. Seperti acara keagamaan juga sangat sering digelar di Islamic Center Kubar. Buat kalian yang beragama Islam, Islamic Center Kubar sepertinya menjadi destinasi wajib yang harus kamu kunjungi.

Katolik Center Gereja Santo Thomas Akuinas

Adanya tiga center di Kabupaten Kutai Barat seperti Islamic Center, Kristian Center, dan Katolik Center membuat Kutai Barat menjadi daerah yang begitu nyaman untuk ditinggali. Tingkat toleransi yang terjalin begitu indah sangat terasa di jantung kota Kutai Barat. Berdirinya Katolik Center selain menjadi tempat peribadahan umat Katolik juga sebagai pusat studi keagamaan. Tak hanya itu saja, berbagai acara keagamaan pun juga sering diadakan di Katolik Center. Buat kalian yang beragama Katolik maka sangat wajib untuk mengunjungi Katolik Center dengan arsitekturalnya yang begitu indah serta megah.

Kristian Center

Kabupaten Kutai Barat tidak hanya menyajikan keindahan alam saja yang dimiliki, tetapi juga memiliki pusat keagamaan yang lengkap. Selain Islamic Center, Katholik Center, ada juga Kristian Center yang dibangun begitu megahnya. Tingkat toleransi yang terjalin begitu indah di Kubar akan semakin kuat dengan adanya Tiga Center. Kristian Center yang memiliki arsitektural bangunan yang sangat indah mampu menampung begitu banyak jemaah dan bahkan Kristian Center ini juga menyabet penghargaan dari MURI.

Kuburan Tua Suku Dayak Benuaq

Ketika kamu berkunjung di wilayah yang baru akan lebih lengkap lagi pengalaman wisata kamu jika juga mengenal budaya setempat. Sebagai contoh seperti mengenal budaya atau tradisi dari SUku Dayak Benuaq yang masih meninggalkan Kuburan Tua yang justru saat ini juga menjadi wisata budaya. Menurut kepercayaan Suku Dayak atau tradisinya, orang yang sudah meninggal tidak dikuburkan di tanah, melainkan di dalam peti yang disanggga oleh tiang kayu. Kayu yang digunakan pun juga menggunakan kayu ulin yang sangat tahan terhadap berbagai cuaca serta sangat tahan lama. untuk lokasi Kuburan Tua Suku Dayak Benuaq terletak di Muara Nayan, yang masih di dalam Kecamatan Jempang.

Lamin Mancong

Danau Jempang dan Tanjung Isuy memang begitu terkenal sebagai destinasi wisata alam serta wisata budaya. Tak heran jika begitu banyak wisatawan asing yang berdatangan ke wilayah Kecamatan Jempang. Dan semakin lengkap pulau dengan adanya Lamin Mancong yang letaknya tidak jauh dari Tanjung Isuy tepatnya di Kampung Mancong yang hanya membutuhkan waktu kurang dari 30 menit menggunakan perahu kelotok. Lamin Mancong memang menjadi warisan budaya yang hingga kini masih sangat terawat, terlihat jelas pada patung Belontakng. Dan konon kabarnnya jumlah patung yang ada di depan Lamin Mancong ini menandakan bahwa anggota keluarganya pernah mengadakan upacara Kwangkai dengan menyembelih kerbau. Upacara Kwangkai juga bisa dikatakan sebagai upacara kematian, sebagai bentuk penghargaan terhadap para leluhurnya. Tempat wisata di Kalimantan Timur ini seakan menjadi pelengkap agenda wisata kamu ketika berkunjung di wilayah Kecamatan Jempang.

Lamin Pepas Eheng

Sepertinya sudah menjadi destinasi yang sangat wajib kamu kunjungi ketika kamu berada di Pulau Borneo, yakni mengunjungi rumah ada Suku Dayak Rumah Betang. Seperti yang ada di Kabupaten Kutai Barat ini, yakni Lamin Pepas Eheng yang dibangun pada tahun 1962 yang sudah menjadi warisan budaya dari Suku Dayak Benuaq. Di Lamin Pepas Eheng ini dihuni 5 keluarga yang di dalam rumah tersebut hanya disekat-sekat menggunakan papan kayu. Dan hampir secara keseluruhan Lamin Pepas Eheng ini dibangun dengan menggunakan kayu ulin. Ada yang menarik ketika kamu mengunjungi objek wisata di Kalimantan Timur ini, yakni berbagai macam kerajinan khas Suku Dayak seperti Mandau dan berbagai anyaman dijual di Lamin Pepas Eheng. Yang pasti bisa kamu jadikan sebagai cindera mata atau sebagai hiasan di rumah. Lokasinya sendiri terletak di Kampung Pepas Eheng, Kecamatan Barong Tongkok.

Lamin Tolan

Inilah salah satu warisan dari nenek moyang Suku Dayak Benuaq yang hingga kini masih bisa kamu lihat keutuhannya, meskipun sudah mengalami perbaikan di beberapa sisi. Ada sebuah cerita yang sangat menarik tentang Lamin Tolan yang hingga kini masih utuh padahal sudah mengalami penjajahan Belanda dan Jepang bertahun-tahun. Dan ternyata salah satu wilayah di Kabupaten Kutai Barat yang tak mampu dikuasai penjajah adalah di Kampung Lambing, Kecamatan Muara Lawa. Suku Dayak Benuaq masih mampu mempertahankan wilayahnya dari desakan para penjajah.

Menara Jam Thomas Didik

Hampir mirip dengan Menara Jam Gadang yang ada di Bukit Tinggi Sumatera Barat, tapi kali ini berada di pusat Kota Kutai Barat. Menjadi destinasi wisata yang sangat wajib dan harus kamu kunjungi, setidaknya selfie di bawahnya sebagai oleh-oleh dari Kutai Barat. Bangunan yang cukup ikonik ini memang sering dikunjungi wisatawan yang datang dari luar Kabupaten Kutai Barat. Dan banyak anggapan, jika belum pernah selfie di bawah Menara Jam Thomas Didik seperti belum pernah menginjakkan kaki di Kutai Barat.

Situs Kerajaan Sentawar

Inilah salah satu Kerajaan yang menjadi cikal bakal dari lahirnya Suku Dayak di Kutai Barat, namanya Kerajaan Sentawar. Kerajaan yang masih berpengaruh dari Kerajaan Kutai Kertanegara ini dipimpin oleh seorang Raja Tulur Aji Jejangkat yang sebelumnya telah menikahi adik dari Raja Kutai Kertanegara. Kerajaan Sentawar diperkirakan berdiri pada abad 13 jika menurut sejarah lisan dari Suku Dayak. Seperti adanya petilasan yang berada di Situs Kerajaan Sentawar pun juga masih tersisa. Cukup menarik memang ketika kamu berkunjung di Kutai Barat, yang tidak hanya menyajikan alamnya yang mempesona tetapi sejarah peradaban masyarakat Kutai Barat pun juga sangat menari. Tempat wisata di Kaltim ini terletak di Kampung Karang Rejo yang masih di dalam wilayah Kecamatan Barong Tongkok.

Taman Adat Sendawar

Salah satu destinasi wisata budaya yang sangat wajib kamu kunjungi ketika menginjakkan kaki di Kabupaten Kutai Barat, yakni Taman Adat Sendawar. Kamu akan disuguhi beberapa rumah adat Suku Dayak yang ada di Kutai Barat. Seperti Rumah Adat Suku Dayak Tunjung, Suku Dayak Bahau, Suku Dayak Benuaq, Suku Dayak Kenyah, dan juga Sub Suku Dayak Kutai. Meskipun terlihat sama, tapi tetaplah berbeda, karena setiap Suku Dayak memiliki ciri khasnya masing-masing. Mulai dari ornamen warna, serta berbagai macam ukiran yang menjadi ciri khas dari Suku-Suku Dayak tersebut. Di objek wisata di Kalimantan Timur ini cukup sering diadakan acara kesenian yang bisa kamu nikmati dengan gratis. Untuk lokasinya terletak di Kecamatan Barong Tongkok.  

Taman Pemkab Kutai Barat

Jika dilihat dari atas, misal menggunakan drone Taman Pemkab Kutai Barat ini seperti labirin dengan design arsitekturalnya yang cukup memukau. Hadinya taman yang berlokasi tepat di depan Kantor Bupati Kutai Barat ini semakin memberikan banyak pilihan bagi para wisatawan khususnya bagi warga Kutai Barat yang ingin bersantai di taman kota. Selain Taman Budaya Sendawar kamu juga bisa bersantai di Taman Pemkab Kutai Barat yang juga memiliki fasilitas seperti jogging track. Ingin menikmati wisata malam di Kutai Barat kamu juga bisa nongkrong di Taman Pemkab Kutai Barat.

Tanjung Isuy

Mungkin sangat sedikit sekali orang Indonesia yang mengenal Tanjung Isuy yang cukup dikenal di luar negeri sebagai Kampung Budaya, Kampung Seni yang hingga kini masih kental akan adat dan istiadatnya. sebagai destinasi yang sangat wajib kamu kunjungi ketika kamu berkunjung ke Danau Jempang, karena lokasinya berada di sebelahnya yang juga dikenal sebagai Kampung Rawa. Seperti perhelatan budaya maupun kesenian cukup sering diadakan di Tanjung Isuy. Maka tak heran juga jika banyak wisatawan manca berkunjung ke objek wisata di Kaltim ini tiap bulannya. Selain kamu berkeliling rawa dan Danau Jempang, kamu juga bisa melihat berbagai macam kerajinan yang dihadilkan oleh masyarakat Tanjung Isuy.

Waduk Mentiwan

Selain berfungsi sebagai penanggulan banjir, Waduk Mentiwan ini juga digunakan sebagai pengairan maupun sumber air bersih bagi masyarakat sekitar. Sebenarnya jika dilihat dari dekat waduk ini juga sangat berpotensi untuk dijadikan sebagai destinasi wisata alternatif yang ada di Kabupaten Kubar, yang berlokasi di Kecamatan Melak. Hanya saja hingga saat ini hanya para pemancing mania saja yang sangat sering berkunjung di tempat wisata di Kaltim ini. Padahal untuk dijadikan sebagai spot fotografi pun juga cukup keren.

Tempat Wisata di Kutai Kartanegara

Inilah salah satu Kabupaten yang ada di Provinsi yang sudah memiliki peradaban pada abad ke 4, yakni berdirinya Kerajaan Kutai yang sekaligus Kerajaan besar kedua di Nusantara setelah Kerajaan Salakanagara. Sangat menarik memang ketika menyimak sejarah dari Kabupaten Kutai Kartanegara dengan berbagai benda cagar budaya di dalamnya serta tak ketinggalan juga adalah pesona alamnya yang begitu memukai. Tempat wisata di Kalimantan Timur yang masuk dalam kategori wajib dikunjungi sebagian berada di dalam wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara. Dan berikut ini beberapa objek wisata di Kutai Kartanegara yang akan membuatmu takjub.

Air Panas Samboja

Objek wisata di Kaltim yang satu ini memang masih belum dikelola secara baik, hanya seperti kolam biasa yang memiliki diameter tak lebih dari 4 meter. Padahal jika dikelola secara baik sangat memungkinkan untuk menjadi lokasi wisata seperti pemandian air panas dengan nuansa alam. Sumber Air Panas Samboja juga telah dilakukan beberapa kali pengujian mulai dari bau hingga dampak negatif, tetapi itu semua tidak ditemukan. Dan hal tersebut menandakan bahwa sumber Air Panir Samboja cukup aman, jika digunakan untuk berendam. Lokasinya terletak di Kelurahan Sungai Merdeka, Kecamatan Samboja.

Air Terjun Batu Mulia

Nama yang cukup pantas untuk sebuah air terjun yang begitu indah yang berada di kawasan yang masih asri. Air terjun Batu Mulia namanya, yang berlokasi di Desa Sebulu Ulu dan masih di dalam wilayah Kecamatan Sebulu. Belum begitu banyak masyarakat Kukar yang mengetahui akan keberadaan Air terjun Batu Mulia. Padahal objek wisata di Kalimantan Timur ini sudah cukup rama dikunjungi wisatawan yang kebanyakan dari wilayah sekitar. Untuk aksesnya juga cukup mudah hanya beberapa menit saja berjalan kaki melewati perkebunan milik warga.

Air Terjun Bukit Biru

Desa Sumbersari yang berada di dalam wilayah Kecamatan Loa Kulu memang sangat layak untuk menjadi Desa Wisata, karena ada objek wisata yang cukup kekinian di wilayah desa tersebut. Salah satunya adalah Air Terjun Bukit Biru yang menawarkan pemandian alami di tengah-tengah alamnya yang begitu asri. Sangat menarik memang, karena tak jauh dari air terjun juga terdapat Puncak Bukit Biru yang menawarkan pesona indah sunset dan juga sunrisenya. Sementara Air Terjun Bukit Biru ini memang salah satu spot wisata untuk menikmati alam sembari berendam di kolam air yang begitu jernih airnya.

Air Terjun Gunung Lespiren Sembulu

Jika kamu ingin jauh dari keramaian perkotaan dan menikmati nuansa alam yang masih sangat terjaga keasriannya, mungkin kamu bisa mengunjungi Air Terjun Gunung Lespiren Sembulu. Tempat wisata di di Kaltim ini memang tergolong sangat jauh dari keramaian. Bahkan dari desa terdekatnya saja masih membutuhkan waktu 1 jam berjalan kaki hingga sampai ke objek air terjun. Setidaknya kamu harus membawa perbekalan yang cukup serta menyiapkan stamina yang cukup prima. Bisa dikatakan aksesnya cukup sulit, kamu haris mendaki dan juga menyibak rapatnya pepohonan yang ada di jalan setapak. Namun itu semua seakan cepat berlalu dengan melihat keindahan Air Terjun Gunung Lespiren Sembulu yang masih begitu asri dengan airnya yang jernih serta kolam alaminya yang cukup luas. Untuk lokasinya sendiri terletak di Desa Sebulu Modern yang masih di wilayah Kecamatan Sembulu.

Air Terjun Kedang Ipil

Siapapun yang mengunjungi tempat wisata di Kalimantan Timur ini akan dibuat takjub olehnya. Air Terjun Kedang Ipil atau disebut juga Air Terjun Kandua Raya. Memang terlihat seperti riam yang ada di sungai yang air terjunnya cukup rendah namun memiliki air yang cukup deras dan debitnya juga besar. meski tidak tinggi namun konturnya yang bertangga dan berbatu semakin membuat Air Terjun Kedang Ipil ini begitu eksotis. tak cukup hanya sekedar selfie saja, kamu merasakan segarnya air di Air Terjun Kedang Ipil. Jika kamu suka menguji adrenalin kamu, kamu bisa juga membawa ban pelampung untuk river tubing di aliran Air Terjun Kedang Ipil. Untuk lokasinya sendiri terletak di Desa Kedang Ipil yang masih di dalam Kecamatan Kota Bangun.

Air Terjun Makarti

Suasananya begitu alami, pepohonan yang cukup banyak, serta memiliki debit air yang cukup besar itulah Air Terjun Makarti. Tempat wisata di Kalimantan Timur ini lokasinya berada di Kecamatan Marang Kayu, tepatnya di Desa Makarti. Meski memiliki kolam kecil di bawahnya tapi tidak bisa buat cliff jumping ya, karena sangat dangkal serta berbatu. Buat kalian yang hobi banger nge-camp bisa juga mendirikan kemah di kawasan air terjun yang masih cukup luas dengan alas rerumputan yang begitu hijau.

Air Terjun Muara Bentuq

Masih belum begitu banyak yang tahu akan keberadaan air terjun yang begitu indah yang berada di dalam wilayah Kecamatan Tabang, tepatnya berada di Desa Tabang. Namun untuk menuju kesana memang tidaklah sebentar, kamu harus menggunakan perahu ketinting menuju kesana. Namun suguhan panorama alam yang begitu asri benar-benar tersaji di hadapanmu. Seperti indahnya Sungai Atak yang juga berpotensi dijadikan olahraga arung jeram atau sekedar river tubing. Air Terjun Muara Bentuq memiliki ketinggian lebih dari 10 meter, dengan kolam alami di bawahnya yang cukup luas serta debit airnya yang sangat besar. Tak lengkap rasanya jika kamu tidak bermain air di objek wisata di Kaltim ini. Jika masih kurang puas juga, kamu juga bisa nge-camp di kawasan air terjun atau di pinggiran sungainya.

Air Terjun Putang

Rasanya tak lengkap agenda wisata kamu ketika mengunjungi Desa Kedang Ipil yang berada di Kecamatan Kota Bangun hanya mengunjungi Air Terjun Kedang Ipil saja. padahal Air Terjun Putang yang jaraknya kurang dari 3 km dari Air Terjun Putang juga menawarkan pesona yang begitu indah. memiliki tebing air terjun yang cukup tinggi serta debit air yang cukup besar hingga memenuhi kolam alami di bawahnya. Rindanganya pepohonan yang begitu hijau yang ada di kawasan air terjun semakin menambahkan kesan yang sempurna. Berenang, berendam, serta cliff jumping menjadi aktifitas yang cukup sering dilakukan wisatawan ketika berkunjung ke objek wisata di Kaltim ini.

Air Terjun Suka Alam

Tak diragukan kalau tempat wisata di Kaltim ini sudah pasti akan membuatmu takjub oleh keindahannya. Tidak hanya sekedar air terjun saja, tetapi juga terdapat kolam alami yang cukup luas yang siap memanjakanmu di hari liburan. Air Terjun Suka Alam ini memang dikelola dengan sangat baik, bahkan objek wisata ini juga telah diresmikan oleh Bupati Kutai Kartanegara. Nuansa alamnya begitu kental, dijamin kamu tidak akan kepanasan ketika berada di kolam pemandiannya. Rindangnya pepohonan yang mengelilingi seakan menjadi payung alami. Untuk lokasinya terletak di Desa Suka Bumi yang masih di dalam wilayah Kecamatan Kota Bangun.

Air Terjun Sungai Merdeka

Jika kamu sudah berkeliling di Bukit Bangkirai jangan langsung pulang dulu, mampir saja di Air Terjun Sungai Merdeka yang lokasinya tak jauh dari Bukit Bangkirai. Namun air terjun yang satu ini memang tak mudah untuk ditemukan, karena memang belum ada penunjuk arah menuju lokasi. Mungkin kamu juga bisa meminta bantuan pada pemandu dari Desa Sungai Merdeka untuk menunjukkan lokasinya. Pesonanya begitu sempurna, kawasan yang penuh dengan pepohonan, udaranya yang sejuk, dan sudah pasti kolam alaminya yang begitu luas dengan kedalaman sedang. Meski ketinggian air terjun tak sampai 10 meter namun debit airnya sangat besar. Aktifitas berenang, berendam, serta memacu adrenalin seperti cliff jumping menjadi hal yang cukup wajib kamu lakukan. Kawasan air terjun juga sangat pas jika kamu ingin nge-camp dan ingin lebih menikmati nuansa alam yang begitu asri. Lokasinya berada di Desa Sungai Merdeka yang masih di dalam wilayah Kecamatan Samboja.

BOS Samboja Lodge

Meskipun kawasan ini tidak seluas dan juga se terkenal Tanjung Puting yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah, namun Borneo Urang Utan Survival juga sebagai tempat perlindungan orang utan. Dan meraiknya lagi meskipun sebagai tempat perlindungan bagi orang utan, BOS Samboja Lodge juga memiliki konsep wisata alam. Reboisi yang cukup sukses benar-benar menghijaukan kawasan tersebut. Kamu benar-benar bisa merasakan suasana alam yang begitu asri, apalagi dibangun juga pondokan Samboja Lodge yang menawarkan penginapan dengan harga yang cukup terjangkau dengan view alam hutan yang cukup asri. Tempat wisata di Kalimantan Timur ini berlokasi di Desa Margomulyo yang masih di dalam wilayah Kecamatan Samboja.

Bukit Bangkirai

Mencari spot wisata kekinian di Kutai Kartanegara?? Maka jawabannya adalah Bukit Bangkirai saja, selain kamu bisa menikmati keasrian hutan hujan tropis kamu juga bisa selfie di Canopy Bridge yang menjadi tujuan utama wisatawan ketika berkunjung ke Bukit Bangkirai. Tapi sepertinya membutuhkan nyali yang cukup karena Canopy Bridge ini memiliki ketinggian sekitar 30 hingga 40 meter dengan tangga yang terbuat dari kayu. Dan juga jembatan yang dibuat antar dari tambang yang menghubungkan dari pohon satu ke pohon lainnya. Jelas menguji adrenalin kamu tentunya, tapi selfie di jembatan tersebut jelas menjadi kenangan yang tak terlupakan. Tempat wisata di Kaltim ini tepatnya berada di dalam wilayah Kecamatan Samboja.

Bukit Batu Dinding

Inilah destinasi andalan yang dimiliki Kabupaten Kukar, yakni Bukit Batu Dinding yang nyaris tidak pernah sepi akan pengunjung. Apalagi ketika sudah akhir minggu wisatawan bisa membludak hingga ribuan yang ingin menikmati pesona indah Bukit Batu Dinding. Untuk mendaki Bukit Batu Dinding yang memiliki ketinggia sekitar 125 mdpl dengan panjangnya sekitar 150 an meter memang cukup menguras tenaga. Tracknya yang cukup terjal memaksa kamu harus ekstra hati-hati serta tak lupa juga membawa perbekalan yang cukup seperti air minum dan makanan ringan. Pesona sunrise serta sunsetnya memang sangat indah yang berpadu dengan rimbunnya hutan belantara. Sensasi seperti berada di atas awanpun juga akan kamu rasakan, sudah pasti jangan sampai lupa untuk mengabadikan moment terindah di Bukit Batu Dinding. Objek wisata di Kaltim ini tepatnya berada di Desa Bukit Merdeka dan berada di dalam wilayah Kecamatan Samboja.

Bukit Desa Batu-Batu

Meski invasi pertambangan semakin hari semakin massif, sepertinya Kabupaten Kutai Kartanegara masih menyisakan spot wisata alam yang begitu banyak. Salah satunya adalah wisata perbukitan di Desa Batu-Batu yang masih di dalam wilayah Kecamatan Muara Badak. Seperti Bukit Teletubies di Sembulu dan juga Bukit Kota Lama yang menyajikan panorama hijau perbukitan serta indahnya rerumputan liar yang begitu hijau. Aktifitas seperti camping dan menunggu munculnya sang surya di pagi hari atau menunggu eksotisnya sunset menjadi hal yang cukup menyenangkan ketika berada di Bukit Desa Batu-Batu.

Bukit Jonggon

Sepertinya Kabupaten Kutai Kartanegara memiliki begitu banyak Bukit Teletubies seperti yang ada di Desa Jonggon yang masih di dalam wilayah Kecamatan Loa Kulu. Tak hanya padang rumput yang menghijau saja, tetapi juga pepohonan yang begitu banyak menjadi penghias Bukit Desa Jonggon. Tempat wisata di Kalimantan Timur ini cukup cocok buat kalian jadikan objek fotografi, seperti selfie sudah pasti bakalan jadi keren. Buat kalian yang suka banget nge-camp bisa juga menghabiskan akhir minggu kamu di kawasan Bukit Desa Jonggon.

Bukit Kota Lama

Sekilas Bukit Kota Lama memang mirip dengan Bukit Teletubies Sebulu yang kian hari semakin menjadi destinasi favorit wisatawan lokal. Tak jauh beda, pemandangan padang ilalang yang begitu hijau cukup keren jika kamu jadikan sebagai objek fotografi maupun selfie. Suasana di bukitnya pun juga sangat mendamaikan, udaranya yang sejuk, hijaunya pepohonan yang berbalut awan putih. Tak jarang juga tempat wisata di Kalimantan Timur ini menjadi tempat berkemah para traveler yang ingin menikmati indahnya malam penuh bintang di Kabupaten Kukar. Lokasi tepatnya berada di Kota Lama, Kecamatan Anggana.

Bukit Teletubies Sebulu

Ada pilihan lain buat kalian yang ingin menikmati sunrise maupun sunset selain di pantai dan tanpa takut kepanasan, yakni di Bukit Teletubies Sebulu. Tidak hanya sekedar pesona indah sunrise atau sunsetnya saja, tetapi juga hijaunya rumput ilalang yang mirip di film anak-anak Teletubies. Maka tak heran juga jika akhirnya dinamakan sebagai Bukit Teletubies. Seperti selfie sudah menjadi kewajiban ketika kamu berada di Bukit Teletubis. Objek wisata di Kalimantan Timur ini tepatnya berada di Desa Sumber Sari yang masih di dalam Kecamatan Sebulu.

Creative Park

Ingin berwisata tapi terlalu malas untuk pergi jauh-jauh, kamu bisa datang ke Creative Park yang berada di Kelurahan Timbau, tepatnya di Jalan KH Ahmad Muksin, Tenggarong. Taman Kreatif yang berada di sebelah Sungai Mahakam ini memang sangat unik, bahkan ada sebuah mobil VW yang menabrak tembok menjadi spot favorit untuk photo-photo para wisatawan. Selain itu juga ada spot selfie lagi yakni tulisan Tenggarong yang berwarna-warni dijadikan sebagai background untuk selfie. Atau kamu juga bisa bersantai di pinggiran Sungai Mahakam ketika senja memberikan nuansa yang begitu eksotis.

Danau Loa Tebu

Meski tak seluas Danau Melintang ataupun Danau Semayang, namun Danau Loa Tebu tak kalah eksotisnya. Kubangan raksasa bekas pertambangan ini justru kini berubah menjadi objek wisata di Kalimantan Timur yang cukup ramai dikunjungi wisatawan. Dan tak jarang dari mereka nge-camp di kawasan pinggiran danau. Aktifitas seperti berendam ataupun berenang menjadi hal yang sangat menyenangkan ketika berada di Danau Loa Tebu. Namun tetap harus berhati-hati, karena semakin ke tengah danau ini sangatlah dalam. Untuk lokasinya sendiri terletak di Kelurahan Loa Tebu yang masih di dalam wilayah Kecamatan Tenggarong.

Danau Melintang

Ketika memasuki musim hujan seakan Danau Melintang menjadi satu dengan Danau Semayang yang hanya terpisahkan oleh Sungai Mahakam. Meski sedikit lebih kecil dengan total luas 11 ribu hektar tapi pesona keindahannya pun tak jauh beda. Potensi sektor perikanan di Danau Melintang juga cukup besar begitu juga dengan sektor wisata. Jika digarap dengan serius bisa menjadi tempat wisata di Kaltim yang menjadi favorit para wisatawan lokal maupun manca. Sepertinya juga tak lengkap jika kamu hanya menikmati keindahan Danau Melintang hanya di pinggiran danaunya saja, tapi kamu bisa menyusuri setiap sudut danau yang alamnya masih sangat asri. Lokasi Danau Melintang terletak di Desa Melintang yang masuk di dalam wilayah Kecamatan Muara Wis.

Danau Semayang

Seakan-akan menjadi danau kembar yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara, yakni Danau Melintang dan Danau Semayang yang hanya dipisahkan oleh Sungai Mahakam. Danau Semayang lebih luas sekitar 2 hektar dengan total luasnya 13 ribu hektar. Sudah pasti potensinya juga cukup luar biasa selain menjadi sektor perikanan air tawar dan meningkatkan perekonomian warga sekitarnya juga potensi wisata yang luar biasa. Objek wisata di Kaltiman Timur ini memang cukup terkenal hingga cukup banyak menyedot perhatian wisatawan, mulai dari pemancing mania hingga para penikmat keindahan Sang Ilahi. Untuk lokasinya sendiri terletak di Desa Semayang yang masih di dalam wilayah Kecamatan Kenohan.

Desa Embalut

Mungkin bagi para komunitas fotografi Desa Embalut yang berada di dalam wilayah Kecamatan Tenggarong Seberang adalah surga bagi mereka. Karena di desa tersebut terdapat kawasan yang dipenuhi dengan pepohonan yang begitu hijau dan tertata sangat rapi. Cukup sering dikunjungi para fotografer atau hanya para wisatawan yang ingin sekedar selfie. Mungkin juga sangat menarik buat kamu yang ingin photo pre wedding dengan konsep alam. Pepohonan yang seakan membetnuk sebuah lorong juga dihiasi hijaunya rerumputan di bawahnya. Sudah pasti kesan romantis akan kamu dapatkan tinggal anglenya saja mungkin yang harus dipikirkan.

Desa Lekaq Kidau

Kabupaten Kutai Kartanegara tak selalu menyajikan destinasi wisata alamnya saja, tetapi juga berbagai tempat wisata budaya. Misalnya seperti di Desa Lekaq Kidau yang berada di dalam wilayah Kecamatan Sebulu. Desa yang hampir mayoritas dari Suku Dayak Kenyah ini masih menyimpan dan menjalankan tradisi dari nenek moyangnya. Ketika hari-hari tertentu cukup sering diadakan upacara-upacara atau perayaan adat yang tak jarang juga dihadiri begitu banyak wisatawan. Justru wisatawan mancanegara sangat antusias sekali ketika berada di Desa Lekaq Kidau. Selain mengenal tradisinya, kamu juga bisa melihat lebih dekat Lamin Pemung Tawar atau Rumah Betang khas Suku Dayak. Kamu juga bisa berbelanja berbagai macam kerajinan tangan atau pernik-pernik aksesoris fashion yang dibuat oleh Suku Dayak Kenyah.

Desa Sungai Bawang

Ada pilihan lain jika kamu ingin berwisata budaya, selain ke Desa Lekaq Kidau, yakni di Desa Sungai Bawang yang masih berada di dalam wilayah Kecamatan Muara Badak. Di Desa ini memiliki sejarah yang cukup menarik yakni pernah menjadi tempat Musyawarah Besar Suku Dayak Kenyah yang datang dari beberapa Negara seperti dari Malaysia dan Brunei Darussalam. Yang ketika itu diadakan di Rumah Betang atau Lamin Suku Dayak Kenyah. Sama seperti di Desa Lekaq Kidau yang cukup sering mengadakan berbagai perhelatan budaya yang bisa kamu, mulai dari upacara adat atau perayaan-perayaan adat lainnya.

Goa Batu Gelap

Inilah salah satu surga buat kalian yang suka dengan aktifitas caving atau menelusuri goa, Goa Batu Gelap namanya. Objek wisata di Kalimantan Timur ini cukup sering dikunjungi para traveler dan tak jarang pula mereka sering nge-camp di depan mulut goa sembari menikmati nuansa alam yang begitu asri di kawasan tersebut. Goa Batu Gelap ini terbagi menjadi dua bagian, yakni goa wilayah Muslim dan goa wilayah Hindu. Hampir setiap interior goa kamu akan disuguhi indahnya stalagmit dan stalagtit dan juga ada sungai yang memiliki air yang begitu jernih di dalamnya. jika masih kurang puas mengekplorasi Goa Batu Gelap kamu bisa nge-camp dengan memonta ijin penjaga objek wisata. Lokasinya sendiri terletak di Desa Suka Maju yang masih di wilayah Kecamatan Tenggarong Seberang.

Goa Desa Lebaho Ulaq

Masih belum banyak traveler yang tahu akan keberadaan goa vertikal yang sangat eksotis ini. Goa yang berada di Desa Lebaho Ulaq, Kecamatan Muara Kaman ini masih sangat terjaga akan keasriannya. Tidak ada tulisan yang ada di dinding-dinding goa dan juga tidak ada sampah yang berserakan. Memiliki beberapa pintu goa, bisa lewat atas atau samping, dan menariknya lagi ruangan goa yang ada di dalam cukup luas dengan hiasan alam stalagtit dan stalagmit. Sepertinya tempat wisata di Kalimantan Timur ini sangat cocok buat kalian yang memiliki hobi caving atau menyusuri goa.

Hutan Pinus Samboja

Belakangan ini memang objek wisata yang lebih bersifat alam semakin ramai dikunjungi wisatawan, salah satunya adalah wisata alam hutan pinus, seperti yang sudah ada di Kota-Kota lainnya seperti Jogja, Bandung, dan lain-lain. Kabupaten Kutai Kartanegara sendiri ternyata juga memiliki spot hutan pinus yang tak kalah indahnya, yakni Hutan Pinus Samboja. Di tempat wisata di Kaltim ini kamu bisa menikmati kedamaian berada di tengah hutan pinus, kamu juga bisa selfie dengan bergaya di atas hammock, atau hanya sekedar bersantai di bawah pepohonan pinus yang cukup rapat.

Jam Bentong

Tak lengkap rasanya ketika kamu mengunjungi salah satu kota tanpa berselfie ria di ikon kota tersebut. Jika kamu berada di Kabupaten Kukar maka ada salah satu bangunan yang menjadi ikon Kabupaten Kukar, yakni Jam Bentong. Hampir mirip juga dengan Jam Gadang sebagai ikon Bukittinggi. Jam Bentong dulunya adalah sebagai taman bacaan yang akhirnya beralih fungsi menjadi pusat informasi pariwisata. Selain memiliki bangunan yang cukup menarik, kawasan yang ada di Jam Bentong ini juga sangat bersih serta cukup asri dengan adanya taman hijau yang ada di halamannya. Ya setidaknya kamu bisa bersantai setelah berselfie ria kemudian bersantai di taman-tamannya.

Jembatan Kutai Kartanegara

Memiliki sejarah yang cukup kelam pada tahun 2011 jembatan yang sebelumnya memiliki nama Jembatan Gerbang Dayaku tersebut ambruk dan menewaskan puluhan orang. Namun pada tahun 2013 akhirnya dibangun kembali di lokasi yang sama hingga peresmiannya pada tahun 2015. Kini Jembatan Kutai Kartangera justru menjadi objek wisata di Kaltim yang cukup ramai dikunjungi wisatawan, terutama wisatawan lokal. Pinggiran jembatan yang dibangun taman menjadi tempat yang cukup nyaman untuk liburan keluarga di kala senja. Berbagai aktifitaspun juga bisa dilakukan wisatawan, mulai sekedar bersantai di pinggir Sungai Mahakam, berolahraga, hingga wisata mancing pun juga bakal kamu temui disana.

Kedaton Kutai Kartanegara

Meskipun bangunannya tergolong masih baru yakni sekitar tahun 2002 baru selesai dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, namun tetap saja meninggalkan ciri khas dari Kerajaan Kutai Kartanegara. Begitu juga dengan arsitektural Kedaton Kutai Kartanegara yang memadukan corak antara Dayak, Kutai, dan juga Jawa. Tampilannya yang begitu megah tak jarang juga sering dikunjungi wisatawan yang datang dari luar Kabupaten Kukar, baik mengagumi arsitektural Keraton atau hanya sekedar selfie di kawasan Kedaton Kutai Kartanegara.

Ladang Budaya

Pada awanya tempat wisata di Kalimantan Timur ini hanyalah sebagai tempat untuk pertunjukan berbagai kesenian, mulai dari tari, teater dan berbagai kesenian lainnya yang bersifat semi permanen. Namun setelan perhelatan kesenian skala internasional, Ladang Budaya atau disingkat Ladaya ini semakin menjadi tempat wisata. Salah satunya karena lokasinya yang begitu asri, serta dalam pembangunannya seperti adanya kafe, dan penginapan pun tanpa menebang satu pohon pun, dan uniknya lagi semua bangunannya menyesuaikan kontur tanahnya. Cukup menarik memang untuk wisata keluarga ketika hari libur, tidak hanya sekedar pesona asrinya saja, tetapi berbagai wahana seperti flying fox, paint ball, dan lainnya juga ada di dalamnya. Jika masih kurang puas kamu juga bisa menginap di penginapan yang memiliki arsitektur rumah adat serta memiliki nama-nama sesuai daerah yang ada di Kabupaten Kukar. Untuk lokasinya terletak di Kelurahan Mangkurawang, Kecamatan Tenggarong.

Lesong Batu

Salah bukti sejarah tentang Kerajaan Kutai yang masih tersisi di Kecamatan MUara Kaman, tepatnya di Desa Muara Kaman Ulu adalah Lesong Batu. Peninggalah sisa Kerajaan Hindu terbesar di Indonesia lainnya seperti Yupa bisa kamu temukan di Museum Jakarta. Ada kisah yang sangat menarik tentang Lesong Batu, yang akan dipindahkan dari tempat aslinya dengan menggunakan kapal. Dan tiba-tiba saja terjadi hujan lebat disertai angin yang cukup kencang. Terlepas dari kisah yang sedikit mistis tersebut, Lesong Batu selain menjadi objek wisata di Kaltim juga menjadi tempat perayaan Hari Raya umat Hindu yang ada di Kutai Kartanegara.

Makam Senopati Awang Long

Berkat jasa akan keberaniannya dalam melawan penjajah baik dari penjajah Belanda dan juga Inggris, Panglima Perang Kesultanan Kutai ini diberikan gelar sebagai Pahlawan Nasional. Sedikit cerita tentang keberanian beliau adalah ketika memukul mundur pasukan Inggris pada tahun 1844 yang tidak menghargai akan larangan dari Sultan yang tidak memperbolehkan berlayar di Sungai Mahakam, tapi justru menyerang dan melepaskan tembakan ke Kota Raja. Kemudian Sultan memerintahkan untuk melawan serangan dari Inggris yang akhirnya memukul mundur kapal Inggris. Namun beliau justru gugur dalam melawan serangan dari Belanda yang akhirnya dikebumikan di Kelurahan Sukarame yang tidak jauh dari pusat Kota Tenggarong.

Masjid Jami’ Aji Amir Hasanuddin

Inilah salah satu cagar budaya yang dimiliki oleh Kabupaten Kukar sebagai peninggalan dari Kesultanan Kutai Kartanegara. Masjid Jami’ Aji Amir Hasanuddin dibangun pada tahun 1874 yang ukuran awalnya tidak seperti yang terlihat seperti sekarang ini atau jauh lebih kecil. Kemudian ketika era Sultan Adji Mohammad Parikesit dibuatlah menjadi lebih besar pada tahun 1930. Masjid yang memiliki 16 tiang penyangga serta menara yang memiliki arsitektur unik ini benar-benar memiliki nilai sejarah yang cukup besar. selain menjadi tempat peribadahan bagi umat Islam masjid ini juga menjadi objek wisata di Kalimantan Timur, khususnya wisata religi. Untuk lokasinya sendiri terletak di dekat Masjid Agung Tenggarong atau di pusat Kota Tenggarong.

Masjid Jami’ Jantur Kutai Kartanegara

Adanya objek wisata religi yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara seperti Masjid Jami’ Jantur atau Masjid Jami’yyatut Taqwa di Desa Jantur, Kecamatan Muara Muntai. Masjid ini sangat unik memang sangat berbeda dengan masjid-masjid pada umumnya, Masjid ini terapung di atas Sungai Mahakam. Meski terlihat terapung arsitekturalnya tidak biasa-biasa saja tetapi memiliki kesan yang begitu megah. Terlihat begitu jelas pada kubah masjid yang berwarna keperakan yang terbuat dari aluminuimnya. Ornamen yang begitu Islami juga menghiasi interior masjid. Kamu tak akan sadar bahwa masjid yang begitu megahnya dan cukup besar mengapung di atas air.

Masjid Muhammad Cheng Hoo

Tidak hanya di Kota Semarang saja yang memiliki jejak dari Sang Laksamana Muhammad Cheng Hoo dari Dinasti Ming. Muhammad Cheng Hoo selain memiliki misi perdagangan juga menyebarkan ajaran Islam hampir seluruh wilayah Nusantara. Dan di Kabupaten Kutai Kartanegara demi mengabadikan semua jasanya akhirnya dibuatlah Masjid Muhammad Cheng Hoo yang arsitektural masjidnya sangat mirip dengan Klenteng tempat ibadah umat Tionghoa. Inilah salah satu bentuk akulturasi budaya serta keyakinan yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara. Masjid yang diresmikan pada tahun 2007 ini justru menarik minat wisatawan yang ingin melihat lebih dekat seperti apa masjid yang memiliki arsitektur mirip kelenteng. Lokasinya terletak di Desa Batuah yang masih di dalam wilayah Kecamatan Loa Janan.

Makam Kesultanan Kutai Kartanegara

Objek wisata di Kalimantan TImur yang sangat wajib kamu kunjungi adalah Makam Kesultanan Kutai Kartanagera. Di makam tersebut lah bersemayam para Raja-Raja Kutai Kartanegara beserta saudara Kesultanan Kutai Kartanegara. Setidaknya terdapat 140 makam dari keluarga Kerajaan. Untuk lokasinya sendiri terletak di belakang Museum Mulawarman, yang sebenarnya tidak hanya menjadi objek wisata sejarah saja, tetapi juga wisata religi. Makam dengan hiasan ukiran yang begitu indah tersebut memang menjadi salah satu daya tariknya dan cerminan dari sebuah kebudayaan dari Kesultanan Kutai Kartanegara. Namun untuk mengunjunginya sepertinya kamu harus menaati segala peraturan yang ada di sana.

Monumen Pancasila

Memang bukanlah objek wisata pada umumnya, tapi justru sangat mampu untuk membangkitkan semangat Pancasila di dalam diri setiap orang yang mengunjunginya. Itulah Monumen Pancasila yang berada di pusat Kota Tenggarong yang dibangun pada tahun 1983. Menariknya lagi meski sudah lama, kondisnya pun masih sangat terawat, apalagi dibangun jug ataman yang begitu asri di sekelilingnya. Cocok buat nongkrong atau sekedar selfie dengan mengambil background monumennya. Biasanya ketika hari perayaan 17 Agustus cukup ramai karena berbagai event digelar di kawasan Monumen Pancasila.

Museum Kayu

Cukup menarik memang ketika kamu berkunjung di Waduk Panji Sukarame tidak hanya sekedar menikmati danau buatan dan bermain dengan berbagai wahana di dalamnya. Tetapi kamu juga bisa mengunjungi Museum Kayu yang memiliki berbagai macam kayu di dalamnya, serta design rumah adat Suku Dayak. Namun ada salah satu koleksi yang ada di Museum Kayu yang selalu menarik minat para pengunjung ketika baru pertama kali masuk. Yakni adanya koleksi buaya muara yang panjangnya mencapai 6 meter dengan bobot sekitar 200 ton. Untuk masuk Museum Kayu, kamu cukup membayar Rp. 1.000, sangat murah memang.

Museum Mulawarman

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa Kerajaan Kutai sebagai kerajaan besar yang pernah berjaya di nusantara cukup banyak meninggalkan barang-barang yang begitu berharga. Dengan berdirinya Museum Mulawarman bisa dijadikan sebagai tempat edukasi bagi siswa maupun wisatawan agar lebih mengenak akan berartinya sejarah di masa lalu. Museum Mulawarman memang banyak menyimpan benda-benda peninggalan Kerajaan yang berdiri pada abad ke 4. Seperti Prasasti Yupa, hanya saja yang di Museum Mulawarman adalah replikasi untuk yang asli ada di Museum Nasional Jakarta. Kemudian Singgasana Raja, Patung Lembung Swana, dan juga berbagai macam koleksi benda-benda cagar budaya lainnya yang masih tersimpan begitu rapi. Selain itu di dalam kawasan Museum Mulawarna juga terdapat makam-makam raja yang biasanya juga dijadikan sebagai objek wisata ziarah. Museum Mulawarna memang objek wisata di Kaltim yang cukup wajib untuk dikunjungi, setidaknya kita lebih tahu dan mengenal Kerajaan Kutai.

Pantai Biru Kersik

Jika kamu mendengar dari namanya saja pasti sudah mengira-ngira nih pantai pasti memiliki air laut yang biru. Dan memang benar seperti namanya tapi tak hanya warna air lautnya saja yang begitu adem dipandang mata, tetapi hamparan pantainya yang begitu luas menjadi ciri khas dari Pantai Biru Kersih. Wisatawan akan benar-benar dipuaskan dengan luasnya hamparan pasir pantainya. Kamu bisa melakukan berbagai macam aktfitas di Pantai Biru Kersih, mulai dari berolah-raga hingga bersepeda di pinggiran pantainya. Ada spot selfie yang cukup keren di objek wisata di Kaltim ini yakni di dermaga atau jembatan kayu yang menjorok ke tengah pantai. Kebanyakan wisatawan menikmati indahnya Pantai Biru Kersik sembari duduk santai di pinggiran dermaga. Untuk lokasinya terletak di Desa Kersik yang masih di dalam Kecamatan Marangkayu.

Pantai Indah Kurma

Lokasinya tidak begitu jauh dengan Pantai Indah Sambera yang sama-sama masih di dalam wilayah Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak. Memiliki pasir yang begitu putih, serta air lautnya yang kebiruan semakin banyak pengunjung yang berkunjung dan menikmati suasana di pantainya. Fasilitas seperti gazebo serta spot selfie kekinian, seperti adanya bandulan yang tepat di bibir pantai semakin menarik minat wisatawan buat selfie. Buat kalian yang agak takut kepanasan, jangan khawatir, bisa datang ketika senja yang menghadirkan suasana yang begitu eksotis di Pantai Indah Kurma.

Pantai Indah Sambera

Sedikit berbeda memang jika dibandingkan dengan Pantai Indah Kurma yang sama-sama masih di dalam wilayah Muara Badak, tepatnya di Desa Tanjung Limau. Tempat wisata di Kaltim ini menyajikan hutan bakau yang begitu asri, bahkan pohonnya banyak tumbuh di pinggiran pantai. Selain kamu bisa menikmati keasrian pantai dengan bersantai di atas pasir putihnya, kamu juga bisa memancing ikan-ikan yang banyak menghuni di kawasan hutan bakaunya. Untuk selfie sudah pasti bakalan banyak spot indah di Pantai Indah Sambera. Mau di pinggiran pantainya atau ingin selfie dengan kosnep nature di hutan bakaunya.

Pantai Jingga

Destinasi wisata kekinian yang banyak dikunjungi anak-anak muda di Kabupaten Kukar salah satunya adalah Pantai Jingga. Pantai yang berada di Pulau Mutiara Laut atau Pulau Pengampang ini memang cukup eksotis. Menyajikan pasir pantainya yang putih, birunya air laut, serta pohon cemara yang berjajar begitu rapi di pinggir pantainya. Selain itu juga ada gazebo atau spot-spot selfie yang cukup eksotis di pinggiran pantainya. Objek wisata di Kaltim ini memang sedang menjadi primadona di Kabupaten Kukar, so ketika kamu berada di Kabupaten Kukar sepertinya wajib untuk mengunjungi Pantai Jingga.

Pantai Mangrove

Salah satu kelebihan dari Kabupaten Kutai Kartanegara memang cukup banyak destinasi wisata alam, apalagi jika berbicara tentang wisata bahari di Kabupaten Kukar, sudah pasti banyak banget pilihannya. Salah satunya adalah Pantai Mangrove yang baru saja diresmikan atau dibuka untuk umum pada tahun 2016. Pantai yang tidak hanya menyajikan keindahan pantai dengan pasir putihnya saja, tetapi keasrian hutan mangrove sebagai tempat hidup bekantan serta burung-burung pantai. Adanya jembatan kayu yang ada di objek wisata di Kalimantan Timur ini, juga memudahkan wisatawan yang ingin berkeliling hutan mangrove atau mencari spot selfie yang kekinian.

Pantai Pangempang

Bisa dikatakan Pantai Pangempang ini salah satu wisata bahari yang cukup ramai dikunjungi wisatawan, apalagi dengan lokasinya yang juga berdekatan dengan Pulau Mutiara Indah. setiap wisatawan yang ingin berkunjung ke Pulau Mutiara Indah sudah pasti bakal lewat Pantai Pangempang sebagai salah satu lokasi yang berdekatan serta memiliki dermaga untuk penyeberangan. Pasirnya yang putih bersih serta pepohonan yang cukup rindang di pinggiran pantainya semakin menambahkan kesan eksotis. tempat wisata di Kaltim ini juga memiliki fasilitas atau wahana air yang akan memanjakan wisatawan, seperti tersedianya pelampung dan bahkan banana boat pun juga ada di Pantai Pangempang. Untuk lokasinya sendiri terletak di Desa Tanjung Limau yang masih di dalam wilayah Kecamatan Muara Badak.

Pantai Panritalopi

Memiliki cukup banyak keistimewaan memang Pulau Pangempang ini, hampir setiap gugusan pantainya begitu menarik untuk dikunjungi dan memiliki keunikannya sendiri-sendiri. Seperti di Pantai Panritalopi yang cukup terkenal dengan spot selfie yang mirip gadget atau smarftphone. Yang biasanya sampai ngantri jika mo selfie di spot yang mirip smartphone yang terbuat dari kayu tersebut. Selain itu pepohonan yang begitu rindang seakan menjadi peneduh alami ketika kamu ingin menikmati birunya air laut serta ombaknya yang bergemulai ibarat seorang penari. Bermain air atau bermain pasir menjadi aktifitas yang wajib kamu lakukan ketika berada objek wisata di Kaltim ini.

Pantai Tanah Merah

Ingin berwisata di pantai namun takut kepanasan?? Jawabannya hanya ada di Pantai Tanah Merah yang berlokasi di Tanjung Harapan, Kecamatan Samboja. Dijamin kamu ga bakal kepanasan, karena dekat di pantainya terdapat pohon pinus yang begitu banyak nyaris mirip dengan hutan pinus. Cukup mengesankan kamu bisa bersantai dan bergelantungan di atas hammock sembari menikmati semilik angin pantai dan pemandangan deburan ombak Pantai Tanah Merah yang membiru. Tempat wisata di Kalimantan Timur ini juga selfieable banget, karena banyak sekali spot-spot untuk selfie, seperti jembatan kayu di hutan pinusnya atau bisa juga di pinggiran pantainya yang berpasir putih.

Pulau Kumala

Inilah destinais wisata yang sangat wajib kamu kunjungi ketika kamu berada di Kabupaten Kukar, Pulau Kumala namanya. Yang pada awalnya hanyalah sebuah pulau yang ada di tengah Sungai Mahakam dan kini berubah menjadi Taman Wisata Pulau Kumala. Dibangunnya jembatan Pulau Kumala kini semakin memudahkan wisatawan untuk mengunjungi tempat wisata di Kalimantan Timur yang satu ini. Berbagai wahana bermainnya juga tergolong sangat lengkap, salah satunya yang paling diminati wisatawan adalah kereta gantung. Ada juga Sky Tower dan Patung Lembuswana yang menjadi ikon dari Pulau Kumala. Selain menguji adrenalin kamu, juga menyuguhkan panorama keindahan Sungai Mahakan serta Pulau Kumala itu sendiri.

Pulau Mutiara Indah

Mungkin banyak wisatawan yang tau akan wisata bahari terbaik adalah di Pulau Derawan yang ada di Kabupaten Berau. Padahal Kabupaten Kutai Kartanegara pun juga punya destinasi wisata bahari yang tak kalah indahnya, yakni Pulau Mutiara Indah atau dikenal juga dengan Pulau Pangempang. Tak membutuhkan biaya yang banyak untuk mengunjungi pulau yang hanya memiliki luas 95 hektar ini. Cukup melakukan penyeberangan dengan perahu dari dermaga Pantai Pangempang yang hanya beberapa menit saja. Kamu tidak hanya disuguhi pantai berpasir putih saja, tetapi pesona bawah laut di objek wisata di Kaltim ini juga tak kalah indahnya dengan Pulau Derawan ataupun Pulau Maratua. Secara administratif Pulau Mutiara Indah ini masih di dalam wilayah Kecamatan Muara Badak, tepatnya di Dusun Pangempang.

Puncak Bukit Biru

Ingin merasakan sensasi berada di atas awan?? Maka Puncak Bukit Biru lah spot yang tepat untuk menikmati indahnya hamparan awan nan putih tepat di depan mata. Lokasinya sama dengan Air Terjun Bukit Biru, yakni di Desa Sumbersari, Kecamatan Loa Kulu. Tempat wisata di Kaltim ini memang tergolong objek wisata yang tidak pernah sepi dari pengunjung. Bukit yang memiliki ketinggian sekitar 600 mdpl ini memang sebagai spot yang pas untuk menikmati indahnya sunrise dan eksotisme sunset. Tapi yang wajib kamu persiapkan adalah stamina yang prima serta perbekalan seperti air minum. Karena cukup melelahkan untuk mendaki Puncak Bukit Biru, namun pesona indahnya seketika akan menghilangkan semua rasa lelah ketika sudah berada di puncaknya.

Rumah Lamin Pulau Kumala

Inilah salah satu spot yang sangat menarik yang ada di Pulau Kumala, dan cukup wajib juga untuk dikunjungi. Jika kamu masih merasa kurang puas untuk menikmati semua yang ada di Pulau Kumala, kamu juga bisa menginap di cottage yang memiliki arsitektur rumah adat Suku Dayak, yakni Rumah Lamin. Selain itu cottage atau Rumah Lamin Pulau Kumala ini cukup sering dijadikan sebagai spot fotografi. Dalam pembangunannya sisi estetikanya benar-benar sangat diperhatikan, tidak hanya rumah adatnya saja, tetapi jug ataman-taman yang ada di sekelilingnya begitu indah dipandang mata.

Situs Kerajaan Kutai Mulawarman

Inilah situs dari Kerajaan besar yang pernah ada di Indonesia, yakni Kerajaan Kutai Mulawarman Ing Martadipura. Dianggap sebagai Kerajaan Tertua yang ada di Indonesia Kerajaan Kutai meninggalkan berbagai benda yang sangat berharga yang beberapa diantaranya di simpan di Museum Jakarta dan juga Museum Mulawarman. Adanya Situs Kerajaan Kutai Mulawarman cukup menarik minat wisatawan yang ingin berwisata religi maupun berwisata sejarah. Sesuai dengan aslinya berdiri Kerajaan Kutai lokasinya terletak di Muara Kaman. Tempat wisata di Kalimantan Timur ini memang menjadi salah satu andalan Kabupaten Kutai Kartanegara yang tidak henti-hentinya dikunjungi wisatawan domestik maupun wisatawan manca.

Sungai Hitam

Objek wisata di Kalimantan Timur ini memang sangat terkenal, bahkan tak jarang wisatawan manca berdatangan di Kutai Kartanegara tiap bulannya yang hanya ingin menikmati keindahan dari Sungai Hitam. Hampir mirip seperti di Tanjung Puting Provinsi Kalimantan Tengah yang menghadirkan wisata susur sungai dengan panorama alam yang begitu indah. Di Sungai Hitam ini juga terdapat begitu banyak bekantan yang bergelantungan di pinggiran sungai yang semakin menambah eksotisme Sungai Hitam. Untuk kegiatan susur sungai menggunakan kapal ini setidaknya kamu harus merogoh kocek sekitar Rp. 25.000 per orangnya dengan melakukan perjalanan susur sungai selama kurang lebih 1 jam. Secara administratif Sungai Hitam masih masuk di dalam wilayah Kecamatan Samboja.

Sungai Mahakam

Akan semakin lengkap agenda wisata kamu ketika berkunjung di Kabupaten Kukar adalah dengan memasukan Sungai Mahakam sebagai tujuan wisata kamu. Sungai Mahakam adalah sungai terbesar dan terpanjang kedua di Pulau Kalimantan setelah Sungai Kapuas. Sungai yang berhulu di Kabupaten Kutai Barat hingga ke Kutai Kartanegara dan Samarinda bermuara di Selat Makasar. Kamu bisa menyewa perahu atau ikut dengan perahu rombongan untuk menikmati keindahan alam pinggiran Sungai Mahakam. Jika kamu beruntung kamu juga bisa menjumpai ikan Pesut Mahakam yang semakin hari semakin sedikit jumpahnya. Sungai Mahakam memang telah menjadi tempat wisata di Kaltim yang cukup sering dikunjungi wisatawan yang ingin menjelajah sungai yang memiliki panjang sekitar 920 km ini.

Sungai Salo Palai

Ada satu lagi sungai indah yang dimiliki Kutai Kartanegara selain Sungai Mahakan yang menjadi sunggai terpanjang kedua di Pulau Kalimantan. Meski tidak sepanjang Sungai Mahakam, Sungai Salo Palai juga menawarkan wisata air yang cukup menggiurkan. Kamu bisa menelusuri Sungai Salo Palai yang berada di dalam wilayah Muara Badak hingga ke muaranya. Atau mungkin kamu juga bisa menyalurkan hobi memancing kamu di Sungai Salo Palai yang konon katanya cukup banyak dihuni ikan-ikan besar. objek wisata di Kalimantan Timur ini memang bisa kamu masukan ke agenda wisata alternatif ketika kamu berkunjung di Kabupaten Kukar.

Taman Hutan Raya Bukit Soeharto

Mungkin dari sekian banyak Taman Hutan Raya yang ada di Indonesia mungkin bisa dibilang cukup arah adalah Taman Hutan Raya Bukit Soeharto yang ada di Kutai Kartanegara. Semakin bebasnya penambangan batu bara semakin membuat kawasan hutan terdegradasi, dan akhirnya semakin berkurang jumlah pepohonan dan rusaknya ekosistem. Padahal jika dilihat potensinya juga cukup luar biasa, jika dijadikan sebagai kawasan wisata. Sangat disayangkan penambangan yang kian massif semakin lama akan merusak ekosistem dan juga kelestarian hutan. Ditambah lagi semakin minimnya reklamasi lahan bekas pertambangan, seperti tambang batubara akan menyisakan kubangan raksasa yang minim akan fungsi selanjutnya.

Taman Tata Surya

Kabupaten Kutai Kertanegara tidak hanya menyajikan wisata alam serta wisata bahari saja, tetapi juga memiliki spot wisata yang lebih bersifat edukatif. Selain Creative Park juga ada Taman Tata Surya atau Planetarium Jagad Raya. Di taman tersebut kamu bisa melihat replikai dari 9 planet dan uniknya lagi ketika malam hari dari 9 planet tersebut mengeluarkan cahaya yang terbilang cukup keren. Planetarium yang ke 3 yang ada di Indonesia, setelah Jakarta dan Surabaya ini juga memiliki ruang pameran yang menampilkan berbagai macam benda-benda tata surya dan juga ruangan untuk pemutaran film 3 D edukatif tentang tata surya. Untuk mengunjungi objek wisata di Kaltim ini tergolong cukup murah, kamu hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp. 7.500 untuk menikmati sajian film 3D. untuk lokasinya sendiri cukup dekat dengan pusat Kota Tenggarong tepatnya di Jalan Diponegoro.

Waduk Panji Sukarame

Jika membandingkan luasnya sungguh sangat jauh berbeda dengan luas Danau Melintang ataupun Danau Semayang. Waduk Panji Sukarame hanya memiliki luas sekitar 2 hektar, tapi wahana wisata air yang dimilikinya sangatlah lengkap. Mulai dari bebek-bebekan, perahu, flying fox, hingga cafeteria dan juga tempat nongkrong seperti gazebo. Hanya saja untuk masuk di objek wisata Kaltim ini tidak gratis, setidaknya orang dewasa harus membayar sekitar 5 ribu rupiah. Lokasinya yang berada di dekat pusat Kota Tenggarong, tepatnya di Keluarahan Panji Sukarame menjadikannya destinasi wisata yang cukup favorit warga Kukar.

Tempat Wisata di Kutai Timur

Tak mau kalah dengan Kabupaten lainnya yang memiliki cukup banyak destinasi wisata alam dan juga buatan seperti Kabupaten Berau dan Kutai Kartanagara. Kutai Timur juga menampilkan pesona alamnya yang membuat siapapun yang melihatnya terpukau olehnya. Seperti Taman Nasional Kutai dan Karst Sangkulirang yang menjadi andalan wisata Kabupaten Kutai Timur. Seperti tempat wisata di Kalimantan Timur memang sebagian juga berada di Kabupaten Kutim yang mampu mendatangkan wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara yang tidak sedikit jumlahnya. Dan berikut ini beberapa destinasi wisata yang ada di Kabupaten Kutai Timur yang cukup menarik untuk dikunjungi.

Air Terjun Batu Lapis

Desa Kaliorang yang berada di dalam wilayah Kecamatan Kaliorang ini memang sangat layak untuk dijadikan desa wisata. Karena di dalam begitu banyak spot-spot wisata yang cukup keren, salah satunya adalah Air Terjun Batu Lapis yang memiliki air yang sangat jernih, bahkan kualitas airnya sendiri seperti air mineral yang biasa kita minum. Jadi ketika kamu nyebur dan tidak sengaja meminumnya, maka tetap aman dan sehat. Air terjun yang tingginya tak lebih dari 10 meter ini memang sangat sejuk, karena nyaris diselimuti pepohonan yang begitu rapat di pinggirnya. Maka tak heran juga jika wisatawan berkunjung di objek wisata di Kalimantan Timur ini bakalan betah berlama-lama. bahkan tak jarang pulang sampai berkemah disana.

Air Terjun Batu Lesong

Membutuhkan cukup banyak perjuangan memang untuk mengunjungi Air Terjun Batu Lesong, karena lokasinya yang cukup jauh dari desa terdekat, yakni Desa Kandola yang berada di dalam wilayah Kecamatan Teluk Pandan. Setidaknya 13 km jaraknya dan untuk akses kesananya pun juga berjalan kaki, kemungkinan membutuhkan 2 jam berjalan kaki. Cukup melelahkan memang dan harus membawa perbekalan yang cukup seperti air mineral dan makanan ringan. Namun setibanya disana seakan rasa lelahmu hilang seketika setelah melihat keindahan Air Terjun Batu Lesong. Kontur air terjun yang landai dan berbatu seakan tertutup oleh rimbunnya pepohonan yang begitu hijau. Yang snagat menarik adalah kolamnya yang cukup luas serta dengan kedalaman sedang. Sudah pasti cliif jumping menjadi aktifitas yang sangat menyenangkan di objek wisata di Kaltim yang satu ini.

Air Terjun Batu Putih

Jika dikelola dengan sangat baik maka bukan tidak mungkin bahwa Desa Kaliorang, Kecamatan Kaliorang Kutim bisa menjadi tujuan wisata para wisatawan lokal. Karena di dalam wilayah desa Kaliorang ini terdapat beberapa air terjun yang benar-benar indah untuk dilihat. Dan salah satunya adalah Air Terjun Batu Putih yang tebing air terjunnya berwarna putih dan sangat mirip dengan tebinmg-tebing di kawasan Karst Sangkulirang. Dengan ketinggian hampir 10 meter serta kolamnya yang begitu luas, semakin membuat wisatawan tak kuasai lagi menahan rasa ingin nyebur di kolam alaminya. Tempat wisata di Kaltim ini juga tidak begitu jauh dari Desa Kaliorang, yang hanya beberapa menit saja kamu sudah sampai di lokasi air terjun.

Air Terjun Km 106

Jika kamu baru pertama kali mengunjungi Air Terjun Km 106 ini memang masih sangat terlihat keasriannya, nyaris tanpa sentuhan tangan-tangan jahil manusia. Kawasannya yang masih bersih, pepohonan yang begitu rindang, serta airnya yang begitu jernih tanpa adanya pencemaran. Dan memang belum begitu banyak traveler yang mengetahui akan keberadaan tempat wisata di Kaltim yang satu ini. Lokasinya juga sangat mudah untuk dijangkau yang berada di dalam wilayah Desa Tepian Indah dan cukup berdekatan dengan SMKN 2 Bengalon. Dan yang pasti lokasinya tepat untuk melepaskan penat dan mengisi hari libur kamu.

Air Terjun Langga Duae

Untuk menuju ke lokasi Air Terjun Langga Duae sebenarnya tidak terlalu jauh dan tidak juga menguras tenaga. Hanya kurang dari satu jam dari Desa Tanjung Mangkalihat, Kecamatan Sandaran dengan berjalan kaki menerebos hutan yang begitu asri. Air terjun yang cukup lebar dengan ketinggian sekitar kurang dari 10 meter ini memang memiliki debit air yang cukup besar. Sudah pasti kolam yang begitu luas di bawahnya pun juga penuh dengan air. Dan inilah surga bagi wisatawan yang ingin ngadem karena lelah di perjalanan. Berenang atau hanya sekedar berendam di kolam alamai tengah hutan pun benar-benar aktifitas yang sangat menyenangkan. Tempat wisata di Kalimantan Timur ini memang semakin hari semakin ramai dikunjungi wisatawan terutama ketika hari libur.

Air Terjun Rantau Pulung

Belum begitu banyak traveler yang tahu akan keindahan air terjun serta sungainya yang berada di wilayah Kecamatan Rantau Pulung, tepatnya di Desa Mukti Jaya. Memiliki air terjun dengan debit airnya yang cukup besar, serta sungai yang memiliki kontur bertingkat serta banyaknya pepohonan yang begitu lebat yang ada di pinggirnya semakin membuat Air Terjun Rantau Pulung menjadi destinasi wisata alam yang jempolan. Tempat wisata di Kaltim ini memang belum tergarap dengan sempurna mulai dari akses jalan dan juga fasilitas umum yang ada di lokasi wisatanya. Tetapi tetap layak untuk dikunjungi karena alamnya masih sangat asri.

Air Terjun Tangga Bidadari

Sepertinya tak lengkap wisata kamu ketika berkunjung di Pantai Jepu-Jepu dan Pantai Sekerat tanpa ngadem dulu di Air Terjun Tangga Bidadari. Lokasinya masih di dalam wilayah yang sama, yakni Desa Selangkau, Kecamatan Kaliorang. Objek wisata di Kalimantan Timur ini memang sangat unik, jika dihitung memang sangat banyak sekali tingkatan air terjunnya, meskipun tidak terlalu tinggi. Dan sekilas bebatuannya hampir mirip dengan Air Terjun Batu Putih dengan airnya yang sangat jernih sekali. Didukung asrinya alam di kawasan air terjun seperti banyaknya pepohonan yang seakan menutupi Air Terjun Tangga Bidadari, semakin tak kuasa para wisatawan yang ingin merasakan segarnya Air Terjun Tangga Bidadari.

Air Terjun Wehea

Untuk akses jalan menuju Air Terjun Wehea ini tergolong cukup lumayan bagus dan bisa dilewati kendaraan roda empat. Lokasinya yang berada di dalam wilayah perusahaan PT Narkata Rimba, cukup memudahkan wisatawan yang ingin berkunjung kesana. Air terjun yang memiliki beberapa nama lain seperti Air Terjun 7 Bidadari dan juga Air Terjun Narkata ini memang tergolong tinggi setidaknya hampir 20 meter tingginya. Disertai dengan debit airnya yang cukup besar serta udaranya yang sangat sejuk karena masih di dalam kawasan Hutan Lindung Wehea. Selain berwisata alam kamu juga bisa wisata budaya seperti mengunjungi 3 desa Suku Dayak Wehea, seperti Desa Beha Nehas, Diaq Lay, dan Dea Beq. Tempat wisata di Kalimantan Timur ini secara administratif masih berada di dalam wilayah Kecamatan Muara Wahau.

Bukit Pelangi

Destinasi wisata yang cukup menjadi favorit wisatawan lokal Kabupaten Kutai Timur adalah Bukit Pelangi. Di puncak bukit ini kamu bisa melihat keindahan Kota Sangatta dengan kemegahan Masjid Agung yang begitu jelas, serta birunya air lautan. Ketika sore hanya cukup banyak wisatawan dari berbagai usia menghabiskan waktunya di Bukit Pelangi, dan tak lain adalah ingin menikmati sejuknya udara serta memandang keindahan pusat Kota Sangatta. Di objek wisata di Kalimantan Timur ini juga terdapat taman yang begitu rapi, yang biasanya dijadikan sebagai spot selfie para wisatawan.

Danau Gelombang

Para pemancing mania benar-benar bakal dimanjakan ketika berada di Danau Gelombang. Objek wisata di Kalimantan Timur ini memang sangat sering dijadikan sebagai tempat lomba memancing. Sudah pasti ikan yang menghuni Danau Gelombang pun juga bukan mungil lagi ukurannya, tetapi bakal membuat kail pancing kamu melengkung. Selain menjadi spot untuk para pemancing, suasana di Danau Gelombang pun juga begitu asri, dengan banyak pepohonan yang berada di pinggiran danau akan semakin membuat nyaman para wisatawan yang berkunjung dan bersantai di sana.

Goa Ampanas

Lokasinya cukup berdekatan dengan Goa Mardua yang sama-sama di dalam satu wilayah, yakni Desa Pengadan Kecamatan Karangan. Menariknya lagi goa yang masih di dalam kawasan gunung karst Sangkulirang ini memiliki sumber air panas. Jadi kamu juga bisa berendam air panas sembari menikmati relief yang begitu indah di dalam Goa Ampanas. Pemandangan stalagmit dan juga stalagtit begitu mempesona serta relief dinding goa yang begitu alami. Bagi penggemar caving memang Goa Ampanas serta Goa Mardua ini ibarat surga ditambah lagi berada di kawasang pegunungan karst semakin menambah penglaman petualangan kamu di Desa Pengadan.

Goa Gunung Kongbeng

Jika kamu ke Goa Tewet maka sajian lukisan tangan prasejarah yang berusia 10.000 tahun menjadi ikonnya, tetapi berbeda ketika kamu berkunjung ke Goa Gunung Kongbeng. Maka kamu akan melihat beberapa peninggalan sejarah Kerajaan Kutai yang hingga kini masih cukup terawat. Seperti adanya altar dan beberapa arca peninggalan Raja Mulawarman juga bisa kamu saksikan. Selain kamu bisa melihat peninggalan Kerajaan yang berdiri dari abad ke 4, suguhan alamnya pun juga tak kalah menariknya. Udara sejuk yang ada di Gunung Kongbeng akan senantiasa menyelimuti. Tak jarang banyak wisatawan yang datang ke objek wisata di Kalimantan Timur ini, mendirikan kemah di kawasan Goa Gunung Kongbeng.

Goa Mardua

Masih berada di dalam kawasan yang sama dengan Goa Ampanas dan goa-goa lainnya yang berada di Desa Pengadan, Kecamatan Karangan. Memang untuk menuju lokasi Goa Mardua dibutuhkan waktu yang lumayan lama, karena jaraknya yang cukup jauh dari Desa Pengadan setidaknya sekitar 7 km, tetapi bisa dilalui oleh kendaraan roda empat. Suguhan stalagmit dan stalagtit begitu banyak katu temui di dalam Goa Mardua. Bahkan tempat wisata di Kalimantan Timur ini juga didaftarkan sebagai warisan dunia ke UNESCO, khususnya kawasan gunung karst Sangkulirang dan juga Goa Tewet yang memiliki lukisan prasejarah yang berusia di atas 10.000 tahun.

Goa Tewet

Tergolong cukup jauh jaraknya dari pusat Kota Sangatta ke Goa Tewet yang berada di dalam wilayah Kecamatan Bengalon, setidaknya ada sekitar 80 km jauhnya. Tetapi dijamin perjalanan kamu tidak akan sia-sia dengan suguhan lukisan manusia prasejarah yang konon katanya sudah berusia lebih dari 10.000 tahun. dan menurut beberapa penelitian, objek wisata di Kaltim ini dulunya juga ada kaitan erat dengan Suku Aborigin. Karena lukisan serta kisaran tahun yang sama juga banyak ditemukan di Australia. Dan konon ceritanya menurut penelitian lukisan tangan menunjukkan adanya praktek pengobatan dan juga simbol persahabatan antara Suku Dayak kuno dengan Suku Aborigin. Tak hanya itu saja kamu akan melihat indahnya alam Kabupaten Kutai Timur di ketinggian kurang lebih 150 mdpl. Secara administratif Goa Tewet ini masih di dalam wilayah Kecamatan Bengalon, tepatnya Desa Tepian Langsat dan tak jauh dari Sungai Jelai dan Gunung Gerigi.

Gunung Beriun

Sebenarnya jika dilihat dari ketinggiannya memang tidak terlalu tinggi, apalagi jika dibandingkan dengan gunung-gunung yang ada di Pulau Jawa masih kalah tinggi. Akan tetapi treknya yang berat benar-benar akan kamu rasakan jika kamu ingin ekspedisi di Gunung Beriun. Kawasan Gunung Beriun memang didominasi oleh hutan yang nyaris tidak pernah dijamah oleh manusia. Dan sudah pasti nuansa alam yang begitu asri benar-benar kamu rasakan ketika perjalanan mendaki Gunung Beriun. Berbagai macam flora dan fauna begitu beragam, seperti berbagai macam burung, monyet, serta tanaman seperti kantong semar pun juga bakalan kamu temui di hutan Gunung Beriun.

Gunung Gergaji

Perjalanan yang sangat menyenangkan akan kamu rasakan ketika akan mengunjungi Gunung Gergaji atau di Goa Tewet yang masih di dalam satu wilayah yakni Desa Tepian Langsat, Kecamatan Bengalon. Suguhan Sungai Jelai yang dihiasi hijaunya pepohonan di pinggir sungai semakin terasa aroma keasriannya. Belum lagi pemandangan indah Gunung Gergaji yang puncaknya jika dilihat dari kejauhan hampir mirip Gergaji. Objek wisata di Kaltim ini memang sangat cocok buat kalian yang suaka akan petualangan. Adanya tebing karst juga cukup menantang untuk dijadikan spot olahraga climbing.

Gunung Kung Beang

Tidak hanya untuk para pecinta panjat tebing saja yang selalu dimanjakan di Gunung Kung Beang, tetapi juga bagi para pecinta caving. Karena di Gunung Kung Beang ini terdapat goa vertikal yang begitu indah ketika sinar matahari mulai masuk dari pintu goa. Siluet sinar yang begitu terang semakin memperlihatkan keindahaan isi Goa Angina atau Guang Wus. Sudah tentu peralatan yang cukup memadai sangat diperlukan ketika kamu akan memanjat tebing gunung Kung Beang atau menyusuri di kedalaman Goa Angina. Selain itu di dalam goa tersebut juga ada benda cagar budaya, yakni Arca yang konon kabarnya juga sebagai benda peninggalan Kerajaan Kutai. Tempat wisata di Kaltim ini tepatnya terletak di Desa Pantun yang masih di dalam wilayah Kecamatan Muara Wahau.

Hutan Lindung Wehea

Inilah salah satu kawasan yang menjadi tempat dimana Suku Dayak Wehea berada dan menjadi tempat tinggal serta menjaga kelestarian Hutan Lindung Wehea. Dan sepertinya untuk mengekplorasi Hutan Lindung yang dimiliki oleh 5 desa di Kecamatan Muara Wahau ini kamu butuh seorang pemandu, misalnya pemandu dari Desa Nehas Liah Bing. Pesona indah dari Hutan Lindung Wehea ini benar-benar akan membuat kamu takjub, mulai dari fauna yang hidup disana seperti orang utan, serta keindahan sungai-sungai yang ada di dalam hutan. Jika dirasa sehari saja tidak cukup untuk menikmati keindahan tempat wisata di Kaltim ini, kamu juga bisa berkemah di kawasan yang dekat sungai, sembari memancing ikan.

Jembatan Sangkimah

Selain flora dan fauna yang hidup di dalam Taman Nasional Kutai ada jembatan yang cukup terkenal yang dinamakan Jembatan Sangkimah yang memiliki panjang sekitar 1 km. dan jika kamu menyusuri jembatan tersebut maka kamu akan sampai dimana pohon ulin raksasa yang memiliki usia lebih dari 1000 tahun. Diameter pohon ulin itu sendiri hampir 3 meter dengan tinggi sekitar 25 meter. Inilah spot dimana banyak wisatawan berselfie ria di bawah pohon ulin raksasa yang memang cukup dikenal oleh kalangan traveler yang mengunjungi Taman Nasional Kutai.

Karst Sangkulirang

Menjadi warga Negara Indonesia memang sudah seharusnya berbangga, karena memiliki banyak sekali sumber daya alam mulai dari Sabang sampai Merauke. Tak hanya itu saja di Negara kita memiliki begitu banyak destinasi wisata yang tak kalah indahnya dengan Negara lain di dunia. Bahkan banyak sekali wisatawan manca yang berdatangan ke Indonesia tiap tahunnya. Seperti Karst Sangkulirang yang saat ini telah didaftarkan ke UNESCO sebagai situs warisan dunia. Yang mana di dalamnya banyak sekali terkandung nilai sejarah yang menggambarkan kisah perjalanan hidup manusia. Seperti ditemukannya goa-goa yang meninggalkan jejak peradaban sejarah manusia purba seperti lukisan tapak tangan yang usianya sendiri lebih dari 10.000 tahun. Tempat wisata di Kaltim yang menjadi andalan Kabupaten Kutai Timur dan Kabupaten Berau ini memang banyak dilirik wisatawan asing yang ingin melihatnya lebih dekat dan juga mempelajari sejarah peradaban manusia prasejarah.

Masjid Agung Kutai Timur

Inilah salah satu bangun termegah yang ada di pusat Kota Sangatta yang menjadi tempat peribadahan bagi umat Muslim. Masjid yang disebut juga sebagai Masjid Bukit Pelangi ini dibangun pada tahun 2011 dan hingga kini cukup sering mengadakan perhelatan keagamaan, khususnya bagi umat Islam. Masjid yang juga menjadi pusat wisata religi di Kabupaten Kutai Timur ini terlihat begitu indahnya baik dari dekat atau dari Bukit Pelangi yang lokasinya tidak jauh dari Masjid Agung Kutai Timur.

Pantai Jepu-Jepu

Masih belum begitu banyak traveler yang tahu akan keberadaan dan eksotisnya pantai yang memiliki garis pantai yang cukup panjang ini. Pantai Jepu-Jepu namanya yang memiliki garis pantai sekitar 12 km panjangnya. Pantai ini cukup terkenal dengan keindahan sunrise serta sunsetnya, banyak wisatawan yang rela datang dari pusat Kota Sangatta atau dari luar Kabupaten Kutai Timur hanya ingin melihat eksotisnya sunset di Pantai Jepu-Jepu. Setidaknya membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam perjalanan dari Kota Sangatta menuju ke tempat wisata di Kaltim ini. Namun dijamin kamu tidak akan kecewa ketika pertama kali melihat keindahan sunset di Pantai Jepu-Jepu. Untuk lokasinya sendiri terletak di Desa Selangkau yang masih di dalam wilayah Kecamatan Kaliorang.

Pantai Kenyamukan

Seakan-akan pantai yang satu ini memiliki ciri khasnya tersendiri, tak hanya menyajikan hamparan pasir pantainya yang begitu luas, dengan keunikan pepohonan yang tumbuh di tengah pantainya saja. akan tetapi Pantai Kenyamukan yang memiliki dermaga yang cukup besar ini memang menjadi spot yang cukup nyaman untuk menikmati pesona sunset di Kecamatan Sangatta Utara. Buat kalian yang memiliki hobi memancing objek wisata di Kalimantan Timur ini mungkin spot yang tepat. Tak jarang banyak ditemui para pemancing mania di sekitaran dermaganya.

Pantai Sekerat

Meski tidak memiliki garis pantai sepanjang Pantai Jepu-Jepu, tetap saja Pantai Sekerat akan memuaskanmu dengan segala aktifitas di kawasan pantai. Memiliki garis pantai sepanjang 3 km serta hamparan pasir pantainya yang sangat luas, kamu bisa melakukan apa saja di Pantai Sekerat. Mulai dari berolahraga hingga menyusuri pantai menggunakan atv atau hanya sekedar bersantai di pinggiran pantai. Objek wisata di Kaltim ini semakin indah dengan banyaknya pohon kelapa yang tumbuh mengikuti garis pantai. Selain menjadi peneduh alami, pepohonan kelapa tersebut juga menambah eksotisnya Pantai Sekerat. Lokasinya sendiri terletak di Desa Sekerat yang masih di dalam wilayah Kecamatan Bengalon.

Pantai Tanjung Bara

Ada spot yang sangat menawan yang ditawarkan oleh pantai yang disebut juga sebagai Aquatic Beach ini, yakni kawasan hutan mangrove yang begitu eksotis dengan keasriannya yang begitu terjaga. Tidak hanya sekedar pasir pantainya saja yang tersaji indah di Pantai Tanjung Bara, tetapi juga adanya dermaga yang biasanya dijadikan spot fotografi oleh wisatawan sembari menikmati indahnya sunset. Kamu juga bisa berkeliling di area hutan mangrove menggunakan perahu sembari memancing ikan yang menghuni hutan mangrove Pantai Tanjung Bara. Tempat wisata di Kalimantan Timur ini masih berada di dalam wilayah perusahaan batubara yakni PT Kaltim Prima Coal, tepatnya di Kelurahan Singa Gembara, Kecamatan Sangatta Utara.

Pantai Teluk Kaba

Memang masih tergolong sepi jika dibandingkan dengan Pantai yang lainnya yang ada di wilayah Kabupaten Kutai Timur, seperti Pantai Teluk Lombok atau Pantai Tanjung Bara. Namun jika kamu datang kesana kamu akan disuguhi pantai yang begitu asri dengan rapatnya hutan bakau yang ada di pinggiran pantainya. Apalagi Pantai Teluk Kaba ini masih berada di dalam kawasan Taman Nasional Kutai. Dan memang objek wisata di Kaltim ini cukup cocok buat kalian yang memiliki hobi memancing. Masih minim untuk fasilitas akan wahana air di Pantai Teluk Kabar, tetapi kamu tetap bisa menyusuri pantai menggunakan perahu atau hanya sekedar menikmati indahnya pantai di pinggiran pantai atau dermaganya. Ada yang cukup menarik di Pantai Teluk Kaba, yakni sajian berbagai macam kuliner yang benar-benar menggugah selera.

Pantai Teluk Lombok

Hanya berjarak sekitar 15 km dari psuat Kota Sangatta, maka tak heran jika Pantai Teluk Lombok menjadi salah satu pilihan utama wisatawan lokal untuk menghabiskan hari liburan. Ditunjang dengan banyaknya wahana air seperti pelampung, perahu karet, serta wahana bermain air banana boat semakin membuat wisatawan merasa terhibur dengan lengkapnya fasilitas tersebut. Tempat wisata di Kaltim ini cukup nyaman buat kalian yang ingin bersantai di pinggiran pantainya, dengan hamparan pasir putihnya serta birunya air laut. Untuk lokasinya Pantai Teluk Lombok terletak di Desa Sangkima yang masih berada di dalam wilayah Kecamatan Sangatta Selatan.

Pantai Teluk Perancis

Hanya butuh beberapa menit saja untuk menuju Pantai Teluk Perancis dari Pantai Teluk Lombok, atau jika kamu dari pusat Kota Sangatta hanya kurang dari 2 jam perjalanan. Suguhan pantai yang begitu indah, berpadunya pasir pantai yang putih bersih, birunya air laut, serta hutan yang masih asri tersaji dengan utuh di Pantai Teluk Perancis. Mulai dari berenang di pantai, berpetualang di hutannya atau hanya sekedar bersantai di pinggiran pantai menjadi hal yang sangat menyenangkan ketika berada di objek wisata di Kalimantan Timur ini. Buat kalian yang hobi memancing, cukup banyak spot-spot memancing yang banyak dihuni ikan laut yang berukuran lumayan besar. secara administratif Pantai Teluk Perancis masih berada di dalam wilayah Kecamatan Sangatta Selatan.

Pemandian Air Panas Batu Lepoq

Mungkin masih terlihat belum begitu terawat dan masih membutuhkan sentuhan dari berbagai pihak agar Pemandian Air Panas Batu Lepoq ini semakin banyak pengunjungnya. Berada di dalam kawasan yang masih sangat asri, dengan adanya aliran air panas dari sumbernya langsung serta pepohonan yang begitu rindang memang cukup menarik para wisatawan. Kamu bisa bersantai berendam di dalam kolamnya sembari menikmati suasana alamnya yang begitu mempesona. Objek wisata di Kalimantan TImur ini terletak di Kecamatan Karangan, tepatnya di Desa Batu Lepoq.

Prevab Mentoko

Perjalanan yang sangat menarik benar-benar akan kamu rasakan ketika hendak menuju ke wisata alam Prevab Mentoko yang berada di Desa Kabo Jaya yang masih di dalam kawasan Taman Nasional Kutai. Mulai dari transportasi air menggunakan perahu katinting sekitar 20 menitan kamu akan sampai di lokasi Prevab Mentoko. Objek wisata di Kalimantan Timur ini adalah tempat rehabilitasi orang utan, hampir mirip dengan Taman Nasional Tanjung Puting. Selain bisa melihat lebih dekat orang utan, kamu juga akan berpetualang di dalam hutan Taman Nasional Kutai. Jika kamu masih kurang puas, ada dua buah rumah penginapan yang bisa kamu sewa dengan harga yang cukup terjangkau.

Pulau Birah Birahan

Jika Kabupaten Berau memiliki Kepulauan Derawan, maka Kabupaten Kutai Timur memiliki Pulau Birah Birahan yang tak kalah eksotisnya. Membutuhkan waktu setidaknya 6 jam perjalanan dari Sangatta hingga ke Pulau Birah-Birahan. Tempat wisata di Kaltim ini memang cukup dikenal sebagai tempat penyu-penyu langka bertelur, serta memiliki terumbu karang yang masih sangat asri. Namun sayang itu hanya beberapa tahun yang lalu, karena sebagian terumbu karang rusak karena pengobaman serta banyak sekali penjarahan telur-telur penyu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Sepertinya tidak hanya cukup beberapa jam saja jika kamu mengunjungi Pulau Birah-Birahan, mungkin membutuhkan beberapa hari agar kamu bisa menikmati segala pesona pulau yang berada di selat Makassar ini.

Pulau Miang

Jika dirasa Pulau Birah-Birahan terlalu jauh kamu bisa mencoba mengunjungi Pulau Miang yang juga sangat terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya yang hanya berjarak sekitar 2 jam menggunakan perahu dari Sangatta. Pulau ini terbagi menjadi dua, yakni Pulau Miang Besar dan Pulau Miang Kecil yang sama-sama memiliki pesona indahnya. Pulau yang dihuni sekitar 200 kepala keluarga ini juga menyediakan penginapan bagi para wisatawan yang berkunjung kesana. Dan memang kebanyakan yang berkunjung ke Pulau Miang memang mereka yang ingin menikmati indahnya kehidupan alam bawah lautnya dengan snorkeling ataupun diving. secara administratif Pulau Miang ini masih di dalam wilayah Kecamatan Sangkulirang.

Taman Nasional Kutai

Ingin merasakan sensasi berada di hutan belantara tetapi tetap aman, mungkin kamu bisa berkunjung di Taman Nasional Kutai. Tempat wisata di Kaltim ini memang menjadi andalan Kabupaten Kutai Timur yang memiliki beragam flora maupun fauna di dalamnya. Misalnya seperti banteng, orang utan, rusa, kijang, dan berbagai jenis burung hidup di dalamnya. Begitu juga dengan flora yang ada di dalamnya seperti pohon gaharu yang cukup langka, serta kantung semar, raflesia, dan sudah pasti pohon ulin banyak tumbuh di Taman Nasional Kutai yang memiliki luas lebih dari 198 ribu hektar. Dan ada yang cukup menarik perhatian di dalam Taman Nasional Kutai, yakni terdapat fosil pohon ulin yang konon kabarnya memiliki usia lebih dari 1000 tahun.

Telaga Batu Arang

Inilah salah satu hasil reklamasi lahan bekas tambang batubara PT. KPC Kaltim Prima Coal yang akhirnya menjadi destinasi wisata yang sangat menarik. Wisatawan juga tidak hanya disuguhi indahnya Telaga Batu Arang saja, tetapi juga bisa melihat Peternakan Sapi Terpadu yang lokasinya juga tidak jauh dari Telaga Batu Arang. Tempat wisata di Kaltim ini cukup ramai dikunjungi wisatawan, karena pada hari-hari tertentu sering diakan event seperti lomba dayung perahu. Selain itu juga memiliki cukup banyak fasilitas yang memanjakan wisatawan. Seperti adanya perahu yang bisa digunakan untuk berkeliling danau. Untuk lokasinya sendiri masih berada di dalam wilayah Kecamatan Sangatta Utara.

Tempat Wisata di Mahakam Ulu

Sesuai namanya Kabupaten Mahakam Ulu ini terletak di hulu sungai terpanjang di Provinsi Kalimantan Timur, yakni Sungai Mahakan dengan panjang sungainya sekitar 920 km yang bermuara di Selat Makassar. Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Serawak, Malaysia ini memiliki kondisi topografi yang cukup berpotensi akan destinasi wisata alam. Mulai dengan wisata alam seperti perbukitan, sungai, danau, air terjun, dan juga sebagai ikonnya Kabupaten Mahakam Ulu yakni Batu Dinding, memang berpotensi sangat besar untuk menjadi tujuan wisata. Dan berikut ini tempat wisata di Kalimantan Timur yang masih masuk di dalam wilayah Kabupaten Mahakam Ulu.

Air Terjun Jantur Kenheq

Objek wisata di Kaltim yang satu ini memang sangat unik, yakni lokasi air terjunnya yang tepat berada di pinggir Sungai Mahakam, tepatnya di areal Riam Panjang yang terkenal dengan arusnya yang sangat deras. Biasanya wisatawan yang ingin berkunjung di Batu Dinding, selalu mampir di Air Terjun Jantur Kenheq meski hanya sekedar berselfie ria atau merasakan segarnya Air Terjun Jantur Kenheq. Tetapi jika kamu ingin nyebur dan berenang sepertinya harus ekstra hati-hati karena arusnya cukup deras. Maka keselamatan tetap yang terpenting ketika kita berwisata seperti di sungai atau air terjun. Secara administratif Air Terjun Jantur Kenheq ini berada di Desa Ujoh Bilang yang masih di dalam Kecamatan Long Bagun.

Air Terjun Lung Tuyo

Hampir mirip dengan Air Terjun Jantur Kenheq yang lokasinya tepat berada di pinggir sungai, hanya saja, Air terjun Lung Tuyo ini jauh lebih tinggi. Air terjun ini jika dilihat dari kejauhan seakan bertingkat-tingkat karena tebing air terjunnya. Dan sangat menarik juga, tebingnya ditumbuhi tanaman yang begitu hijau yang menjadi penghias Air Terjun Lung Tuyo. Ketika kamu berkunjung kesana, maka akan lebih baik menyempatkan diri untuk mengunjungi Desa Lung Tuyo yang memiliki adat dan budaya yang masih sangat kental. Bahkan tak jarang pula sering mengadakan semacam upacara-upacara adat. Dan salah satunya yang sangat terkenal adalah tarian Hudoq, yakni tarian yang berhubungan dengan saat musim tanam ataupun tanam padi. Objek wisata di Kaltim ini berada di Kecamatan Long Pahangai, tepatnya di Desa Long Tuyo.

Air Terjun Nyani

Objek wisata di Kaltim ini seakan bersembunyi di tengah hutan Maham Ulu, dan untuk mengunjunginya pun kamu harus sedikit punya nyali untuk melewati riam-riam yang begitu deras di Sungai Mahakam. Air Terjun Nyani seakan diselimuti oleh lebatnya hutan di pedalaman Kabupaten Mahakam Ulu. Sudah pasti udara yang begitu sejuk, serta airnya yang begitu jernih bisa kamu rasakan. Berendam atau hanya sekedar bersantai menikmati alam sekitar Air Terjun Nyani begitu mendamaikan hati. Dan untuk lokasinya sendiri terletak di Desa Datah Maring yang masih di dalam wilayah Kecamatan Long Pahangai.

Air Terjun Semui

Belum begitu banyak traveler yang tau akan keberadaan air terjun yang begitu indah ini yang berada di dalam wilayah Kecamatan Long Pahangai. Tempat wisata di Kalimantan Timur ini seakan berpayungkan pepohonan yang begitu lebatnya. Di kawasan air terjun pun masih begitu banyak pohon-pohon yang berukuran besar yang menambah kesan asrinya kawasan Air Terjun Semui. Bagi traveler yang belum pernah berkunjung mungkin bisa menggunakan jasa pemandu dari desa setempat agar tidak salah arah.

Air Terjun Suwan

Objek wisata di Kalimantan Timur ini seakan bersembunyi di tengah lebatnya hutan di wilayah Kecamatan Long Pahangai, tepatnya di hulu Sungai Suwan. Perjalanan menuju kesana sangat menyenangkan karena kamu harus menyusuri Sungai Suwan dengan menggunakan perahu khas Kalimantan, yakni perahu ketinting. Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki dengan melewati anak sungai dan juga pipa-pipa besar bekas PLTA. Rasa takjub pun sudah pasti bakal terlihat dari setiap wisatawan yang baru pertama kali melihatnya. Air Terjun Suwan memiliki beberapa tingkatan serta kolam-kolam yang dangkal dengan airnya yang sangat jernih. pepohonan yang begitu rapat, serta bebatuan besar yang ada di air terjun ibarat lukisan alam yang tersaji begitu sempurna.

Batu Ayau

Ternyata tidak hanya Batu Dinding saja yang menjadi ikon destinasi wisata Kabupaten Mahakam Ulu, tapi masih ada lagi dinding batu yang begitu terjal menjulang tinggi. Inilah Batu Ayau, pagar pembatas alami antara Provinsi Kalimantan Tengah dengan Provinsi Kalimantan Timur. Masih belum banyak para petualang yang mengeksplorasi tempat wisata di Kaltim ini. Transportasi yang bisa digunakan adalah menggunakan perahu dengan menyusuri Sungai Mahakam dan juga anakan Sungai Mahakam. Yang cukup menarik adalah perjalanan menuju k eke wilayah tersebut, suguhan panorama alam yang begitu indah begitu jelas di depan mata. Batu Ayau ini secara administratif masuk di dalam wilayah Kecamatan Long Apari.

Batu Dinding

Inilah salah satu andalan destinais wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Mahakam Ulu, Batu Dinding. Hanya saja, untuk menuju lokasi Batu Dinding memang membutuhkan waktu yang tidak sebentar dan aksesnya pun hanya menggunakan perahu. Tetapi melihat rencana pemerintah ke depannya akan diberikan cukup banyak fasilitas yang semakin memanjakan wisatawan. Batu Dinding ini memiliki panjang sekitar 800 mter dengan ketinggian rata-rata 100 hingga 120 meter. Lokasinya yang berada di piinggir Sungai Mahakam memang begitu indah untuk dipandang. Maka tak heran meski objek wisata di Kalimantan Timur ini tergolong jauh, tetap saja banyak wisatawan yang mengunjunginya. Untuk lokasinya sendiri berada di dalam wilayah Kecamatan Long Bagun.

Batu Gamping

Tidak hanya spot wisata Batu Gamping saja yang sepertinya sangat layak dikunjungi, akan tetapi Desa Tiong Ohang, Kecamatan Long Apari ini juga begitu menarik untuk berada di tengahnya. Bisa dikatakan sebagai kampung pedalaman yang ada di Kabupaten Mahakam Ulu yang banyak menyimpan keindahan alam serta kearifan lokal yang masih sangat terjaga. Perkampungan yang dihuni oleh Suku Dayak Penehing ini cukup ramah dalam menyambut wisatawan yang datang ke desanya. Yang memang kebanyakan ingin melihat pesona alam Desa Tiong Ohang, seperti Batu Gamping dan juga kebudayaan yang dimilikinya.

Batu Mili

Meski tidak sebesar Batu Dinding, tetapi Batu Mili juga menjanjikan petualngan bagi para wisatawan. Hanya saja, untuk menghindari salah arah maka pemandu yang sangat fasih dengan kondisi gunung batu tersebut sangat diperlukan. Ada cerita yang cukup menarik tentang tempat wisata di Kaltim yang satu ini. Konon kabarnya dulu, Batu Mili ini dihuni oleh seekor serigala, yang setiap bulan purnama turun ke perkampungan dan merusakan tanaman padi. Namun karena ulahnya yang meresahkan akhirnya warga berkumpul disertai kepala adat menebang Batu Mili yang sebelumnya menjulang tinggi ke angkasa. Dan singkat cerita, akhirnya Batu Mili ini terlihat seperti terpotong. Dan kini telah menjadi objek wisata alam yang sangat menarik dan sering dikunjungi wisatawan. Lokasinya sendiri terletak di Desa Long Kuling yang masih di dalam wilayah Kecamatan Long Apari.

Riam Mahulu

Bagi penggemar arung jeram, Kabupaten Mahakam Ulu mungkin bisa menjadi surga buat kalian. Begitu banyak jeram yang begitu deras dengan tingkat kesulitan atau rintangan yang lumayan di Sungai Mahakam. Salah satunya adalah Riam Mahulu yang cukup terkenal akan derasnya arus sungai serta banyaknya rintangan seperti adanya bebatuan yang ada di tengah sungainya. Petualngan yang sangat menyenangkan buat kamu yang penggila arung jeram, tak hanya memacu adrenalin kamu saja, tetapi suguhan alam pedalaman di hulu Sungai Mahakan juga sayang untuk dilewatkan.

Riam Panjang

Selain ganasnya jeram di Riam Mahulu, masih ada lagi riam yang juga tak kalah hebatnya, yakni Riam Panjang yang sama-sama masih di aliran Sungai Mahakam. Sepertinya sedikit lebih eksotis karena di dekat lokasi Riam Panjang ini ada salah satu objek wisata Air Terjun Jantur Kenheq yang sangat layak untuk diabadikan. Lagi-lagi tempat wisata di Kaltim ini memang sangat cocok buat kalian yang hobi memacu adrenalin dengan berarung jeram. Hampir sama dengan Riam Mahulu yang memiliki arus yang sangat deras serta tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Jika kamu masih belum pengalaman sepertinya harus ikut bersama pecinta arung jeram yang profesional. Secara administratif Riam Panjang ini berada di Desa Ujoh Bilang dan di dalam Kecamatan Long Bagun.

Sungai Mahakam

Ketika menginjakkan kaki di Kabupaten Mahakam Ulu, sepertinya kurang lengkap jika kamu tidak merasakan indahnya menyusuri sungai terpanjang di Provinsi Kalimantan Timur. Sungai Mahakam dengan panjangnya kurang lebih 920 km dan bermuara di Selat Makassar ini memang menyajikan panorama alamnya yang begitu indah. akan semakin menarik lagi jika kamu menyusurinya hingga ke hulu sungai. Berbagai sajian pun dihadirkan, seperti wisata Batu Dinding, wisata memancing di Sungai Mahakam, wisata ikan pesut Mahakam, dan juga wisata petualangan seperti berarung jeram di riam-riam deras Sungai Mahakam.

Tempat Wisata di Paser

Kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur yang satu ini memiliki topografi wilayah yang cukup komplit, mulai dari kawasan pesisir di bagian selatan, dataran rendah di wilayah timur, serta perbukitan di wilayah barat yang berbatasan dengan Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan. Bisa dipastikan Kabupaten Paser juga menyimpan begitu banyak destinasi wisata yang sangat menarik, mulai dari wisata bahari, wisata alam, hingga wisata sejarah dari Kerajaan Sandurangas yang berdiri pada abad ke 16. Dan berikut ini tempat wisata di Kalimantan Timur yang berada di dalam wilayah Kabupaten Paser.

Air Terjun Dindingolo

Lokasinya masih berada di kawasan yang sama dengan objek wisata andalan Kabupaten Paser, yakni Air Terjun Doyam Seriam dan juga Air Terjun Gergis. Hanya saja lokasi Air Terjun Dindingolo ini masih jauh setidaknya ada 1 hingga 2 km lagi dari lokasi Air Terjun Doyam Seriam. Air Terjun Dindingolo ini juga sangat tinggi kemungkinan lebih dari 20 meter tingginya serta debit airnya pun juga sangat besar. Konturnya pun juga bertingkat dengan dihiasi bebatuan yang cukup terjal dan agak licin. Jadi memang harus ekstra hati-hati jika mau menaiki air terjun yang tingkat pertama. Tempat wisata di Kaltim ini juga masih berada di dalam wilayah Kecamatan Kuaro, tepatnya Desa Modang.

Air Terjun Doyam Gelogor

Jika dilihat dari ketinggiannya memang tergolong mirip dengan riam atau jeram di sungai atau bahkan seperti patahan bebatuan sungai saja. Tetapi debit airnya yang begitu deras serta kualitas airnya yang begitu jernih dan juga kolam alaminya yang sangat luas, menjadi Air Terjun Doyam Gelogor ini primadona baru untuk wisata air. Meskipun akses untuk menuju tempat wisata di Kaltim ini cukup susah yang hanya jalan setapak serta cukup jauh dari perkampungan, nyatanya Air Terjun Doyam Gelogor ini nyaris tidak pernah sepi akan wisatawan. Rasa takjub begitu terlihat jelas di raut muka para wisatawan dengan sajian keindahan air terjun di depannya. Tak jarang juga wisatawan bermalam dengan berkemah di kawasan air terjun yang alamnya juga masih sangat asri. Lokasinya berada di Desa Lebur Dinding, Kecamatan Muara Samu.

Air Terjun Doyam Gerigu

Selain sudah memiliki Pemandian Olong Wari, Desa Semuntai, Kecamatan Long Ikis juga masih memiliki destinasi wisata unggulan, yakni Air Terjun Doyam Gerigu. Uniknya lagi Air terjun Doyam Gerigu ini memiliki beberapa tingkatan, setidaknya ada 7 tingkatan air terjun yang lengkap dengan kolam alaminya. dan salah satu tingkatannya memiliki kolam yang cukup luas, yang biasanya banyak wisatawan yang berenang ataupun berendam. Objek wisata di Kalimantan Timur ini meski dekat dengan perkebunan kelapa sawit, tetapi alamnya masih sangat terjaga. Terlihat dengan banyaknya pepohonan yang cukup rapat di kawasan air terjun.

Air Terjun Doyam Sentiup

Lokasi Air terjun Doyam Sentiup memang tergolong jauh, tetapi akses jalan yang cukup lumayan memudahkan wisatawan untuk menuju lokasi dengan menggunakan kendaran roda dua atau roda empat. Hanya saja, ketika musim hujan hanya mobil offroad atau motor trail saja yang nyaman dikendarai. Eksotis, mungkin kata yang tepat untuk menggambarkan tempat wisata di Kaltim yang satu ini. Air Terjun Doyam Sentiup sendiri memiliki beberapa tingkatan air terjun yang disertai kolam alami di bawahnya. Tebing air terjun yang sangat unik memang menjadi sajian utama yang cukup mengagumkan, apalagi ditambah pesona alamnya yang masih sangat asri, seakan menjadi destinasi wisata yang sangat komplit yang ada di Desa Rantau Buta, Kecamatan Batu Sopang.

Air Terjun Doyam Seriam

Jika kamu menyukai wisata alam atau wisata air seperti air terjun, maka Air Terjun Doyam Seriam ini adalah destinasi wajib yang harus kamu kunjungi ketika berada di Kabupaten Paser. Objek wisata di Kaltim ini memang menjadi andalan yang banyak menyedot perhatian wisatawan. Bahkan di wilayah Desa Modang, Kecamatan Kuaro banyak paket wisata petualangan menuju Air Terjun Doyam Seriam dengan menggunakan jeep. Setidaknya kurang dari 1 jam perjalanan menggunakan kendaraan dari jalan besar atau jalan poros menuju Air Terjun Doyam Seriam. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 20 meter dengan debit airnya yang sangat besar yang berada di tengah alam yang masih sangat kaya akan ekosistemnya. Tak jauh dari Air Terjun Doyam Seriam juga terdapat Air Terjun Gregis yang memiliki kolam alami yang begitu luas. Tetap masih kurang puas eksplorasi kawasan Air Terjun Doyam Seriam, kamu bisa berkemah di kawasan Air Terjun Doyam Gregis yang cukup lapang serta memiliki pesona yang begitu indah.

Air Terjun Doyam Turu

Potensi akan tempat wisata di Kaltim yang satu ini memang sungguh luar biasa, apalagi saat ini jenis wisata alam semakin diburu banyak wisatawan. Air Terjun Doyam Turu yang memiliki alamnya yang masih sangat terjaga, serta memiliki air yang jernih dan juga kolam alaminya yang cukup luas akan menjadi pilihan banyak wisatawan. Hanya saja akses jalan menuju lokasi air terjun tidak begitu baik, apalagi ketika musim hujan. Namun Air Terjun Doyam Turu tetap saja dipenuhi wisatawan, apalagi ketika hari libur datang, seakan kolam alaminya penuh dengan wisatawan yang bermainan air. Lokasinya sendiri terletak di Desa Lempesu, yang masih di dalam Kecamatan Pasir Belengkong.

Air Terjun Gregis

Kawasan Air Terjun Gregis ini memang salah satu kawasan yang biasanya digunakan oleh para traveler untuk berkemah dan cukup berdekatan dengan Air Terjun Doyam Seriam. Selain lokasinya nyaman, pesona Air Terjun Gregis juga begitu sempurna untuk dinikmati. Tidak heran juga, jika begitu banyak wisatawan yang selalu menyempatkan diri untuk menikmati kesegaran Air terjun Gregis. Aktifitas seperti berenang ataupun sekedar berendam menjadi hal yang menyenangkan ketika berada di tengah hutan yang masih sangat kaya akan ekosistemnya. Secara administratif objek wisata di Kalimantan Timur ini berada dalam satu wilayah dengan Air Terjun Doyam Seriam, yakni di Desa Modang, Kecamatan Kuaro.

Air Terjun Gunung Bule

Namanya cukup unik, apakah dahulunya yang menemukan seorang bule yang melakukan ekspedisi di Kabupaten Paser atau hanya sekedar nama saja. namun terlepas dari itu Air Terjun Gunung Bule ini memang keren banget. Meski tidak terlalu tinggi tetapi debit airnya cukup banyak, serta kondisi alamnya pun juga masih sangat asri. Kamu bisa merasakan sensasi shower alami yang tiada henti sembari duduk santai di bebatuan tepat di bawah air terjun atau hanya sekedar berendam saja. tempat wisata di Kalimantan Timur ini tepatnya berada di Desa Padang Jaya, Kecamatan Kuaro.

Air Terjun Gunung Rambutan

Adanya Air Terjun Gunung Rambutan yang lokasinya tepat di pinggir jalan Trans Kalimantan, sangat tepat memang jika dijadikan sebagai rest area bagi para pelancong. Setidaknya para pengendara bisa melepas lelah setelah lama berkendara, sembari merasakan segarnya Air Terjun Gunung Rambutan. Di lokasi objek wisata di Kalimantan Timur ini juga cukup banyak pedagang kaki lima yang menjajakan makanan yang cukup berselera. Kamu bisa bersantai sembari minum kopi dengan alunan nada alam gemericik Air Terjun Gunung Rambutan. Lokasinya berada di Desa Sungai Terik, yang masih di dalam wilayah Kecamatan Batu Sopang.

Air Terjun Riam Suru

Lokasinya yang berada di alam yang masih sangat terjaga ekosistemnya memang semakin menambahkan kesan yang asri Air terjun Riam Suru ini. Dan yang cukup keren adalah kelokan aliran airnya yang melewati bebatuan sungguh eksotis. Apalagi jika kamu jadikan sebagai objek fotografi dengan konsep nature sudah pasti bakalan keren banget. Belum lagi ditambahkan kolamnya yang cukup luas, meskipun tidak begitu dalam tetap saja, mampu menampung para wisatawan yang demen banget sama berendam di kolam alami. Objek wisata di Kaltim ini terletak di salah satu desa yang ada di dalam wilayah Kecamatan Muara Komam.

Air Terjun Sondong

Ternyata tidak hanya Air Terjun Doyam Seriam saja yang tinggi serta memiliki debit air yang sangat besar. Di Desa Brewey yang masih di dalam wilayah Kecamatan Long Ikis ada satu air terjun yang juga tak kalah tinggi serta memiliki debit air yang sangat besar juga, yakni Air terjun Sondong. Tempat wisata di Kaltim ini memang benar-benar memanjakan wisatawan yang ingin menguji adrenalin dengan mendaki puncak air terjunnya, atau mencoba cliff jumping di kolam air terjunnya yang cukup luas serta kedalaman yang aman memang buat nerjunin badan ke kolam. Selain itu kondisi alamnya yang masih begitu asri dengan udaranya yang sejuk benar-benar akan kamu rasakan ketika berada di sana.

Air Terjun Sunge Pontun

Meski air terjunnya yang tak lebih dari 2 meter tingginya tetap saja memiliki pesona yang begitu menawan untuk dipandang. Air terjun ini seakan ditutupi oleh rimbunnya pepohonan yang ada di atas, dan menarik juga untuk ditelusuri aliran sungai kecil yang berada di atas air terjun. Atau mungkin kamu hanya ingin sekedar menikmati segarnya air di dalam kolamnya yang cukup luas untuk berendam. Sedikit perjuangan memang jika kamu ingin mengunjungi objek wisata di Kalimantan Timur ini. Tidak hanya menyibak lebatnya hutan saja, kamu juga harus nyebur ke sungai-sungai kecil untuk menuju ke lokasi. Air Terjun SUnge Potun ini berada di Desa Modang, yang masih di dalam Kecamatan Kuaro.

Air Terjun Tamela

Tempat wisata di Kalimantan TImur ini juga disebut sebagai Air Terjun Lambakan karena lokasinya masih berada di dalam wilayah Desa Lambakan, Kecamatan Long Kali. Belum begitu banyak memang para petualang maupun wisatawan yang berkunjung di Air terjun Tamela. Padahal pesonanya sungguh luar biasa, selain airnya yang jernih serta kolamnya yang luas, ada satu lagi yang cukup unik yakni dinding tebing air terjunnya yang memiliki relief alam yang sangat unik nan eksotis. jika kamu ingin berkunjung di Air Terjun Tamela, mungkin akan lebih baik jika menggunakan pemandu yang hafal akan lokasi, bisa dari pemuda atau anak-anak dari Desa Lambakan.

Air Terjun Tiwei

Perjalanan yang sangat menarik serta menantang akan kamu rasakan jika ingin mengunjungi Air Terjun Tiwei. Lokasinya sendiri sebenarnya tidak begitu jauh dari perkampungan hanya beberapa ratus meter saja dengan berjalan kaki. Hanya saja medannya cukup terjal dan mengharuskan kamu sedikit mendaki. Apalagi jika kamu ingin berada di air terjunnya yang paling atas maka mendaki tebing bebatuan harus kamu lakukan. Air Terjun TIwei ini memiliki 7 tingkatan air terjun dan hampir semua tingkatannya memiliki kolam, dan ada salah satu yang cukup besar serta memiliki kedalaman hingga 3 meter. Sudah pasti bermain air di kolamnya adalah tujuan hampir setiap wisatawan agar bisa merasakan kesegaran serta menikmati keindahaan alamnya. Objek wisata di Kalimantan Timur ini terletak di Desa Tiwei, yang masih di dalam wilayah Kecamatan Long Ikis.

Batu Indra Giri

Objek wisata sejarah dan juga ziarah ini adalah cikal bakal masuknya Islam di Kabupaten Paser yang dibawa oleh keluarga Kerajaan Demak yang bernama Abu Mansyur Indra Jaya. Batu tersebut selain menjadi pemberat untuk perahu layar dan juga sebagai penanda dimana batu tersebut diletakkan maka akan dibangun masjid. Dan memang benar dahulu terdapat masjid tertua di Kabupaten Paser. Abu Masnyur Indra Jaya yang kemudian menikah dengan Putri Petung yang ketika itu menjadi Ratu di Kerajaan Paser yang akhirnya berubah menjadi Kesultanaan Paser. Situs Batus Indra Giri yang juga terdapat meriam Potugis ini yang juga memiliki sejarah. Lokasi Situs Batu Indra GIri ini terletak di Kecamatan Pasir Belengkong.

Bukit Busui

Ternyata di Kecamatan Batu Sopang tidak hanya memiliki Bukit Sembinai saja, tetapi juga terdapat Bukit Teletubies atau Bukit Busui yang berada di Desa Busui. Dikatakan sebagai Bukit Teletubies karena di puncak bukit tersebut ditumbuhi rumpur ilalang yang begitu hijau. Tak heran jika akhirnya Bukit Busui kini menjadi primadona spot selfie kekinian yang ada di Kabupaten Paser. Selain mengambil objek rumput ilalang, juga terdapat perbukitan yang begitu hijau tepat dihadapan Bukit Busui yang bisa kamu jadikan objek fotografi. Objek wisata di Kaltim ini juga cocok buat kalian yang ingin berkemah serta menikmati indahnya suasana malam berbalut bintang di Bukit Busui.

Bukit Nui

Ingin merasakan sensasi seperti berada di negeri atas awan dengan panorama hamparan lautan awan?? Maka datang saja di Bukit Nui yang berlokasi di Desa Brewed an di dalam wilayah Kecamatan Long Ikis. Hanya saja perlu persiapa yang cukup yaa, karena kamu juga harus mendaki hingga ke puncak yang sudah pasti membutuhkan stamina yang cukup prima. Seperti perbekalan minuman air mineral dan juga makanan ringan juga perlu dipersiapkan. Ketika di puncak Bukit Nui suguhan panorama yang begitu hijau yang berbalut awan putih pun sangat jelas dilihat. Dan ketika di sore harinya kamu akan disuguhi eksotisnya sunset yang mulai redup dibalik perbukitan.

Bukit Sembinai

Objek wisata di Kalimantan Timur ini memang menjanjikan petualangan, hanya saja perlu persiapan yang cukup untuk mendaki Bukit Sembinai. Sudah pasti stamina yang cukup prima serta perbekalan seperti air minum serta makanan ringan juga harus kamu persiapkan. Bukit Sembinai ini masih berada di kawasan Goa Sembinai, Goa Tengkorak dan Goa Loyang, meski secara administratif berbeda wilayah. Mendaki Bukit Seminai ini memang cukup menguras tenaga karena tebingnya yang cukup terjal, namun sajian yang begitu istimewa tersaji sempurna di puncaknya. Kamu bisa melihat perbukitan yang begitu hijau, udaranya yang sejuk, serta suguhan sunrise maupun sunset yang begitu eksotis. Jika kamu masih kurang puas, kamu bisa nge-camp di Sungai Kasungai yang begitu indah yang cukup dekat dengan Bukit Kasungai. Lokasinya sendiri terletak di Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang.

Danau Tajur

Kabupaten Paser yang tak hanya kaya dengan destinasi wisata alamnya saja, juga memiliki potensi sumber daya alam yang luar biasa. Seperti batubara yang cukup banyak ditemukan di beberapa wilayah di Kabupaten Paser. Dan salah satunya berada di Desa Tajur, Kecamatan Long Ikis yang kini hanya meninggalkan kubangan raksasa yang berubah menjadi danau biru. Di satu sisi memang bisa dijadikan lokasi wisata untuk melihat keindahan Danau Tajur. Danau yang dikelilingi oleh perbukitan nan hijau memang sangat menarik untuk dikunjungi. Dan tak jarang pulau tempat wisata di Kaltim ini juga menjadi lokasi berkemah oleh para pecinta alam.

Danau Paser Mayang

Hampir mirip dengan Danau di Desa Taju atau Danau Tajur yang awalnya hanyalah kubangan raksasa bekas pertambangan. Kini Danau Paser Mayang semakin melengkapi objek wisata yang ada di Desa Paser Mayang, Kecamatan Kuaro selain wisata baharinya. Objek wisata di Kaltim ini memang terlihat gersang ketika siang hari, dan cukup panas, namun ketika senja mulai datang terlihatlah pesona keindahannya. Ditambah lagi dengan temaramnya sinar sang suray yang akan terbenam, suasana yang eksotis benar-benar tercipta di Danau Paser Mayang.

Goa Ampartana

Sungguh eman setelah menaiki Bukit Sembinai ga mampir dulu di Goa Ampartana atau biasa disebut Goa Air untuk melepaskan lelah setelah mendaiki dan menuruni bukit. Goa Ampartana ini memang cukup unik, hampir mirip dengan Liang Mangku Lihat ynag goanya justru berada di dasar air. Keunikan lainnya adalah airnya begitu jernih dan kadang berwarna kebiruan. Hampir setiap wisatawan yang mengunjunginya sudah pasti tak akan tahan untuk buru-buru nyebur di Goa Ampartana karena melihat airnya yang begitu bening. Lokasinya tepat berada di kaki Bukit Sembinai yang terletak di dalam wilayah Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang.

Goa Kambung

Kabupaten Paser memang memiliki cukup banyak destinasi wisata alam seperti wisata goa, dan kemungkinan saja juga masih banyak goa yang belum ditemukan. Goa Kambung menjadi salah satu destinasi wisata menarik yang berada di salah satu desa Kecamatan Long Kali. Memang belum begitu banyak traveler yang mengunjungi objek wisata di Kalimantan Timur ini. Padahal jika kamu memasuki goa tersebut suguhan relief dinding goa yang unik menjadi suguhan yang begitu indah. Jika kamu ingin menyusuri Goa Kambung sepertinya peralatan yang cukup lengkap harus kamu persiapkan seperti senter dan peralatan safety lainnya.

Goa Losan

Para pecinta caving memang sangat dimanjakan ketika mengunjungi Kabupaten Paser yang memiliki destinasi wisata goa yang cukup banyak serta memiliki keunikannya sendiri-sendiri. Seperti Goa Losan ini yang berarti goa tembus memiliki lorong yang cukup panjang yang dihiasi stalagtit dan stalagmit dengan beranekja ragam warna. Di dalam Goa Losan ini ada deretan bebatuan yang sangat unik yang mampu mengeluarkan suara seperti gendang jika dipukul-pukul. Maka masyarakat setempat menamakannya sebagai Batu Benada. Untuk menuju objek wisata di Kaltim ini tergolong sangat mudah, dengan infrastruktur yang memadai serta tidak jauh dari jalan lintas Kaltim-Kalsel. Lokasinya sendiri terletak di Desa Butok, Kecamatan Muara Komam.

Goa Loyang

Kabupaten Paser yang memiliki topografi perbukitan yang hampir mirip dengan Kabupaten Kutai Timur, memang sangat berpotensi memiliki destinasi wisata goa. Dan memang cukup banyak ditemukan-goa-goa yang ada di wilayah Kecamatan Batu Sopang, tepatnya di Desa Batu Kajang, dan Desa Kasungai. Dan salah satunya adalah Goa Loyang yang lokasinya sendiri tidak jauh dari goa bersejarah, yakni Goa Tengkorak. Bagi pecinta caving, Goa Loyang memang salah satu goa yang cukup panjang yang sangat menarik juga untuk ditelusuri. Selain itu melalui Goa Loyang ini kamu juga bisa mencapai Bukit Goa Loyang dengan view yang hampir sama dengan Bukit Sembinai, dengan cara menyusuri tebing berbatu di pinggir Goa Loyang.

Goa Sembinai

Jika Jogja memiliki goa vertikal yakni Goa Jomblang, sementara Kabupaten Paser juga memiliki goa vertikal yakni Goa Sembinai. Meski lubang goa di atasnya tidak sebesar Goa Jomblang yang ada di Jogja, tetapi ketika siang hari siluet sinar sang surya yang masuk goa begitu sempurna. Makanya tak heran begitu banyak wisatawan yang mengambil momen tersebut untuk fotografi ataupun selfie. Goa Sembinai ini memang tergolong goa yang sangat besar, jika dibandingkan dengan Goa Loyang atau Goa Tengkorak. Akan semakin lengkap agenda wisata kamu, maka mampir saja di tempat wisata di Kalimantan Timur ini, Goa Sembinai dan juga Goa Ampartana yang masih di dalam Desa Kasungai, Kecamatan Batu Sopang.

Goa Tengkorak

Sangat menarik memang ketika berwisata di tempat-tempat yang memiliki nilai sejarah tentang peradaban manusia yang dibalut dengan wisata alam. Itulah Goa Tengkorak, salah satu tempat wisata sejarah tentang peradaban Suku Dayak yang menganut Kaharingan. Menurut ceritanya Suku Dayak yang berkeyakinan Kaharingan itu setelah meninggal lebih dari beberapa tahun, sisa mayatnya dibersihkan kemudian dilakukan ritual semacam selamatan kemudian tengkoraknya di taruh di Goa Tengkorak. Untuk goanya sendiri tidak terlalu besar, meski berada di tebing dengan ketinggian 20 meter, tetapi tetap bisa untuk dimasuki beberapa orang. Selain melihat sebauah peradaban masa lalu kamu bisa langsung nyebur di pemandian di bawahnya yang memiliki air yang begitu jernih. tempat wisata di Kalimantan TImur ini berada di Desa Kesungai, Kecamatan Batu Sopang.

Gunung Lumut

Inilah surganya lumut dunia, yakni Gunung Lumut yang berada di dalam wilayah Desa Swan Slutung, Kecamatan Muara Komam. Disebut sebagai surganya lumut karena hampir keseluruhan hutan yang ada di kaki Gunung Lumut ditumbuhi lumut yang cukup tebal. Tak hanya tanah atau bebatuannya saja, bahkan pepohonannya pun juga dipenuhi lumut. Jika berbicara ketinggian, Gunung Lumut memang tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 1200 mdpl saja. tetapi keindahan hayati yang ada di dalamnya benar-benar membuat siapapun akan terpukau melihatnya. Bahkan hulu-hulu sungai yang ada di kaki Gunung Lumut pun juga penuh dengan lumut, maka tak heran suku Dayak Muluy yang mendiami kawasan tersebut menamakannya Gunung Lumut.

Gunung Rambutan

Tempat wisata di Kaltim kali ini memang sangat layak untuk dijadikan sebagai destinasi wisata andalan. Karena di kawasan Gunung Rambutan ini terdapat begitu banyak spot wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi. Mulai dari Air Terjun Rambutan, Goa Tengkorak,  dan beberapa spot wisata lainnya. Dan untuk jaraknya sendiri juga tidak terlalu jauh antar objek wisata satu dengan yang lainnya. Maka tak heran juga Gunung Rambutan ini sering dijadikan sebagai tempat untuk touring, baik komunitas sepeda gunung, hingga komunitas motor. Viewnya pun juga sangat keren, kamu bisa melihat begitu hijaunya alam Kabupaten Paser yang berselimut awan dan juga udara yang begitu sejuk. Secara administratif Gunung Rambutan ini berada di dalam wilayah Kecamatan Batu Sopang.

Jembatan Putri Paser

Suasana yang begitu eksotis nan romantis akan kamu rasakan ketika berada di kawasan Jembatan Putri Paser, terutam di taman pinggir jembatannya. Cahaya lampunnya yang begitu terang semakin membuat suasana yang sangat nyaman ketika bersantai di tamannya. Ketika sore hari pun juga cukup banyak warga lokal yang menghabiskan waktunya di pinggiran Sungai Kandilo, mulai dari berolahraga hingga para pemancing mania yang berjejer di pinggiran Sungai Kandilo. Apalagi ketika malam minggu sudah tiba, akan semakin ramai taman tersebut yang dipenuhi para pengunjung dari berbagai usia.

Kemilau Laut Pondong

Meskipun objek wisata di Kaltimantan Timur ini sudah beberapa tahun yang lalu diresmikan, tetapi hingga kini nyaris tidak pernah sepi akan pengunjung. Apalagi ketika akhir minggu dan musim liburan banyak wisatawan yang berkunjung ke Kemilau Laut Pondong. Tak hanya menikmati panorama indah lautan saja, tetapi juga wisata kuliner yang menyajikan berbagai macam masakan seafood di café-café apung. Dibangunnya jembatan yang menjorok ke tengah semakin memanjakan wisatawan yang ingin merasakan sensasi berada di tengah lautan, dan juga menjadi spot pemancingan wisatawan. Kemilau Laut Pondong ini masih berada di wilayah Kecamatan Kuaro, tepatnya Desa Pondong.

Liang Mangku Langit

Disebut juga dengan Goa Mengangkat Langit ini memang cukup eksotis, karena bentuk goanya yang menjorok ke atas seperti mengangkat langit. Makanya dinamakan sebagai Liang Mangku Langit, yang lokasinya berada di Desa Muara Karo dan di dalam wilayah Kecamatan Muara Komam. Goa ini seakan menjadi dinding alami bagi aliran air Sungai Kandilau yang memiliki air yang sangat jernih, serta alamnya yang sungguh istimewa. Salah satu aktifitas yang cukup menyenangkan adalah berenang, atau bisa juga bersnorkeling di sekitar goa, tetapi tetap harus memikirkan keselamatan. Bahkan di kawasannya Liang Mangku Langit juga sangat cocok untuk berkemah.

Makam Raja-Raja Kesultanan Paser

Kabupaten Paser yang memiliki sejarah peradaban dimulai dari Kerajaan Sandurengas hingga berubah menjadi Kesultanan Sandurengas menyisakan peninggalan yang cukup banyak. Mulai dari Keraton yang berubah menjadi Museum, serta beberapa situs yang menandai berdirinya Kerajaan dan Kesultan Sandurengas, dan juga Makam Raja-Raja Kesultanan Sandurengas. Makam Raja-Raja tersebut kini dijadikan wisata ziarah yang lumayan mendapatkan perhatian dari masyarakat Paser sendiri hingga wisatawan yang datang dari luar Kabupaten Paser. Untuk lokasinya terletak di wilayah Kecamatan Pasir Balengkong.

Masjid Agung Nurul Falah

Tempat peribadahan umat Islam yang berada di pusat Kota Tana Paser ini memang sangat unik dari sisi warna bangunan masjidnya. Warna Masjid Agung Nurul Falah yang didominasi warna ungu ini memang sangat unik, dan memang sangat beda dari warna masjid pada umumnya. Baik eksterior maupun interiornya memadukan warna ungun dengan warna hijau. Maka tak heran jika akhirnya masjid ini dijuluki sebagai Masjid Ungu. Memiliki halaman atau gerbang yang cukup luas, tak jarang wisatawan yang ingin berwisata religi di Masjid Ungu tersebut selalu menyempatkan diri berselfie ria.

Museum Sandurengas

Inilah sisa dari peninggalan Kerajaan Sandurengas yang berdiri pada abad 16 yang dipimpin oleh seorang wanita yang bernama Putri Di Dalem Petung, yang kemudian berubah menjadi Kesultanan Sandurengas. Yang awal beridirnya berada di Desa Lempesu, sedangkan Museum Sandurengas ini adalah kediaman dari Sultan Aji Tenggara yang bertahta pada tahun 1844. Disamping Museum Sandurengas ini juga terdapat Masjid Nurul Ibadah yang akhirnya kedua bangunan tersebut ditetapkan sebagai Cagar Budaya. Di dalam Museum Sandurengas ini juga banyak menyipan benda-benda peninggalan yang masih tampak terawat. Dan lebih hebatnya lagi objek wisata di Kaltim ini ternyata menjadi salah satu objek wisata yang menyumbang PAD tertinggi di Kabupaten Paser. Untuk lokasinya sendiri terletak di wilayah Kecamatan Paser Belengkong.

Pantai Pasir Mayang

Meski Kabupaten Paser di bagian selatan adalah wilayah pesisir namun obyek wisata bahari tidak begitu banyak, atau mungkin belum dieksplorasi secara menyeluruh. Dan salah satu pantai yang menjadi andalan masyarakat Paser adalah Pantai Pasir Mayang. Tempat wisata di Kalimantan Timur ini tergolong cukup ramai dikunjungi wisatawan yang ingin menikmati indahnya pantai. Dan di Pantai Pasir Mayang ini cukup sering digelar event perlombaan seperti balap perahu yang mampu menyedot perhatian berbagai banyak pihak, khususnya para wisatawan karena cukup unik. Pantai Pasir Mayang sendiri terletak di Desa Pasir Mayang, yang masuk di dalam wilayah Kecamatan Tanah Grogot.

Pelabuhan Tanah Merah

Sebenarnya Pelabuhan Tanah Merah ini awalnya bukan sebagai tempat untuk berwisata, tetapi berlabuhnya kapal-kapal nelayan. Namun seiring berjalannya waktu justru semakin terlihat pesona indahnya. Terutama ketika hari mulai senja, temaran sang surya menyiratkan eksotisme yang sungguh luar biasa. Maka tidak heran jika Pelabuhan Tanah Merah ini sekarang menjadi spot selfie kekinian di Kabupaten Paser. Selain itu objek wisata di Kalimantan Timur ini juga menjadi spot pemancing para pemancing mania, sembari menikmati suasana yang begitu hangat ketika senja.

Pemandian Olong Wari

Ingin merasakan sensasi berenang atau berendam di pemandian alam dengan suguhan alamnya yang begitu indah. maka datang saja ke Pemandian Olong Wari yang terletak di Desa Semuntai, Kecamatan Long Ikis, tepatnya di Dusun Perigi. Agar kamu bisa lebih menikmati nyamannya di objek wisata di Kaltim ini, kamu juga bisa membawa perahu karet atau ban pelampung sembari menyusuri aliran sungai kecil yang dihiasi oleh hijaunya pepohonan di pinggirnya. Untuk akses jalannya sendiri juga tidak terlalu berat hanya saja tempatnya agak tersembunyi, maka solusinya kamu bisa bertanya dengan warga desa, agar tidak salah arah.

Pulau Batu Kapal

Lokasi Kabupaten Paser yang berhadapan langsung dengan Selat Makassar ternyata juga memiliki sekitar 6 pulau terluar dan salah satunya adalah Pulau Batu Kapal yang jaraknya cukup dekat dengan Pulau Balabalagan yang secara administratif masuk di wilayah Provinsi Sulawesi Barat. Padahal jika dilihat dari jaraknya pulau yang cukup eksotis tersebut lebih dekat dengan Kabupaten Paser yang hanya membutuhkan waktu penyeberangan sekitar 8 jam. Tetapi jika dari Provinsi Sulawesi Barat sekitar membutuhkan waktu 12 jam. Hanya saja untuk objek wisata di Kalimantan Barat yang satu ini memang masih sangat minim informasinya tentang Pulau Batu Kapal.

Sungai Kasungai

Memang Sungai Kasungai ini melewati beberapa wilayah yang ada di Kabupaten Paser. Tapi jika kamu ingin menikmati jernihnya air Sungai Kasungai dengan panorama alamnya yang begitu indah, maka datang saja di Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang, tepatnya di bawah Bukit Sembinai. Alirannya yang sangat tenang, serta memiliki warna air yang begitu jernih, sangat cocok buat kalian yang hobi banget dengan wisata air. Kamu bisa berenang, berendam, atau bahkan melakukan aktifitas seperti river tubing, sembari menikmati hijaunya alam Desa Batu Kajang.

Tahura Lati Petangis

Pada awalnya Tahura Lati Petangis ini hanyalah daerah gersang yang menyisakan kubangan raksasa sisa pertambangan. Namun dengan berjalannya waktu justru berubah menjadi danau yang dipenuhi pepohonan di pinggirnya. Dan kini menjadi salah satu destinasi wisata keluarga yang sangat menarik. Apalagi dilengkapi berbagai macam wahana air seperti perahu, bebek-bebekan akan semakin memuaskan wisatawan yang berkunjung. Tempat wisata di Kaltim ini juga cukup asri karena proses penanaman ulang beragam jenis tanaman semakin tumbuh dan menghijaukan kawasan Tahura Lati Petangis. Untuk lokasinya terletak di Desa Petangis, yang masih di dalam wilayah Kecamatan Batu Engau.

Taman Alam Lembayung

Lokasinya yang berada di tengah Kecamatan Tanah Grogot memang sangat asyik buat nongkrong. Apalagi ketika sore hari atau di pagi hari cukup ramai dikunjungi wisatawan lokal. Jika sore hari memang banyak pengunjung yang menikmati senja yang terkadang sembari berolahraga. Tempat wisata di Kaltim ini semakin ramai setelah digelarnya event offroad yang cukup mengundang perhatian begitu banyak pihak dan sangat antusias untuk melihatnya.

Taman Putri Shaleha

Tidak perlu bingung mencari tempat nongkrong ketika kamu baru pertama kali menginjakan kaki di pusat Kota Tana Paser. Ada tempat nongkrong yang cukup asyik untuk nongkrong, yakni di Taman Putri Shaleha yang lokasinya tepat di depan Kandilo Plaza. Baik di kala sore hari, maupun malam hari, objek wisata di Kaltim ini emang sangat nyaman untuk sekedar menikmati Kota Tana Paser. Ketika malam hari sudah mulai terlihat eksotisnya Taman Putri Shaleha yang di tengah tamannya terdapat akolam disertai air mancur dengan pencahayaan yang begitu eksotis. Aktifitas selfie menjadi hal yang wajib kamu lakukan ketika berada di Taman Putri Shaleha.

Telaga Air Panas Danum Layong

Seakin semakin melengkapi destinasi wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Paser. Inilah Telaga Air Panas Danum Layong yang memiliki sumber air panas di tengah asrinya alam sekitarnya. Hanya saja agak sedikit disayangkan dengan kondisinya yang kurang begitu terawat. Namun jika kamu suka dunia fotografi, sepertinya bisa kamu jadikan objek fotografi yang cukup keren. Perpaduan air panas serta alam sekitar seperti pepohonan yang begitu hijau serta bebatuan kapun bisa menambahkan kesan yang cukup artistik. Objek wisata di Kaltim ini terletak di Kelurahan Long Kali, Kecamatan Long Kali.

Telaga Ungu

Kabupaten Paser yang menyandang dengan julukan Kabupaten Ungu ternyata tidak hanya didominasi bangunan-bangunan di perkotaannya saja yang berwarna ungu. Akan tetapi juga nama telaga yang ada di tengah kota pun juga bernama Telaga Ungu. Adanya Telaga Ungu yang ada di perkotaan ini memang semakin menambah estetika tata kota Kabupaten Paser. Selain itu Telaga Ungun ini juga sering digelar event perlombaan seperti balap perahu dan event-event lainnya. Dan sudah pasti juga menjadi tempat wisata di Kaltim yang menjadi unggulan Kabupaten Paser. Ketika malam sudah tiba, kamu akan merasakan betapa indahnya Telaga Ungun yang dihiasi oleh warna-warni cahaya lampu.

Wisata Desa Damit

Tempat wisata di Kaltim yang satu ini memang musiman, dan biasanya dijadikan sebagai spot fotografi oleh para penggemar dunia fotografi. Yakni areal persawahan ketika musim tanam padi yang begitu hijau serta cahaya eksotis sang surya ketika senja memberikan sebuah panorama alam pedesaan yang sungguh memukau. Apalagi ada fasilitan semacam jembatan kayu yang melintas di tengah areal persawahan menjadi spot selfie anak-anak muda perkotaan yang datang ke Desa Damit, Kecamatan Pasir Belengkong.

Tempat Wisata di Penajam Paser Utara

Meskipun luas wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara ini tergolong kecil jika dibandingkan Kabupaten lainnya, tetapi bukan berarti potensi yang dimilikinya juga kecil. Seperti potensi akan destinasi wisata juga tidak kalah dengan daerah terdekatnya, seperti dengan Kabupaten Paser dan juga Kabupaten Kutai Kartanegara. Kabupaten yang juga berbatasan dengan Selat Makasar ini juga menyimpan destinasi wisata yang sangat layak untuk dipromosikan. Dan berikut ini tempat wisata di Kalimantan Timur yang berada di dalam wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara.

Air Terjun Danun Sentuyun

Adanya objek wisata di Kaltim ini, semakin memperkuat bahwa Desa Sesulu, Kecamatan Waru ini memang sangat layak untuk menjadi desa wisata. Air Terjun Danum Sentuyun namanya yang berlokasi di tengah kawasan yang masih sangat asri kondisinya. Air terjun ini tidak begitu tinggi hanya kurang dari 5 meter tingginya, namun memiliki debit air yang besar serta kolam yang begitu luas. Selain menjadi sumber air bagi penduduk sekitarnya, Air Terjun Danum Sentuyun ini juga menjadi wisata baru yang banyak diburu wisatawan yang ingin bermain air di kolam alami Air Terjun Danum Sentuyun.

Air Terjun PT. IHM

Semenjak ditemukannya air terjun yang berada di tengah kawasan hutan milik PT. IHM ini memang belum dikasih namanya. Maka akhirnya sebutan Air Terjun PT. IHM semakin melekat hingga saat ini. Meski sama-sama di dalam kawasan hutan konservasi milik PT. IHM tapi tetap saja jauh dengan Air Terjun Tembinus. Sekitarnya sekitar 10 km bahkan lebih dan selain melewati jalan milik perusahaan, kamu juga harus menyibak lebatnya hutan dengan trekking yang cukup sulit dan juga memerlukan pendakian. Namun semua perjuangan itu tak akan sia-sia setelah kamu sampai di objek wisata di Kaltim ini. Air terjun yang begitu indah dengan bebatuan-bebatuan besarnya, serta dikelilingi oleh pepohonan nan hijau, menjadi pemandangan yang begitu istimewa. Jika masih kurang puas, kamu juga bisa nge-camp di kawasan Air Terjun PT. IHM sembari eksplorasi alam yang masih asri.

Air Terjun Rimbawan

Kawasan PT. IHM atau wilayah konservasi hutan kian hari semakin dikenal oleh kalangan traveler. Hal tersebut karena ditemukan cukup banyak destinasi wisata yang begitu indah. seperti Air Terjun Tembinus, Air Terjun PT. IHM, dan yang terakhir yang tak kalah indahnya, yakni Air Terjun Rimbawan. Untuk jaraknya sendiri dari lokasi Air Terjun Tembinus sekitar 1 jam perjalanan, hanya saja tingkat kesulitannya hampir sama menuju ke Air Terjun PT IHM. Objek wisata di Kalimantan Timur ini memang sangat eksotis, mulai dalam kawasannya yang asri, ketinggian air terjun, debit airnya yang cukup besar, dan yang penting adalah kolah airnya yang begitu luar dengan kedalaman yang sedang. Benar-benar spot yang tepat untuk memanjakan diri kamu dengan berendam di kolam alami di tengah hutan belantara.

Air Terjun Tembinus

Siapapun yang melihatnya akan dibuat terpukau oleh keindahan tempat wisata di Kaltim yang satu ini. Air Terjun Tembinus namanya yang berada di tengah hutan konservasi milik perusahan PT. ITCI Hutani Manunggal. Ketinggian air terjun tersebut mungkin lebih dari 20 meter dengan tebingnya yang cukup terjal. Dan uniknya tebingnya memiliki relief alam yang begitu eksotis yang telah berproses ribuan tahun lamanya. Air Terjun Tembinus semakin lengkap dengan adanya kolam alami di bawahnya, dan sudah pasti menjadi spot wisatawan untuk bermainan air. Kondisi alamnya pun masih begitu alami dengan banyak pepohonan yang cukup besar yang berada di kawasan air terjun. Buat kalian yang suka berpetualang sangat cocok juga jika berkemah di areal Air Terjun Tembinus. Untuk lokasinya sendiri terletak di Desa Bumi Harapan, Kecamatan Sepaku.

Bukit Silkar

Trend selfie para traveler saat ini sangatlah beragam, bahkan padang rumput ilalang pun saat ini juga bisa menjadi spot selfie yang sangat keren. Tak hanya sekedar selfie saja, tetapi juga cukup romantis buat kalian yang ingin photo pre wed dengan konsep nature. Di Kabupaten Penajam Paser Utara ternyata juga memiliki bukit nan hijau, yakni Bukit SIlkar yang berlokasi di daerah Girimukti yang masih di dalam wilayah Kecamatan Penajam. Bukit yang sangat mirip dengan Bukit Teletubies ini memang cukup pas jika kamu jadikan sebagai tempat untuk bersantai menikmati hijaunya padang rumput dan eksotisme senja di sore hari.

Goa Bensiang Putra

Bagi para petualang atau traveler yang suka banget dengan aktifitas caving, bakalan dimanjakan ketika mengunjungi Goa Bensiang Putra yang berada di Desa Sesulu, Kecamatan Waru. Konon kabarnya pernah dilakukan beberapa kali ekspedisi dan melakukan penelusuran di dalam goa tersebut, namun tidak pernah menemukan ujung dari Goa Bensiang Putra. Padahal tim ekspedisi sudah melakukan perjalanan berjam-jam lamanya. Kamu akan disuguhi relief perut bumi yang begitu indah, seperti stalagmit dan stalagtit pun terpajang indah di dalamnya. belum lagi ada lobang vertikal yang begitu eksotis ketika sinar matahari mulai masuk ke dalam goa. Dan di dalam Goa Bensiang Putra juga terdapat sungai kecil meski dangkal tetapi airnya sangat jernih sekali.

Goa Gunung Parung

Tak hanya di Desa Sesulu, Kecamatan Waru saja yang banyak ditemukan goa-goa yang eksotis, tetapi di lereng Kecamatan Sepaku, tepatnya di lereng Gunung Parung pun juga terdapat Goa Gunung Parung. Sebenarnya tempat wisata di Kalimantan Barat ini memiliki kolam atau sungai di dalamnya, hanya saja jika kamu ingin menelusuri Goa Gunung Parung harus meminta ijin kepada pihak terkait. Baik itu apartur desa atau PT. IHM. Menurut para traveler yang sudah mengunjungi Goa Gunung Parung, salah satu akses yang cukup mudah adalah melalui Pos Karang Jinawi.

Goa Loteng

Desa Sesulu yang ada di dalam wilayah Kecamatan Waru memang seakan-akan menjadi surganya para pecinta caving. Desa Sesulu memiliki begitu banyak goa dengan keunikannya masing-masing dan hampir ke semuanya bisa ditelusuri dan beberapa goa seperto Goa Besiang konon kabarnya tidak memiliki ujung setelah dilakukan ekspedisi. Goa Loteng ini juga menjadi rumah bagi kelelawar yang memang populasinya paling banyak jika dibandingkan dengan goa-goa lainnya yang ada di Desa Sesulu. Namun agak sayang objek wisata di Kaltim ini berada di kawasan perkebunan kelapa sawit milik perusahaan swasta, yang sebenarnya adanya perkebunan sawit mengurangi keasrian alam dan memiliki dampak lingkungan yang kurang baik.

Goa Prijak

Lokasinya juga tidak begitu jauh dari lokasi Goa Bensiang Putra ataupun Goa Tembolo yang masih sama di dalam wilayah Desa Sesulu Kecamatan Waru. Objek wisata di Kalimantan Timur ini sangat unik, karena didalamnya terdapat aliran sungai yang kualitas airnya begitu jernih sekali. Hampir sama seperti goa lainnya, yang seakan tidak memiliki ujung. Dan sudah pasti Goa Prijak akan menjadi surga bagi para pecinta caving. Seperti pesona indah hiasan perut bumi stalagmit dan stalagtit juga terpelihara oleh alam di dalamnya.

Goa Tembolo

Sepertinya Kabupaten Penajam Paser Utara tak mau kalah dengan Kabupaten Paser yang memiliki cukup banyak destinasi wisata goa. Di Desa Sesulu, Kecamatan Waru memang cukup banyak ditemukan goa yang kemungkinan saja masih ada beberapa goa lagi yang belum ditemukan. Dan salah satunya selain Goa Bensiang yang nyaris tanpa ujung, yakni Goa Tembolo yang juga tak kalah indahnya. Keindahan ukiran alam perut bumi bisa kamu lihat dengan dekat ketika kamu memasuki Goa Tembolo. Hanya saja kamu harus membawa peralatan yang cukup lengkap seperti senter atau peralatan safety lainnya jika ingin menyusuri Goa Tembolo.

Goa Tulo Liang

Objek wisata di Kaltim ini memang sangat cocok buat mengisi ahri libur kamu, karena lokasi Goa Tulo Liang ini berada di dalam Kawasan Konservasi Keanekaragaman Hayati milik PT. STN. Jadi selain kamu bisa menikmati keindahan Goa Tulo Liang yang memiliki begitu banyak hiasan stalagtit dan stalagmit di dalamnya, kamu juga bisa melihat keindahan hutan yang memiliki keanekaragaman ekosistemnya. Untuk masuk ke dalam Goa Tulo Liang ini cukup mudah karena fasilitas seperti tangga dari kayu dibangun di dalamnya, jadi semakin memudahkan wisatawan untuk menelusuri Goa Tulo Liang. Tak jauh dari Goa Tulo Liang juga terdapan Goa Sungai Bawah Tanah, yang sangat eman juga tidak kamu kunjungi. Untuk lokasinya sendiri terletak di Desa Labangka, Kecamatan Babulu.

Gunung Parung

Ingin menikmati indahnya sunrise dan eksotisme sunset di Kabupaten Penajam Paser Utara?? Selain pantai juga ada lho spot yang bagus, yakni di Gunung Parung yang berada di dalam wilayah Kecamatan Sepaku. Tak hanya sunrise dan sunset saja, tetapi kamu juga bisa melihat begitu indahnya hamparan awan nan putih tepat di hadapanmu. Di puncak Gunung Parung inilah kamu bisa melihat hijaunya alam Pedalaman Penajam Paser Utara yang masih begitu asri dengan keragaman ekosistem hutannya. Kamu juga bisa nge-camp di objek wisata di Kaltim ini, dan tentunya membawa peralatan dan bekal yang cukup jika ingin camping di Gunung Parung.

Hutan Mangrove Mentawir

Lokasinya memang cukup jauh jika dari pusat kota Penajam yang membutuhkan waktu setidaknya 3 jam perjalanan darat. Lokasi tepatnya berada di Desa Mentawir yang masih di dalam wilayah Kecamatan Sepaku. Di Hutan Mangrove Mentawir ini kamu bisa melihat keindahan dari hutan bakau yang cukup rapat yang berbalut udara yang cukup sejuk. Kamu juga bisa berkeliling ke dalam hutan mangrove melalui akses jembatan kayu yang dibuat mengelilingi dan juga membelah ke tengah hutan bakau. buat kalian yang memiliki hobi mancing bisa juga merasakan sensasi strike ikan-ikan yang hidup di sela-sela pohon bakau. selain hutan bakau di Desa Mentawir juga terdapat Ladaya yang hampir mirip dengan yang ada di Tenggarong, yang biasanya juga dijadikan sebagai spot selfie oleh para traveler.

Hutan Pinus Sesulu

Tak mau kalah dengan kota-kota besar di Indonesia yang memiliki destinasi wisata hutan pinus, seperti di Bandung, Jogjakarta, dan beberapa kota besar lainnya. Kabupaten Penajam Paser Utara pun juga memiliki hutan pinus, yakni Hutan Pinus Sesulu yang berlokasi di Desa Sesulu, Kecamatan Waru. Meskipun tergolong masih baru dan tingkat kerapatan pohon pinusnya masih kurang, tetapi cukup ramai dikunjungi wisatawan. Bahkan acara-acara anak sekolah seperti kegiatan pramuka pun juga sering di adalah di tempat wisata di Kaltim ini. Dan menariknya lagi di Hutan Pinus Sesulu ini juga ada rumah pohon yang biasanya dijadikan sebagai spot selfie para wisatawan.

Mangrove Kampung Baru

Ingin berwisata di hutan mangrove ketika berada di Kabupaten Penajam Paser Utara? Datang saja di Mangrove Kampung Baru yang masih berada di dalam wilayah Kecamatan Penajam. Suasana yang sangat asri akan benar-benar kamu rasakan ketika berada di objek wisata di Kaltim ini. Tak hanya menyajikan hutan mangrove saja, tetapi kamu bisa melihat fauna langka juga di dalamnya. seperti kawanan bekantan, monyet ekor panjang, serta berbagai jenis burung yang cukup mudah kamu temukan di Mangorve Kampung Baru.

Masjid Agung Al Ikhlas

Buat para traveler yang beragama Islam dan ingin berwisata religi sembari menunaikan ibadahnya bisa mengunjungi Masjid Agung Al Ikhlas yang berada di pusat Kota Penajam. Masjid ini memang memiliki arsitektur yang begitu megah yang didominasi warna hijau serta dihiasi berbagai relief Islam di bagian luarnya. Untuk interior masjidnya sendiri pun juga penuh sentuhan yang Islami, maka tak heran jika Masjid Agung Al Ikhlas ini menjadi tempat untuk event MTQ. Taman masjidnya yang begitu luas juga cukup menarik untuk dinikmati dengan banyaknya pepohonan yang begitu hijau di halamannya.

Pantai Lango

Memang objek wisata di Kalimantan TImur ini tidak begitu terkenal jika dibandingkan dengan Pantai Tanjung Jumlai, tetapi ekosistem di Pantai Lango masih sangat terjaga. Hanya saja itu beberapa tahun yang lalu, seperti kawasan hutan bakau yang dekat dengan Pantai Lango dibabat yang konon kabarnya akan digunakan untuk dermaga kapal batubara. Tapi pesona akan eksotisme Pantai Lango ini tetap masih bertahan. Buat kalian pengagum suasana senja serta suguhan pesona alam sunset di Pantai Lango sangat indah. Setidaknya kamu bisa jeprat-jepret foto selfie di kawasan Pantai Lango. Untuk lokasinya sendiri terletak di Kampung Lango yang masih di dalam wilayah Kecamatan Penajam.

Pantai Sipakario

Ingin menikmati eksotisnya sunset serta kemegahan Kota Balikpapan? Maka kamu harus datang ke Pantai Sipakario. Tidak heran juga jika sore hari biasanya Pantai Sipakario ini banyak dikunjungi wisatawan lokal, selain menikmati indahnya sunset, wisatawan juga bisa merasakan segarnya es kelapa muda yang banyak dijajakan di pinggirna pantai. Hamparan pasir pantainya pun juga cukup luas, yang semakin membuat leluasa wisatawan yang ingin melakukan berbagai macam aktifitas di pinggiran pantainya. Objek wisata di Kalimantan Timur ini letaknya di Kelurahan Nipah-Nipah dan masih di dalam wilayah Kecamatan Penajam.

Pantai Tanjung Jumlai

Inilah destinasi wisata andalan yang dimiliki oleh Kabupaten Penajam Paser Utara, yakni Pantai Tanjung Jumlai. Memiliki hamparan pasir pantai yang begitu luas dengan dihiasi pepohonan kelapa yang ada di pinggirnya. Serta memiliki kualitas pasir kwarsa yang membuat dasar pantainya terlihat ditambah dengan kejernihan air lautnya. Fasilitas yang cukup mumpuni seperti adanya jembatan dermaga yang menjorok ke tengah pantai, benar-benar wisatawan akan dimanjakan di tempat wisata di Kaltim yang satu ini. Bahkan pesonanya pun tetap terlihat ketika malam hari dengan pencahayan lampu dari dermaga yang semakin membuat suasana semakin romantis. Lokasinya sendiri terletak di wilayah Kecamatan Penajam, tepatnya berada di beberapa kelurahan, seperti Kelurahan Saloloang, Keluarahan Kampung Baru, dan Kelurahan Tanjung Tengah.

Pulau Gusung

Tak mau kalah dengan Kabupaten Berau yang juga memiliki Pulau Gusung yang berada di kawasan Kepulauan Derawan. Kabupaten Penajam Paser Utara pun juga memiliki Pulau Gusung atau pulau pasir putih, yang muncul ketika air lautnya surut. Biasanya Pulau Gusung ini juga dijadikan salah satu spot fotografi, buat kalian yang ingin berfoto underwater bisa juga mengunjungi tempat wisata di Kalimantan Timur ini. Buat yang hobi snorkeling, Pulau Gusung juga menawarkan pesona bawah lautnya yang cukup memukau, terumbu karang serta berbagai biota lautnya pun begitu mempesona. Pulau Gusung cukup sering dikunjungi wisatawan yang biasanya mampir sebelum meneruskan petualangan wisata baharinya ke Pulau Balabalagan.

Sungai Sesumpu

Jika kamu melewati jalan raya dengan panorama Sungai Sesumpu mungkin akan terlihat biasa seperti layaknya sungai pada umumnya. Namun jika kamu mencoba masuk dan menyusuri Sungai Sesumpu, maka akan terlihat letak keindahannya. Waktu senja memang menjadi waktu yang tepat untuk menikmati keindahan Sungai Sesumpu yang banyak dihiasi pepohonan mangrove di pinggir sungainya. Temaram sinar sang surya yang mulai tenggelam semakin menambahkan kesan eksotisme Sungai Sesumpu. Objek wisata di Kaltim ini juga sangat cocok buat kalian yang ingin berburu ikan tawar yang berukuran lumayan besar. dan memang cukup banyak para pemancing mania yang memancing di Sungai Sesumpu. Untuk lokasinya sendiri terletak di Desa Sesumpu, Kecamatan Penajam.

Taman Bunga Rozeline

Sepertinya tidak perlu bingung lagi sekarang jika kamu ingin mencari tempat wisata yang tepat untuk wisata keluarga di Kabupaten Penajam Paser Utara. Taman Bunga Rozeline namanya yang berlokasi di Kelurahan Nipah, Kecamatan Penajam. Tempat wisata di Kaltim ini memang tergolong cukup lengkap untuk ukuran taman yang berada tak jauh dari pusat kota. Banyaknya pepohonan yang begitu hijau, fasilitas untuk wisatawan seperti gazebo dan juga tempat bermain anak-anak, dan juga dihiasi dengan adanya telaga lengkap dengan jembatannya. Selain menjadi tempat wisata keluarga, ternyata Taman Bunga Rozeline ini juga menjadi spot fotografi dan tentu saja selfie.

Taman Wisata Penangkaran Rusa

Ingin berwisata keluarga di Kabupaten Penajam Paser Utara tetapi selain wisata pantai?? Pasti ada, yakni di Taman Wisata Penangkaran Rusa yang berada di Desa Api-Api Kecamatan Waru. Untuk jaraknya sendiri dari pusat Kota Penajam kurang lebih 33 km yang bisa diakses dengan menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat. Tempat wisata di Kaltim ini memang sangat unik, penangkaran rusa jenis sambar dan beberapa jenis lainnya ini selain untuk melestarikan satwa liar rusa, juga ditujukan untuk industri. Menariknya lagi wisatawan bisa melakukan kontak langsung sama rusa-rusa yang ada di penangkaran, seperti memberinya makan atau hanya sekedar memegangnya. Sudah pasti tempat wisata yang satu ini tidak hanya untuk anak-anak saja akan tetapi orang dewasa pun juga tetap menikmatinya, apalagi didukung dengan kawasannya yang masih asri.

Waduk Sesulu

Desa Sesulu yang berada di dalam wilayah Kecamatan Waru memang sangat berpotensi untuk menjadi desa wisata yang ada di Kabupaten Penajam Paser Utara. Hal tersebut dikarena cukup banyak ditemukan objek wisata potensial yang ada di Desa Sesulu. Selain Hutan Pinus Sesulu, Air Terjun Danum Sentuyun, beberapa wisata goa, dan ada juga Waduk Sesulu. Mungkin sekilas hampir sama seperti waduk pada umumnya, hanya saja adanya fasilitas jembatan yang mengitari Waduk Sesulu inilah yang biasanya dijadikan spot fotografi bagi para pengunjung. Selain itu Waduk Sesulu ini juga menjadi spot pemancing bagi para pemancing mania yang ingin merasakan sensasi strike ikan tawar Waduk Sesulu.

Tempat Wisata di Balikpapan

Meskipun Kota Balikpapan bukanlah sebagai Ibukota Provinsi Kalimantan Timur, tetapi kemegahan kotanya tak kalah dengan Kota Samarinda. Belum lagi tingginya biaya hidup di Kota Balikpapan yang menurut survey menjadi Kota di Indonesia dengan biaya hidup paling mahal. Mungkin sangat wajar karena kota yang dijuluki sebagai kota minyak ini memang sangat kaya akan sumber daya alamnya. Tak hanya minyak dan sektor pertambangan saja, tetapi juga destinasi wisata juga tersebar di berbaga wilayah Kota Balikpapan. Dan berikut ini tempat wisata di Kalimantan Timur yang berada di Kota Balikpapan.

Angkasa Air Softgun Area

Salah satu wisata olahraga yang sangat menarik buat para pecinta air softgun di Kota Balikpapan, yakni Angka Air Softgun Area. A3 yang dimiliki oleh Yayasan TNI AU ini berlokasi di Kompleks TNI AU, Sepinggan. Memiliki lahan seluas 8000 meter persegi dengan area indoor maupun outdoor akan memanjakan para pecinta Air Softgun. Dan untuk biayanya sendiri tergolong cukup murah, kamu hanya merogoh kocek Rp. 100.000 untuk bisa bermain Air Softgun selama 2 jam, dan juga ada pilihan paket hemat. Menariknya lagi di areal tersebut juga dilengkapi dengan hutan, serta pantai, dan juga bangunan menjadi semakin menantang untuk saling beradu strategi.

Balikpapan Islamic Center

Mungkin mayoritas umat Muslim akan mengetahui dari arsitektural dari Balikpapan Islamic Center atau Masjid Madinatul Iman ini. Iya pasti akan mengira Masjid Nabawi yang ada di Arab Saudi, karena memang arsitektur masjidnya hampir mirip dengan Masjid Nabawi. Selain digunakan sebagai tempat peribadahan bagi umat Muslim ini juga menjadi pusat studi agama Islam yang ada di Kota Balikpapan. Dan sudah pasti wisata religi ke Balikpapan Islamic Center juga menjadi salah satu agenda sebagian umat Muslim yang ada di Balikpapan maupun dari luar Balikpapan. Untuk lokasinya berada di Kelurahan Gunung Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan.

Bukit Alpha

Ternyata Kota Balikpapan tak mau kalah dengan Kabupaten atau Kota lainnya yang ada di Provinsi Kalimantan Timur yang memiliki bukit hijau atau dikenal dengan sebutan Bukit Teletubies. Bukit Alpha namanya yang ada di Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur. Bukit yang penuh dengan rerumputan nan hijau serta berselimut udara yang sejuk ini memang menjadi salah satu tempat wisata kekinian di Balikpapan. Namun banyak pihak yang menyayangkan, bahwa objek wisata di Kaltim ini kini sudah tergerus dengan banyaknya pembangunan perumahan. Bahkan bukit yang tertinggi pun juga sudah mulai hilang yang konon katanya kawasan tersebut akan dijadikan perumahan.

Caribbean Island Waterpark

Ingin berwisata keluarga di Kota Balikpapan, salah satu destinasi yang tepat adalah Caribbean Island Waterpark. Tempa twisata di Kaltim ini memang sangat keren, memiliki begitu banyak waha air. Mulai dari kolam renang yang terbagi dua untuk anak-anak dan orang dewasa, dan juga seluncuran yang juga dikhususkan untuk dewasa dan juga untuk anak-anak. Dan masih banyak wahana lainnya yang akan memanjakan anak-anak dan orang dewasa. Di dalamnya pun juga dilengkapi beberapa gazebo untuk bersantai bagi para pengunjung. Untuk lokasinya sendiri terletak di kawasan Balikpapan Regency.

Danau Cermin Lamaru

Mungkin akan banyak para traveler yang mengira Danau Cermin Lamaru ini adalah Danau Cermin yang ada di Kabupaten Berau. Padahal Danau Cermin Lamaru ini terletak di Kelurahan Lamuru, Kecamatan Balikpapan Timur. Dijuluki dengan Danau Cermin Lamaru karena memiliki air yang juga jernih dan berwarna hijau, sekilas mirip dengan Danau Labuan Cermin. Padahal awalnya dulu hanyalah sebagai tempat untuk lapangan tembak, karena curah hujan yang tinggi serta menjadi tempat aliran air, akhirnya jadilah Danau Cermin Lamaru. Sangat menarik memang objek wisata di Kalimantan TImur ini, yang biasanya digunakan sebagai spot fotografi dengan mengambil background danaunya. 

Dome Balikpapan

Objek wisata di Kalimantan Timur ini memang bisa menjadi destinasi wisata minat khusus, terutama bagi yang menyukai dunia arsitektural bangunan. Sport and Convention Center Balikpapan ini memang memiliki arsitektur yang cukup unik, tak hanya di bagian eksteriornya saja yang dilengkapi taman air tepat di depan pintu gerbangnya. Akan tetapi interiornya pun juga sangat indah, yang biasanya digunakan sebagai tempat pertemuan atau perhelatan acara olahraga. Dengan keindahan arsitekturalnya, tak jarang juga jika Dome Balikpapan ini dijadikan sebagai spot fotografi dengan mengambil Dome Balikpapan sebagai objeknya.

Gunung Dubs

Meski banyak sekali cerita yang beredar tentang kisah misteri di Gunung Dubs dan juga rumah hantu di kawasan Gunung Dubs, tetapi tetap saja ramai akan pengunjung. Konon kabarnya ada seorang suster yang bernama Suster Maria yang menjadi penghuni dari Gunung Dubs. Terlepas dari cerita mistis tersebut, tempat wisata di Kaltim ini memang sungguh mempesona. Berselimut udara yang cukup sejuk, hamparan rerumputan yang begitu hijau, serta panorama birunya lautan menjadi sajian yang istimewa. Lokasi Gunung Dubs, terletak di Kelurahan Prapatan yang masih di dalam wilayah Kecamatan Balikpapan Selatan.

Hutan Lindung Sungai Wain

Kamu akan merasakan sensasi berpetualang yang cukup menantang ketika menelusuri di kedalaman Hutan Lindung Sungai Wain. Tak hanya sajian beragamnya flora di dalamnya, bahkan berbagai jenis fauna pun juga bakal kamu temui di dalamnya, seperti orang utan, berbagai jenis burung banyak hidup di dalam Hutan Lindung Sungai Wain. Dan menariknya lagi tempat wisata di Kaltim ini juga terdapat sungai yang cukup besar, yakni Sungai Wain. Kamu bisa menelusurinya dengan menggunakan perahu ke dalam hutan. Hutan Lindung Sungai Wain ini juga menjadi surga bagi para pemancing mania, tak hanya ikan saja ternyata, tetapi juga kepiting bakau pun juga banyak di Hutan Lindung Sungai Wain. Secara administratif Hutan Lindung Sungai Wain berada di Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara.

Jembatan Ulin Kariangau

Satu lagi destinasi wisata yang tak jauh dari pusat Kota Balikpapan, yang bisa kamu tempuh hanya beberapa menit saja, yakni Jembatan Ulin Kariangau. Objek wisata di Kalimantan Timur ini memang cukup unik, karena Jembatan Ulin Kariangau ini memiliki panjang sekitar 800 meter dengan lebar 2 meter. Dan semua konstruksinya dibuat menggunakan kayu ulin, yang memang sangat terkenal dengan kekuatan dan juga keawetannya. Tidak sekedar memandang hijaunya hutan bakau di pinggiran jembatan saja, tetapi suguhan panorama lautan serta lalu lintas kapal-kapal besar menjadi pemandangan yang tidak biasa. Jembatan Ulin Kariangau yang berada di Kelurahan Kariangau ini juga menjadi spot memancing yang biasanya ketika sore hari banyak sekalai warga yang berjajar di pinggiran jembatan.

Kampung Atas Air

Kota Balikpapan memang sangat pantas jika dijuluki sebagai Kota Impian atau Kota Metropolitan, hal tersebut bisa dilihat dari perkampungan yang ada di wilayah pesisirnya. Dulu Kampung Atas Air bisa dibilang sebagai kampung yang sangat kumuh, begitu banyak sampah yang dibuang sembarangan. Namun kini Kampung Atas Air telah berubah menjadi Kampung Wisata yang ada di Kota Balikpapan. Wisatawan bisa melihat eksotisme Kampung Atas Air dengan keramah tamahan warganya, dan juga berwisata kuliner. Berbagai masakan pun juga disajikan di Kampung Atas Air. Di objek wisata di Kaltim ini wisatawan pun bisa bersantai di gazebo-gazebo sembari menikmati sajian kuliner khas Kampung Atas Air.

Kawasan Wisata Pendidikan Lingkungan Hidup

Lebih seringnya disingkat KWPLH ini memang menjadi tempat untuk konservasi dan penelitian beruang madu. Di kawasan yang memiliki luas 1,5 hektar ini dihuni oleh beberapa beruang madu yang memang kebanyakan hasil dari tangkapan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dan pada akhirnya beruang madu tersebut dilatih kembali dan dikembalikan seperti di habitat aslinya. Untuk masuk ke tempat wisata di Kalimantan Timur ini, wisatawan tidak dipungut biaya sepersen pun, dan bisa melihat lebih dekat lagi bagaimana beruang madu ketika berada di habitatnya. Kondisi lingkungannya pun juga sangat mirip sekali dengan hutan belantara, dan kamu akan terasa berpetualang di tengah-tengah hutan. Lokasinya sendiri terletak di Jalan Raya Balikpapan – Samarinda Km. 23.

Kebun Raya Balikpapan

Buat kalian yang suka banget dengan suasana berada di dalam hutan, bisa mencoba untuk mengunjungi Kebun Raya Balikpapan. Di objek wisata di Kaltim ini kamu tak hanya sekedar menikmati panorama hutan lindung dengan pemandangan pepohonan yang menjulang tinggi ke angkasa saja, tetapi kamu juga bisa mengenali berbaga macam jenis tanamanan. Setidaknya ada ratusan hingga ribuan jenis tanaman yang ada di Kebun Raya Balikpapan. Dan beberapa di antara jenis tanaman buah-buahan khas Kalimantan dan juga flora langka seperti kantung semar dan berbagai jenis anggrek. Untuk lokasi Kebun Raya Balikpapan ini terletak di Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara.

Kilang Minyak Balikpapan

Mungkin bagi warga Kota Balikpapan pemandangan akan Kilang Minyak Balikpapan akan terlihat biasa saja, tetapi akan sangat berbeda bagi wisatawan yang datang dari luar Kota Balikpapan. Kamu bisa melihat keindahan pijar lampu Kilang Minyak milik PT. Pertamina dari kawasan Meriam Jepang atau di Asrama Bukit. Pijar lampu yang begitu terang bak gemerlapnya pusat perkotaan. Bahkan birunya laut pun juga sangat jelas terlihat ketika hari mulai senja yang berpadu dengan indahnya pijar lampu dari Kilang Minyak milik PT. Pertamina. Sekedar informasi saja, bahwa Kilang Minyak Pertamina di Balikpapan ini mampu menyuplai sekitar 26% dari total kebutuhan BBM yang ada di Indonesia.

Mahavira Buddhamanggala

Disebut-sebut sebagai candi Budha modern terbesar yang ada di Indonesia, inilah Mahavira Buddhamanggala. Candi Budha ini memang terlihat begitu megahnya yang berdiri di atas lahan seluas sekitar 2 hektar. Tak hanya candi saja ternyata, tetapi juga ada patung Budha tidur, seperti patung Sleeping Budha yang ada di Thailand. Hanya saja untuk mengunjungi tempat wisata di Kalimantan Timur ini kamu harus menaati beberapa peraturan yang berlaku. Seperti tidak boleh memetik buah yang ada di kawasan Mahavira Buddhamanggala, tidak membuat gaduh, menjaga kebersihan, dan masih banyak lagi peraturan lainnya yang harus ditaati oleh setiap wisatawan. Lokasi Mahavira Buddhamanggala ini berada di kawasan Jalan M.T Haryono, Kecamatan Balikpapan Selatan.

Mangrove Center

Bakalan rugi jika kamu mengunjungi Kota Balikpapan tanpa mengunjungi Mangrove Center yang berada di Kelurahan Graha Indah, Kecamatan Balikpapan Utara. Hampir memiliki luas sekitar 150 hektar ini sekarang menjadi hutan mangrove yang dulunya hanyalah kawasan rawa. Menariknya jika kamu berkunjung di objek wisata di Kaltim ini kamu bisa menyewa perahu dan berkeliling di kedalaman Mangrove Center. Selain melihat hijaunya hutan bakau kamu juga bisa melihat fauna langka seperti bekantan, ikan pesut, dan juga berbagai jenis burung yang memang menjadi penghuni Mangrove Center. Para pemancing mania pun juga bakal dapat tempat di Mangrove Center, dengan mencoba merasakan sensasi strike ikan yang ada di dalam perairan Mangrove Center.

Mangrove Pendopo Teritip

Inilah yang membuat Mangrove Pendopo Teritip terlihat begitu sempurna, karena berhadapan langsung dengan pantai. Selain kamu bisa menikmati keasrian hutan mangrove kamu juga bisa menikmati panorama pantai. Lokasinya yang bersebelahan dengan Pantai Teritip atau Pantai Lamaru yang semakin hari membuat Mangrove Pendopo Teritip ini semakin ramai disambangi para pengunjung. Tempat wisata di Kaltim ini juga dilengkapi dengan jembatan kayu yang berada di tengah-tengah hutan mangrove. Tak jarang juga banyak wisatawan yang hingga malam berada di pinggiran hutan mangrove sembari menikmati kilaunya sinar bintang. Lokasinya terletak di Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur.

Meriam Jepang

Kota Balikpapan ternyata menjadi salah satu bagian dari Perang Dunia II, dimana banyak peperangan yang terjadi di Kota Balikpapan dulunya. Tak hanya dari pihak Jepang saja yang gugur di medan peperangan, tapi juga Belanda, Australia, dan juga warga Indonesia. Salah satu peninggalan bekas Perang Dunia II adalah Meriam Jepang yang hingga kini masih berdiri kokoh. Inilah sisa dari persenjataan Jepang yang kini telah menjadi cagar budaya. Duunya meriam ini digunakan untuk menembaki kapal-kapal sekutu atau kapal kargo Belanda. Dan untuk lokasi objek wisata di Kalimantan TImur ini terletak di Kampung Baru Ilir, Kecamatan Balikpapan Barat.

Monumen Jepang

Masih di dalam wilayah Kecamatan Balikpapan Timur, tepatnya di Kelurahan Lamaru dan tidak jauh dari Pantai Lamaru berdirilah Monumen Jepang yang sudah menjadi cagar budaya Kota Balikpapan. Monumen Jepang ini dibangun oleh pihak Jepang untuk mengenang para tentara Jepang yang gugur di Kota Balikpapan ketika Perang Dunia II. Jadi di objek wisata di Kaltim ini terdapat kuburan para tentara jepang yang gugur dalam peperangan ketika itu. Monumen yang bertuliskan huruf Kanji tersebut juga ada gazebo yang biasanya digunakan untuk tempat bersantai wisatawan setelah berkeliling di kawasan Monumen Jepang.

Monumen Perjuangan Rakyat

Ada dua kisah yang mendasari dibangunnya Monumen Perjuangan Rakyat yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudriman, Balikpapan Selatan, tepatnya di Kelurahan Klandasan Ulu. Kisah pertama adalah pertentangan masyarakat Balikpapan ketika kedatangan tentara Belanda di Pantai Klandasan Ilir. Yang akhirnya banyak korban berjatuhan dari kedua pihak. Dan yang kedua adalah peperangan antara tentara Jepang dengan tentara Belanda dalam perebutan Sumur Mathilda. Dibangunnya Monumen Perjuangan Rakyat ini memang secara tidak langsung agar para generasi selanjutnya mengenang para pejuang kemerdekaan dalam memperjuangkan kemerdekaan dan menentang adanya kolonialisme.

Museum Tanjungpura

Sangat menarik memang ketika kita mengunjungi museum, seakan-akan kita dibawa ke jaman dulu yang mencerita berbagai kisah yang berhubungan dengan berbagai koleksi di dalam museum. Di Kota Balikpapan terdapat Museum Tanjungpura yang memiliki berbagai macam koleksi persenjatan yang digunakan ketika era Perang Duni II. Berdirinya Museum Tanjungpura ini selain menjadi tempat wisata di Kalimantan Timur juga bisa menjadi objek wisata edukasi bagi siswa agar lebih mengenal sejarah tempo dulu. Untuk lokasinya sendiri terletak di Kampung Baru, Kecamatan Balikpapan Barat.

Pantai Ambalat

Sebenarnya lokasi Pantai Ambalat ini berada tepat di perbatasan antara Kota Balikpapan dengan Kabupaten Kutai Kartanegara. Dan secara administratif Pantai Ambalat masuk di dalam wilayah Kecamatan Samboja, tepatnya di Kelurahan Amborawang Laut. Objek wisata di Kaltim ini tak hanya menyajikan indahnya pantai saja, bahkan kamu juga bisa menyusuri rapatnya hutan mangrove yang ada di pinggir pantainya. Pantai yang memiliki hamparan pasir putih bak lapangan luasnya ini memang semakin memanjakan wisatawan yang ingin melakukan aktifitas apapun di pantai. Wahana permainan air pun juga cukup lengkap, seperti pelampung yang bisa digunakan untuk bermainan air di pinggir pantai. Kamu juga bisa menikmati panorama Pantai Ambalat tanpa takut kepanasan, karena di pinggir pantainya banyak berjajar pohon cemara yang menjadi payung alami bagi wisatawan.

Pantai Auri

Masih belum begitu banyak traveler yang tahu akan dimana lokasi Pantai Auri yang menyajikan pesona pantai serta dermaganya yang begitu eksotis. Lokasinya tidak jauh dengan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman yang berada di Kelurahan Sepinggan, Kecamatan Balikpapan Selatan. Jika kamu ingin menikmati indahnya panorama dikala senja, maka jawabannya adalah Pantai Auri. Objek wisata di Kaltim ini memang memiliki spot yang istimewa untuk menikmati indahnya panorama senja. Tepatnya di dermaga atau jembatan kayu yang menjorok ke tengah pantai. Pantai Auri juga biasanya menjadi spot fotografi dan juga selfie dengan mengambil indahnya pantai.

Pantai Banua Parta

Lokasinya tidak begitu jauh dari Pantai Kemala yang hanya beberapa menit saja sudah sampai, yang berada di dalam wilayah Kelurahan Prapatan. Pantai yang juga dijuluki sebagai Pantai Batu atau Pantai Berbatu ini memang sangat eksotis. meski tidak memiliki hamparan pasir pantai yang begitu luas seperti pantai lainnya, tetapi Pantai Banua Parta ini memiliki keunikannya tersendiri. Bahkan banyak warga yang menyebut sebagai Tanah Lotnya Balikpapan. Pantai yang penuh akan bebatuan karang ini memang sering dijadikan sebagai spot pemancingan yang memang cukup banyak ikan-ikan karang yang berukuran lumayan besar. Objek wisata di Kalimantan Timur ini memang salah satu destinasi wajib yang harus kamu kunjungi ketika kamu berada di Kota Balikpapan.

Pantai Kemala

Sepertinya tak usah pergi jauh-jauh ke Bali jika hanya ingin menikmati keindahan pantai serta menikmati sunset sembari bersantai menikmati sajian khas Kota Balikpapan. Pantai Kemala atau biasa disebut Pantai Polda ini sangat mirip dengan Pantai Jimbaran di Bali. Kamu bisa menikmati keindahan panorama pantai dan menyantap sajian khas di pinggiran pantai. Tempat wisata di Kalimantan Selatan ini memang sangat bersih dengan pasir pantainya yang putih serta beberapa fasilitas yang memadai, tak heran jika sering dipenuhi wisatawan. Apalagi lokasinya juga berada di dekat pusat Kota Balikpapan, tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan Kota.

Pantai Kilang Mandiri

Tempat wisata di Kaltim yang satu ini sepertinya sangat layak untuk disejajarkan dengan pantai-pantai indah yang ada di Indonesia. Pantai Kilang Mandiri namnya yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Balikpapan Timur. Hamparan pasir pantai yang begitu luas, birunya air laut, fasilitas wahana air yang memadai, serta adanya gazebo yang berjajar di pinggiran pantai semakin menambah pesona Pantai Kilang Mandiri. Lokasinya yang cukup berdekatan dengan Lapangan Merdeka ini memang nyaris tidak pernah sepi akan pengunjung. Kamu bisa bersantai di pinggiran pantai sembari menikmati berbagai macam sajian yang disajikan di resto-resto yang ada di pinggiran pantai.

Pantai Lamaru

Lokasinya tak begitu jauh dari Pantai Manggar Segarasari, yang masih di dalam wilayah Kecamatan Balikpapan Timur, tepatnya di Kelurahan Lamaru. Tempat wisata di Kaltim ini memang sangat nyaman, selain kondisinya yang sangat bersih begitu banyak pepohonan pinus yang berdiri di pinggiran pantainya. Jika kamu agak terlalu takut kepanasan berada di pantai, kamu bisa bersantai di atas hammock di bawah pepohonan pinus sembari menikmati indahnya Pantai Lamaru. Atau kamu juga bisa menikmati berbagai macam wahana air, seperti banan boat untuk mencoba menguji adrenalin kamu.

Pantai Manggar Segarasari

Inilah salah satu destinais wisata bahari yang menjadi andalan Kota Balikpapan, yakni Pantai Manggar Segarasari. Berlokasi di Kelurahan Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur yang hanya sekitar 20 menit saja waktu tempuh dari pusat Kota Balikpapan. Bisa dikatakan tempat wisata di Kalimantan Timur ini memang surganya bagi para pecinta wisata bahari. Tak hanya pantai berpasir putih dan birunya ombak saja, tetapi pepohonan pinus yang ada di pinggir pantainya juga sangat rapat, serta berbagai macam wahana airnya sangat lengkap. Mulai dari pelampung, perahu karet, hingga banana boat juga banyak disewakan di Pantai Manggar Segarasari.

Pantai Melawai

Ingin menikmati indahnya sunset ketika berada di Kota Balikpapan?? Maka Pantai Melawai lah spot yang tepat untuk menikmati eksotisnya sunset. Di Pantai Melawai ini juga terdapat café atau resto yang menjajakan beraneka masakan khas yang benar-benar menggugah selera. Kamu bisa menikmati indahnya sunset sembari meminum kopi hangat atau makan makanan khas Kota Balikpapan di pinggir pantai. Objek wisata di Kaltim ini tak hanya rama ketika senja saja, tetapi hingga malam hari pun tetap ramai. Jadi tidak usah kawatir lagi jika kamu ingin mencari tempat nongkrong di Kota Balikpapan. Untuk lokasinya terletak di Jalan Pelabuhan Semayang, Prapatan, Balikpapan Kota.

Pantai Stal Kuda

Tempat wisata di Kalimantan Timur yang satu ini memang ibarat surga bagi para pemancing mania, karena di Pantai Stal Kuda ini ada batu pemecah ombah yang agak menjorok ke tengah. Sudah pasti ketika senja atai pagi hari sering dijumpai para pemancing yang ingin mencoba sensasi strike ikan-ikan besar. Meski tidak seterkenal pantai-pantai lainnya yang ada di Balikpapan, Pantai Stal Kuda ini juga memiliki panorama yang cukup memukau. Buat kalian yang menyukai dunia fotografi, sepertinya cukup banyak spot untuk hunfot di sekitaran Pantai Stal Kuda.

Penangkaran Buaya

Bagi para pecinta hewan reptile, inilah surga buat kalian, yakni Penangkaran Buaya yang berlokasi di Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur. Penangkaran Buaya ini dibangun para tahun 1993 selain menjadi tempat konservasi, Penangkaran Buaya Teritip ini juga untuk memenuhi kebutuhan industri, baik industri farmasi, fashion, bahkan hingga kuliner. Buat kalian pecinta kuliner ekstrim, kamu bisa datang ke Penangkaran Buaya ketika akhir minggu dan merasakan kelezatan sate buaya. Kalau tidak salah hanya sekali dalam seminggu, Penangkaran Buaya ini menjual berbagai macam makanan olahan mulai dari sate buaya hingga kulit buaya.

Ruko Bandar

Berwisata di salah satu kota jika hanya mengunjungi tempat-tempat indahnya saja sepertinya masih kurang lengkap tanpa mencicipi masakan khas kota tersebut. Jika kamu berada di Kota Balikpapan maka wajib hukumnya mampir ke Ruko Bandar. Yakni kawasan wisata kuliner dan juga café yang ada di Jalan Jenderal Sudirman. Lokasinya cukup keren dan bakal membuat kamu merasa nyaman, tak hanya mencicipi masakan khasnya saja tetapi kamu juga disuguhi panorama pantai. Wisata kuliner di Ruko Bandar ini juga tergolong sangat murah untuk masakan seafood yang biasanya sangat mahal jika sudah berada di restoran. Tapi di Ruko Bandar sepertinya tak akan menghabiskan isi dompetmu.

Situs Bunker Jepang

Berwisata sejarah memang cukup menyenangkan, setidaknya kita bisa lebih mengenal sejarah akan masa lalu. Salah satu tempat yang memiliki sejarah tentang Perang Dunia II di Kota Balikpapan adalah Situs Bunker Jepang. Adanya tempat wisata di Kalimantan Timur ini seakan melengkapi beberapa peninggalan tentara Jepang, selain Meriam Jepang dan juga Monumen Jepang. Situs Bunker Jepang memang kondisinya agak kurang terawat karena banyak ditumbuhi semak belukar, padahal ini termasuk cagar budaya yang dimiliki Kota Balikpapan. Untuk lokasinya sendiri terletak di Kompleks TNI di wilayah Manggar, Kecamatan Balikpapan Timur.

Sumur Minyak Mathilda

Inilah cikal bakal dari Kota Balikpapan akan julukannya sebagai Kota Minyak. Pertama kali ditemukan Sumur MInyak Mathilda ini pada 10 Februari 1897, yang akhirnya dijadikan sebagai hari jadi Kota Balikpapan. Pertama kali ditemukan oleh J.H Menten dari perusahaan miga Mathilda dan Mr. Adam. Ketika itu SUmur Minyak Mathilda memiliki kedalaman sekitar 222 meter yang mampu memproduksi 184 barel. Namun ketika Perang Dunia II pecah, maka Sumur Minyak Mathilda ini menjadi rebutan antara tentara Jepang dengan pihak sekutu atau Belanda. Namun sayang, kawasan SUmur Minyak Mathilda ini ditutup oleh umum, jadi hanya orang yang berkepentingan saja yang bisa melihat lebihd ekat sumur bersejarah ini.

Taman Agrowisata Km. 23

Memiliki luas lahan sekitar 100 hektar, Taman Agrowisata KM. 23 ini menjadi pilihan traveler yang ingin berwisata bersama keluarga ketika hari libur tiba. Tak hanya sekedar memiliki keanekaragaman flora saja di dalamnya, tetapi juga maskot Kota Balikpapan yakni Beruang Madu juga hidup di dalamnya. namun untuk bisa melihat Beruang Madu lebih dekat sepertinya kamu harus menaati beberapa peraturan yang berlaku di objek wisata di Kalimantan Timur ini. Taman Agrowisata Km. 23 ini juga memiliki fasilitas yang sangat memadai, mulai dari jembatan kayu untuk berkeliling ke tengah taman, gazebo sebagai tempat istirahat sembari menikmati nuansa alam, dan ada juga children playground yang memang untuk memanjakan anak-anak. Taman agrowisata yang diresmikan pada tahun 1997 oleh Wapres Tri Sutrisno ini terletak di Jalan Sukarno Hatta Km. 23.

Taman Bekapai

Tak lengkap rasanya jika kamu pernah menginjakkan kaki di Kota Balikpapan, tapi ga pernah mengunjungi Taman Bekapai yang berada di pusat Kota Balikpapan. Objek wisata di Kaltim ini memang seakan menjadi ikon dari gemerlapnya Kota Balikpapan. Pijar cahaya Taman Bekapai, dan juga air mancurnya yang begitu indah bisa kamu nikmati ketika malam hari. Sudah pasti Taman Bekapai ini seakan menjadi pusat peradaban masyarakat Balikpapan. Tak hanya sekedar nongkrong dan berselfie ria saja, tetapi juga menikmati indahnya Kota Balikpapan.

Taman Tiga Generasi

Objek wisata di Kalimantan Timur yang satu ini memang cukup unik dan tidak hanya sekedar taman yang biasa kamu temui di kota-kota besar. Taman Tiga Generasi ini selain menjadi tempat wisata keluarga juga memberikan cukup banyak fasilitas serta hiburan. Salah satunya yang cukup unik adalah memiliki area pengobatan, yakni area batu terapi yang memang tujuannya untuk terapi baik bagi anak-anak muda hingga orang tua dengan berjalan diatas bebatuan kecil. Fasilitas lainnya ada kawasan bermain untuk anak-anak dan juga ada spot untuk bersantai menikmati keindahan taman. Yang biasanya menarik perhaitan para pengunjung adalah banyaknya burung merpati di areal taman, serta ada kandang merpati yang cukup besar di dalamnya. Lokasi Taman TIga Generasi ini berada di Jalan  Ruhui Rahayau, Kecamatan Balikpapan Selatan.

Tangga Seribu

Buat kalian yang hobi banget sama jogging bisa mencoba naik Tangga Seribu di Jalan Long Ikis Kompleks Perumahan Pertamina. Kawasan Tangga Seribu ini masih sangat asri, rapatnya pepohonan senantiasa menghiasi kanan kiri Tangga Seribu. Tak jarang juga Tangga Seribu ini juga dijadikan sebagai lokasi pemotretan, karena keunikan dan juga keasriannya. Tapi menyiapkan stamina yang cukup rima menjadi hal paling utama ketika mau menaiki Tangga Seribu ini. Perbekalan seperti air mineral pun juga sangat wajib kamu bawa untuk menghilangkan rasa dahaga karena menaiki Tangga Seribu.

Teluk Balikpapan

Kondisi akan ekosistem Teluk Balikpapan memang agak mengkhawatirkan, hal ini disebabkan banyaknya perusahaan yang membangun dermaga dan membuka lahan di kawasan hutan mangrove Teluk Balikpapan. Padahal konservasi akan hutan mangrove ini sangat penting bagi biota laut dan juga beragamnya ekosistem, dimana banyak hidup fauna langka di dalamnya. Seperti hewan mamalia bekantan, ikan pesut dan berbagai jenis burung mengandalkan kawasan hutan mangrove Teluk Balikpapan. Selain sebagai konservasi, Teluk Balikpapan juga menjadi tempat wisata di Kalimantan TImur yang cukup mengundang decak kagum wisatawan asing. Mereka kebanyakan mengagumi akan keasrian hutan mangrove, tetapi kini bisa jadi hutan mangrove akan semakin susut luas wilayahnya karena efek dari sektor industri.

Tugu Australia

Lokasinya tidak begitu jauh dari Monumen Perjuangan Rakyat yang sama-sama di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Klandasan Ulu, dan Kecamatan Balikpapan Selatan. Dibangunnya Tugu Australia di Kota Balikpapan adalah untuk mengenang para tentara Australia yang gugur di medan pertempuran melawan Jepang pada Perang Dunia II, khusunya tentarada divisi ke VII Peringatan tersebut dikenal sebagai ANZAC Day, dimana ada beberapa kota di Indonesia juga terdapat Tugu Australia. Setidaknya ada sekitar 270 tentara Australia gugur di Kota Balikpapan dalam perlawanannya menghadapi tentara Jepang.

Waduk Manggar

Meskipun kondisi keasriannya sangat berbeda jika dibandingkan dengan Waduk Sungai Wain, tetapi Waduk Manggar ini sangat luas yang menjadi sumber air bersih bagi Kota Balikpapan. Ternyata pembangunan waduk yang difungsikan sebagai sumber air bersih serta pengairan, kini justru menjadi objek wisata di Kaltim yang cukup menarik minat para wisatawan. Wisatawan dapat menikmati suasana waduk sembari memancing di pinggiran Waduk Manggar. Dan memang Waduk Manggar ini menjadi spot pemancingan bagi komunitas para pemancing mania. Untuk lokasinya sendiri terletak di Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara.

Waduk Sungai Wain

Tidak hanya Waduk Manggar saja yang menjadi sumber air bersih untuk warga Kota Balikpapan, tetapi juga Waduk Sungai Wain. Selain menjadi sumber air bersih, Waduk Sungai Wain ini juga berada di kawasan hutan lindung, yang sudah pasti menjanjikan petualangan alam yang luar biasa. Kamu bisa menelusuri ke dalam hutan lindung dengan berjalan kaki atau bisa juga menggunakan perahu dengan menyusuri Sungai Wain. Selain menikmati indahnya alam yang masih asri, buat kamu yang hobi memancing juga bisa mencoba sensasi strike ikan air tawar yang hidup di Waduk Sungai Wain.

Wana Wisata Km. 10

Sepertinya tak lengkap agenda wisata kamu setelah mengunjungi Taman Agrowisata tanpa mampir juga di Wana Wisata Km. 10 yang cukup dekat lokasinya. Seperti halnya di Taman Agrowisata Km. 23 yang sangat cocok untuk wisata keluarga atau buat kalian yang ingin berkemah dan menikmati asrinya hutan. Di dalam Wana Wisata Km. 10 juga terdapat beberapa fauna yang menjadi daya tersendiri bagi wisatawan, terutama anak-anak. Beberapa fauna yang ada di dalamnya, yakni beruang madu, monyet, dan beberapa fauna dilindungi lainnya. Objek wisata di Kaltim ini juga cocok buat kalian yang ingin berolahraga seperti bersepeda atau jogging dengan panorama alam hutan.

Tempat Wisata di Kota Bontang

Hampir mirip dengan Kota Balikpapan yang maju dan bisa dikatakan sebagai Kota yang cukup kaya di Indonesia ini memang dari hasil bumi. Jika Kota Balikpapan dari sektor minyak dengan julukan Kota Minyak, sementara Kota Bontang adalah penghasil gas alam yang menjadi komoditi utama dari Kota Bontang yang dipegang oleh PT. Badak NGL.  Belum lagi Pupuk Kaltim yang namanya sangat dikenal oleh masyarakat luas. Sementara dari sektor wisata kini semakin digenjot oleh pemerintah Kota Bontang agar lebih banyak lagi wisatawan yang datang ke Kota Bontang. Dan salah satu tempat wisata di Kalimantan Timur, yang ada di Kota Bontang adalah Pulau Beras Basah. Dan selain itu masih banyak lagi tempat-tempat menarik lainnya, dan berikut ini daftar objek wisata di Kota Bontang yang menarik untuk dikunjungi.

Bontang Kuala

Jika Kota Balikpapan memiliki Kampung Atas Air, maka Kota Bontang pun memiliki Bonta Kuala yang juga perkampungan yang berdiri di atas laut. Perkampungan nelayan yang biasanya terkesan kumuh, maka kamu akan heran jika berada di Bontang Kuala yang begitu bersih dan sangat rapi. Kamu akan benar-benar dimanjakan di ketiak berada di objek wisata di Kalimantan Timur satu ini. Tidak hanya panorama pantai yang mempesona saja, tetapi kamu bisa juga berwisata kuliner dan menikmati berbagai hiburan yang ada di Bontang Kuala. Secara administratif Bontang Kuala ini adalah Kelurahan yang ada di dalam wilayah Kecamatan Bontang Utara.

Café Singapore

Jika kamu baru pertama kali menginjakkan kaki di Kota Bontang, tidak perlu susah untuk mencari tempat tongkrongan yang nyaman serta memiliki panorama alam yang indah. kamu bisa datang ke Café Singapore yang berlokasi di Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan. Dinamakan Café Singapore karena di kawasan café tersebut berdiri sebuah patung Merlion yang sangat mirip yang ada di Negara tetangga Singapura. Tak hanya sekedar menikmati patungnya saja, tetapi panorama lautan serta obor raksasa PT. Badak NGL juga menjadi pemandang yang istimewa ketika malam hari. Kamu juga bisa menikmati sajian makanan khas yang menggugah selera sembari mendengarkan alunan musik yang menjadi salah satu hiburan di Café Singapore.

Desa Selangan

Sangat unik memang Desa Selangan yang berada di ujung selatan Kota Bontang ini. Biasa disebut sebagai Kampung Ampung yang berdiri di tengah-tengah Selat Makasar. Bukan merupakan sebuah pulau, tetapi hanya perkampungan apung yang dibuat menggunakan kayu. Mayoritas yang menghuni perkampungan tersebut dari Suku Bajau dari Sulawesi. Desa Selangan, dan Desa Tihi-Tihi memang saat ini menjadi Wisata Keramba, karena banyak sekali ikan yang dibudidayakan di perkampungan tersebut. Sudah pasti wisata kuliner adalah tujuan dari para wisatawan yang berkunjung di Desa Selangan. Sajian ikan bakar dengan bumbu yang sangat khas benar-benar akan menggugah selera makan kamu.

Hutan Mangrove Berbas Pantai

Selain Taman Wisata Graha Mangrove juga masih ada satu lagi destinasi wisata hutan mangrove yang ada di Kota Bontang, yakni Hutan Mangrove Berbas Pantai. Lokasinya sendiri berada di dalam wilayah Kelurahan Berbas Pantai, Kecamatan Bontang Selatan. Tak kalah indahnya dengan Taman Wisata Graha Mangrove, rapatnya pohon mangrove, serta spot seperti jembatan kayu yang ada di dalam menjadi spot selfieable buat para wisatawan. Selain itu kamu juga bisa mengelilingi hutan mangrove dengan menggunakan perahu. Dan yang cukup menarik di tempat wisata di Kaltim ini adalah adanya kolam alami yang biasanya digunakan oleh anak-anak kampung untuk bermainan air.

Jembatan Panjang Sekambing

Lokasi objek wisata di Kota Bontang ini masih berada di dalam wilayah Teluk Kadere yang disebut-sebut sebagai tempat wisata kekinian yang ada di Kota Bontang. Dan memang eksotisnya benar-benar akan kamu rasakan keitka senja mulai datang. Cukup banyak wisatawan yang berkunjung mengambil momen sunset untuk berselfie ria. Dan tak jarang juga Jembatan Sekambing ini dijadikan spot pemancingan yang tak hanya ikan saja yang memberikan strike, tetapi juga kepiting. Untuk lokasinya berada di Sekambing atau sebutan dari Kelurahan Gontang Lestasi, Kecamatan Bontang Selatan.

Kenari Water Park

Tak mau kalah dengan Kota Balikpapan yang memiliki Caribbean Island Water Park, Kota Bontang sendiri juga memiliki Kenari Water Park, yang menyuguhkan wahana bermain air yang luar biasa. Hanya dengan merogoh kodek sebesar Rp. 35.000 kamu bisa menikmati berbagai wahana air yang ada di dalam Kenari Water Park. Seperti seluncuran dan kolam renang adalah salah satu dari sekian banyak wahana air yang paling diburu pengunjung. Selain itu objek wisata di Kaltim ini juga terdapat café dengan interior gaya eropa. Untuk lokasinya sendiri terletak di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bontang Utara, tepatnya di Kelurahan Bontang Baru.

Masjid Baiturrahman Bontang

Berwisata religi di Kota Bontang bagi umat Muslim, sudah pasti ada tempatnya, yakni di Masjid Baiturrahman. Dan untuk lokasinya sendiri berada di Kompleks PT. Pupuk Kaltim. Cukup banyak umat muslim yang datang dari luar Kota Bontang dan mengunjungi Masjid Baiturrahaman memiliki alasan yang cukup beragam. Salah satunya adalah mengagumi arsitektural dari Masjid Baiturrahman yang minimal tapi tetap memiliki kesan yang sangat modern. Selain itu sudah pasti belajar mendalami ilmu Agama Islam dan mengikuti berbagai macam kegiataan keagamaan.

Pantai Marina

Eksotis, mungkin itulah kata yang tepat untuk menggambarkan keindahan dari Pantai Marina yang berada di Kompleks PT. Badak NGL. Dulunya Pantai Marina ini tidak dibuka untuk umum, yang hanya diperuntukkan untuk para karyawan PT. Badak NGL. Selain itu juga digunakan sebagai pelabuhan kapal tanker yang akan memuat gas alam. Tetapi kini setelah dibuka untuk umum, maka banyak warga atau wisatawan yang datang dari luar Kota Bontang berdatangan di Pantai Marina. Kondisi tempat wisata di Kaltim ini memang selain bersih juga nyaman dan cocok banget buat selfie pastinya.

Pelabuhan Tanjung Limau

Tempat wisata di Kalimantan Timur kali ini memang sangat cocok buat para pemancing mania. Meskipun lokasinya berada di pelabuhan namun juga dekat dengan hutan mangrove yang berada tak jauh dari Pelabuhan Tanjung Limau. Dan memang cukup banyak para pemancing mania yang mencoba mencari sensasi strike ikan-ikan di kawasan hutan mangrove dan juga di areal pelabuhan. Pelabuhan Tanjung Limau ini juga memiliki panorama yang juga memukau, memang cocoknya ketika hari mulai senja. Perpaduan cahaya senja dan juga kapal-kapal nelayan bisa kamu jadikan objek fotografi yang cukup keren. Untuk lokasinya sendiri terletak di Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara.

Pulau Beras Basah

Raut muka penuh rasa takjub dan ucap syukur sangat sering terdengar dari para wisatawan yang baru pertama kali berkunjung di Pulau Beras Basah, Kota Bontang. Dan memang Pulau Beras Basah inilah objek wisata andalan Kota Bontang yang sering dikunjungi oleh wisatawan. Menurut kisahnya, Pulau Beras Basah ini dulunya ada kapal dari Sulawesi yang memuat beras berton-ton yang akhirnya karam dan kandas dan banyak beras yang memnuhi pantai dan Pulau terpencil tersebut. Akhirnya dinamakanlah Pulau Beras Basah. Cukup mudah untuk menuju ke pulau yang memiliki mercusuar setinggi 15 meter ini. Kamu hanya perlu menuju Pelabuhan Tanjung Laut dengan menyewa perahu motor dengan lama perjalanan kurang lebih 45 menit. Tempat wisata di Kaltim ini menyajikan pesona pantai yang sempurna, tempat snorkeling dengan panorama terumbu karang dan biota lautnya benar-benar akan membuat kagum.

Pulau Gusung

Tak hanya Kabupaten Berau dan Kabupaten Penajam Paser Utara saja yang memiliki Pulau Gusung, bahkan Kota Bontang juga memiliki Pulau Gusung yang justru berpenghuni. Pulau Gusung yang berada di bagian utara Kota Bontang ini setidaknya ada 300 kepala keluarga yang mayoritas semua warganya berprofesi menjadi nelayan. Tempat wisata di Kalimantan TImur ini memang sangat terkenal terutama bagi kalangan para pemancing mania, yang memang perairan Pulau Gusung ini terdapat ikan-ikan yang cukup besar. untuk menuju ke Pulau Gusung pun juga tak begitu lama hanya sekitar 30 menit dengan menggunakan speedboat.

Pulau Segajah

Jika Kabupaten Berau memiliki Pulau Gusung, maka Kota Bontang memiliki Pulau Segajah yang sama-sama pulau berpasir putih yang timbul ketika air lautnya surut. Selain berselfie ria, banyak wisatawan yang menikmati Pulau Segajah dengan berenang di pinggiran pulau pasir dan juga bersnorkeling menikmati keindahaan alam bawah laut Pulau Segajah. Untuk menuju ke objek wisata di Kaltim ini pun juga tidak terlalu lama. Kamu hanya perlu menyewa speedboat atau perahu motor dengan lama perjalanan sekitar 30 menit dari Bontang Kuala atau bisa juga dari Berbas Pantai.

Rumah Adat Toraja

Sangat menarik memang melihat kebijakan dari pemerintahan Kota Bontang yang memberikan tempat atau fasilitas untuk masyarakat dalam menggelar kegiatan lintas budaya dan juga etnik. Memberikan kesan keberagaman Suku yang ada di Kota Bontang dengan berdirinya Rumah Adat Suku Toraja yang biasa disebut Tongkongan yang berada di Kelurahan Kanaan, Kecamatan Bontang Barat. Dan memang di objek wisata di Kaltim ini cukup sering menggelar acara lintas budaya. Dan kini justru malah sering disambangi pengunjung meski hanya sekedar selfie atau melihat keunikan arsitektur dari Rumah Adat Tongkongan.

Sungai Belanda

Tak lengkap rasanya jika kamu mengunjungi Bontang Kuala, tanpa mampir dan menyusuri indahnya Sungai Belanda. Objek wisata di Kaltim ini memang sebagai kawasan hutang mangrove, seperti biasanya dengan menyusuri Sungai Belanda maka sajian rapatnya hutan mangrove akan menjadi sajian utamanya. Konon kabarnya Sungai Belanda ini dahulunya sebagai tempat persembunyian para pribumi untuk menghindari para tentara Belanda. Mungkin dari kisah tersebut atau mungkin pengaruh dari Belanda begitu besar maka dinamakanlah Sungai Belanda. Buat kalian para pecinta mancing mania, akan dimanjakan dengan seringnya sensasi strike di Sungai Belanda.

Taman Cibodas

Sangat disayangkan jika realisi kawasan Taman Cibodas dan Danau Permai ini akan dibangun perkantoran untuk para karyawan PT. Pupuk Kaltim. Padahal Taman Cibodas sebagai ruang terbuka hijau bisa menjadi destinasi wisata keluarga yang ada di Kota Bontang. Lokasinya yang berdekatan dengan perusahaan Pupuk Kaltim ini memang memiliki fasilitas seperti ruang terbuka hijau, wahana bermain anak, serta Danau Permai yang memang cukup ramai dikunjungi wisatawan yang ingin berwisata ketika hari libur.

Taman Tanjung Laut

Kota Bontang yang memiliki julukan sebagai Kota Taman semakin gencar membangun taman-taman di perkotaan, bahkan akan dibangun di setiap Kelurahan yang ada di Kota Bontang. Salah satu taman yang saat ini sering dikunjungi warga adalah Taman Tanjung Laut. Ketika sore hari objek wisata di Kalimantan Timur ini cukup ramai dikunjungi warga. Salah satu yang memikat para pengunjung adalah adanya taman bermain anak, dan juga wifi gratis bagi setiap pengunjung. Hanya saja wifi dibatasi hingga sampai jam 22.00 WIB. Untuk lokasinya berada di Kelurahan Tanjung Laut, Kecamatan Bontang Selatan.

Taman Wisata Graha Mangrove

Tak mau kalah dengan Kota Bontang yang memiliki destinasi wisata hutan mangrove yang cukup banyak, Kota Bontang sendiri juga memiliki hutan mangrove yang cukup keren. Yakni Taman Wisata Graha Mangrove yang biasanya disebut juga dengan Hutan Mangrove BSD karena lokasinya berdekatan dengan Perumahan BSD. Objek wisata di Kalimantan Timur ini memang sangat cocok buat wisata keluarga, selain menikmati keasrian mangrove, kamu juga bisa berwisata kuliner yang cukup beragam di dalam Taman Wisata Graha Mangrove. Dan lebih kerennya lagi, di dalam Taman Wisata Graha Mangrove ini juga dihiasi payung berwarna-warni, serta gazebo yang biasanya dijadikan spot selfie oleh para pengunjung. Lokasinya terletak di Kelurahan Gunung Elai, Kecamatan Bontang Utara yang tak jauh dari Pelabuhan Tanjung Limau.

Teluk Kadere

Jika kamu berada di wilayah Kecamatan Bontang Selatan, harus mampir di Teluk Kadere. Untuk lokasi tepatnya berada di Kelurahan Bontang Lestari. Meski berada di pesisir selatan Kota Bontang, namun suasananya sangat asri. Hijaunya pepohonan mangrove yang berada di setiap pinggir teluk semakin menambah eksotisnya Teluk Kadere. Tempat wisata di Kalimantan Timur ini juga biasa disebut dengan Dermaga Lok Tunggal yang dilengkapi dengan fasilitas jembatan kayu. Biasanya ketika senja kamu akan melihat banyaknya para pemancing mania yang berjajar di pinggiran dermaga sembari menunggu ikan yang menyamber umpan pancingnya.

Tempat Wisata di Samarinda

Inilah Ibukota dari Provinsi Kalimantan Timur yang memiliki beragam destinasi wisata di dalamnya. Kota Samarinda yang dulunya menjadi bagian dari Kerajaan Kutai Kartanegara ing Martadipura ini juga menyimpan destinasi wisata unggulan yang tak kalah pesonanya dibandingkan dengan Kabupaten atau Kota lainnya yang ada di Provinsi Kalimantan Timur. Seperti tempat wisata di Kalimantan Timur yang cukup ikonik banyak ditemukan di wilayah Kota Samarinda. Dan berikut ini beberapa daftar objek wisata dari kota yang memiliki maskot ikan Pesut Mahakam ini.

Air Terjun Berambai

Panorama yang penuh dengan dominasi warna hijau dari dedaunan dan pepohonan yang ada di kawasan Air Terjun Berambai. Begitu rapatnya pepohonan seakan menjadi payung alami bagi air terjun yang begitu eksotis ini. Air Terjun Berambai memiliki ketinggian tak lebih dari 4 atau 5 meter, tapi memiliki debit air yang cukup deras. Memiliki kontur berundak dan landai serta kolamnya yang cukup luas. Hanya saja ketika kemarau kolam alaminya sangat dangkal dan berbeda ketika musim penghujan. Kawasan objek wisata di Kalimantan Timur ini juga sangat cocok buat kalian yang hobi banget dengan aktifitas berkemah. Dan sudah pasti panorama di air terjun cocok juga buat kalian yang suka dunia fotografi. Untuk lokasinya terletak di Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatan Samarinda Utara, tepatnya di Dusun Berambai.

Air Terjun Pinang Seribu

Secara administratif Air Terjun Pinang Seribu ini masih berada di dalam wilayah yang sama dengan Air Terjun Berambai. Yakni di Kelurahan Sempaja Utara, Kecamatana Samarinda Utara, lebih tepatnya di kawasan Bengkuring. Objek wisata di Kaltim ini nyaris tidak pernah sepi akan pengunjung ketika musim liburan. Selain menikmati indahnya Air Terjun Pinang Seribu serta bermain air kolamnya yang sangat luas, wisatawan juga akan dimanjakan dengan berbagai wahana yang ada di sana. Kamu juga bisa menguji adrenalin kamu dengan bermain flying fox, atau mencoba aktifitas outbound, dan juga menikmati segala macam wahana air. Tak ketinggalan juga, tempat untuk bersantai seperti gazebo dan rumah pohon pun juga hadir di kawasan Air Terjun Pinang Seribu.

Air Terjun Tanah Merah

Salah satu objek wisata unggulan yang dimiliki Kota Samarinda adalah Air Terjun Tanah Merah. Tempat wisata di Kaltim ini memang tak hanya menyuguhkan keindahan air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 10 an meter saja, tetapi juga pesona alamnya yang masih sangat asri. Air Terjun Tanah Merah ini memiliki debit air yang sangat besar, serta kolamnya yang begitu luas. Sepertinya niat dari wisatawan yang pengin nyebur tidak akan diperbolehkan di Air Terjun Tanah Merah. Hal ini karena kolamnya yang cukup dalam serta pernah ada kejadian seseorang tenggelam di kolam Air Terjun Tanah Merah. Untuk lokasi air terjunnya terletak di Kelurahan Tanah Merah, tepatnya di Dusun Purwosari, Kecamatan Samarinda Utara.

Bendungan Benanga

Seperti masih kurang lengkap wisata kamu ketika berkunjung di daerah Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara hanya di Bukit Tanjung, tanpa mampir ke Bendungan Benanga. Bendungan yang memang difungsikan untuk pengairan serta sebagai sumber air bersih PDAM ini memiliki daya tariknya tersendiri. Meski banyak spot wisata air seperti Sungai Mahakam di Kota Samarinda, Bendungan Benanga tetep saja terlihat menawan. Selain sebagai spot pemancingan bagi para pemancing mania, objek wisata di Kalimantan Timur ini juga cocok banget untuk menghabiskan hari libur kamu. Kamu juga bisa menyewa kapal nelayan dan berkeliling bendungan serta menikmati nuansa alam di Bendungan Benanga.

 Bukit Batu Putih

Agak disayangkan Bukit Batu Putih yang dulunya terlihat menjulang tinggi dan terjal kini nyaris kehilangan keindahannya. Hal tersebut dikarenakan pertambangan batu yang semakin hari semakin massif. Padahal jika dilihat dari potensinya selain pertambangan cukup luar biasa, salah satunya adalah bisa menjadi destinasi wisata unggulan yang menyajikan keindahan Kota Samarinda. Tapi kini hanya sebagian bukitnya yang tersisa, yang sekarang sering dimanfaatkan oleh para pecinta alam untuk berkemah sembari menunggi indahnya sang fajar atau eksotisnya sunset. Tempat wisata di Kaltim ini juga disebut sebagai Bukit Suryanata karena lokasinya berada di Jalan Suryanata dan di dalam wilayah Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu.

Bukit Steling

Sekilas Bukit Steling ini sangat mirip dengan Bukit Tanjung yang ada di Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara. Karena banyak ditumbuhi rumput ilalang yang begitu hijau, menjadikannya terlihat begitu asri. Panoramanya memang sungguh luar biasa ketika berada di objek wisata di Kalimantan TImur ini. Keindahan lekukan Sungai Mahakam dapat Kota Samarinda begitu jelas terlihat ketika di puncak Bukit Steling. Tetapi akan lebih luar biasa lagi ketika malam hari, pijar lampu perkotaan bak kota metropolitan yang begitu terang menambah suasana begitu mendamaikan. Bukit Steling memang menjadi spot berkemah para traveler yang biasanya di akhir minggu cukup banyak wisatawan di puncaknya. Lokasinya sendiri terletak di Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir.

Bukit Tanjung

Cukup banyak celetukan para netizen yang mengatakan Bukit Teletubies ketika pertama kali melihat Bukit Tanjung yang diposting di medsos. Bukit Tanjung memang sangat mirip dengan Bukit Teletubies yang ada di film animasi anak-anak yang dipenuhi dengan rumput ilalang yang begitu hijau. Tempat wisata di Kaltim yang memang lagi trend ini memang diburu para traveler dan juga para fotografer yang ingin hunting foto di puncak Bukit Tanjung. Suasana di puncak memang begitu mendamaikan, hanya sekedar duduk santai sembari menikmati minuman hangat disertai panorama senja benar-benar luar biasa damainya. Lokasinya sendiri terletak di Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara.

Danau Loa Bakung

Inilah Danau Cerminnya Kota Samarinda, Danau Loa Bakung atau biasanya disebut sebagai Danau Sungai Kunjang. Untuk lokasinya sendiri terletak di Jalan Jakarta, Kecamatan Sungai Kunjang, tepatnya di Kelurahan Loa Bakung. Memiliki air danau yang berwarna kebiruan serta kualitas airnya yang sangat bening, semakin membuat penasaran para wisatawan untuk melihatnya secara langsung. Tempat wisata di Kalimantan Timur ini memang masih tergolong sangat asri, hiasan pepohonan yang begitu hijau di pinggiran danuanya semakin menambahkan kesan alami Danau Loa Bakung. Namun jika kamu ingin nyebur, harus ekstra hati-hati karena danau tersebut cukup dalam. Menggunakan pelampung atau ban pelampung sepertinya cukup aman serta bisa menyusuri setiap sudut Danau Loa Bakung.

Desa Budaya Pampang

Kota Samarinda tak hanya menyajikan wisata alamnya saja, tetapi juga menyuguhkan wisata budaya bagi wisatawan domestik maupun manca yang datang. Salah satu wisata budaya yang sangat menarik untuk dikunjungi adalah Desa Budaya Pampang yang berlokasi di Kecamatan Samarinda Utara, tepatnya di Jalan Poros Samarinda Bontang, Km. 5. Hanya membeli tiket Rp. 15.000 kamu sudah bisa menikmati keindahan Rumah Adat Suku Dayak Kenyah yang penuh dengan relief khas Suku Dayak. Selain itu kamu juga akan disambut tarian penyambutan atau yang biasa disebut dengan Tasi Kanjet. Tak hanya itu saja, kamu juga bisa berbelanja kerajinan khas Suku Dayak Kenyah yang banyak dipamerkan di Desa Budaya Pampang.

Gunung Lonceng

Kota Samarinda memiliki topografi berbukit di sebagian wilayahnya sangat memungkinkan memiliki begitu banyak destinasi wisata alam perbukitan. Salah satunya adalah Gunung Lonceng atau Gunung RCTI yang menyuguhkan pesona Kota Samarinda yang berpadu dengan Sungai Mahakam yang begitu indah. Hanya saja banyak pihak yang menyayangkan Gunung Lonceng ini dipenuhi oleh menara BTS pencakar langit. Yang kabarnya regulasi tata ruang khusunya untuk BTS di Gunung Lonceng masih tidak jelas. Terlepas dari banyaknya BTS yang ada di puncak Gunung Lonceng, tetap saja banyak wisatawan yang sering berkemah di atas Puncak Gunung Lonceng. Secara administratif objek wisata di Kaltim ini masuk di dalam wilayah Kecamatan Palaran.

Jembatan Mahakam Samarinda

Suasananya memang sungguh berbeda ketika kamu berada di pinggiran Jembatan Mahajam Samarinda, tidak seperti jembatan-jembatan yang pernah kamu sebelumnya. Yang cukup istimewa memang keindahan dari Sungai Mahakam yang memantulkan siluet cahaya yang cukup terang. Cahaya temaram dari Jembatan Mahakam pun juga memberikan suasana yang begitu eksotis. wajar saja jika Jembatan Mahakam Samarinda ini dijadikan sebagai objek fotografi, yang biasanya ketika senja atau di malam hari. Jembatan yang menghubungkan Kecamatan Samarinda Seberang ini juga memiliki ruas untuk para pejalan kaki. Jadi jika kamu ingin melihat keindahan Sungai Mahakam beserta jembatannya kamu bisa bersantai di ruas jalan tersebut.

Jungle Water World

Hampir sesuai dengan namanya “jungle” kamu akan dibawa ke suasana alam hutan yang sangat lengkap dengan berbagai macam wahana di dalamnya. Ada seluncuran yang begitu panjang serta melewati pepohonan dari bukit yang tidak terlalu tinggi. Dan wahana ini memang menjadi favorit para wisatawan yang mengunjungi Jungle Water World. Hanya saja untuk mencoba wahana ini ada pembatasan usia, khusunya untuk anak-anak harus ada pengawasan. Sepeda air yang lengkap dengan danau buatannya pun juga hadir di tengah objek wisata di Kalimantan Timur ini. Selain itu buat kalian yang suka dengan aktifitas outbound juga bisa mencobanya. Untuk lokasinya sendiri juga tidak terlalu jauh dengan pusat Kota Samarinda yang bisa kamu tempuh kurang dari 30 menit.

Kebun Raya Unmul

Objek wisata di Kaltim kali ini sangat cocok banget buat kalian yang ingin berwisata keluarga dengan membawa anak-anak. Yakni Kebun Raya Unmul yang lokasinya hanya sekitar 10 km dari pusat Kota Samarinda. Selain menikmati nuansa alam yang penuh akan pepohonan, juga terdapat kebun binatang dan beberapa wahana bermain di dalamnya. ada fauna langka orang uta, beruang madu, buaya muara, dan berbagai jenis burung enggang. Selain itu kamu juga bisa menikmati wahana air seperti sepeda bebek dan menikmati danau yang ada di dalam kebun raya. Atau mencoba tes keahlian stir mobil seperti go-cart . kamu juga bisa berwisata kuliner di Kebun Raya Unmul sembari menikmati sejuknya alam yang masih terjaga ekosistemnya.

Makam Lamohang Daeng Mangkona

Ketika berbicara tentang sejarah maka beliaulah yang memiliki andil besar berdirinya Kota Samarinda. Sedikit cerita, Lamohang Daeng Mangkona adalah seorang dari Suku Bugis Wajo yang hijrah dari Sulawesi ke Pulau Kalimantan pada tahun 1668, dan dipilih lah Samarinda sebagai tempat untuk melarikan diri. Suku Bugis Wajo yang dipimpin Lamohang Daeng Mangkona ini tidak mau tunduk dengan Perjanjian Bongaya. Dan ketika mendiami wilayah Samarianda, mereka pun diinjinkan oleh Kerajaan Kutai Kartanegara, dengan satu syarat harus mau ikut membantu dalam melawan penjajahan Belanda ketika itu. Hingga saat ini Makam Lamohang Daeng Mangkona ini menjadi wisata religi yang dibanjiri banyak peziarah. Dan biasanya sangat ramai ketika bulan-bulan Ramadhan, dan untuk lokasinya sendiri terletak di Jalan Abdul Rasyid Samarinda.

Masjid Baittul Muttaqien

Inilah masjid terbesar kedua setelah Masjid Istiqlal yang ada di Jakarta dengan memadukan tiga arsitektur masjid tiga Negara. Arsitekturalnya memang mengambil dari masjid-masjid yang ada di Malaysia, Arab Saudi, dan Turki yang sebelumnya telah dilakukan survey ke tigfa Negara tersebut. Masjid Baittul Muttaqien yang juga menjadi Islamic Center Kota Samarinda. Memiliki luas lebih dari 4 hektar ini menelan biaya sekitar 650 miliar yang didapatkan dari dana Kas Provinsi Kalimantan Timur. Masjid yang berdiri tepat di tepi Sungai Mahakam ini memang menjadi kebanggaan masyarakat Samarinda, khusunya umat Islam. Tak jarang pulau berbagai kegiatan keagaman dan juga pendidikan agama Islam sangat sering dilakukan di Masjid Baittul Muttaqien.

Plaza Pesut Mahakam

Pesut Mahakam memang menjadi maskot dari Kota Samarinda, maka dengan kebijakan pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dibangunlah Plaza Monumen Pesut Mahakam. Sering juga dikenal sebagai Taman Tepian Mahakam ini memang menjadi destinasi wisata menarik untuk keluarga. Fasilitas yang ada di taman pun juga sangat lengkap. Ada taman dengan view Sungai Mahakam, ada taman pedestrian dan juga fasilitas seperti lapangan basket. Tak hanya kapal tongkang saja yang menjadi pemandangan utama di tempat wisata di Kaltim ini. Tetapi juga keindahan dari Islamic Center Samarinda yang begitu megahnya. Yang pasti cocok banget jika kamu jadikan sebagai tempat tongkrongan ketika senja atau wisata malam di Kota Samarinda.

Puncak Samarinda

Tempat wisata di Kalimantan Timur ini memang lagi nge-hits di kalangan traveler muda Kota Samarinda, karena banyaknya foto-foto yang diupload di medsos tentang keindahan Puncak Samarinda. Banyak yang menyebutnya sebagai negeri di atas awan, dan memang benar adanya kamu bisa melihat hamparan awan putih tepat di hadapan kamu ketika berada di Puncak Samarinda. Menjadi pemandangan yang luar biasa jika kamu terlalu biasanya melihat kepadatan Kota Samarinda. Selain hamparan lautan awan kamu juga akan disuguhi indahnya sunrise dan juga eksotisme sunset di Puncak Samarinda. Untuk lokasinya sendiri terletak di Kampung Berambai, Kelurahan Sempaja dan di dalam wilayah Kecamatan Samarinda Utara.

Sentra Kerajinan Kain Tenun

Seakan menjadi hal yang sangat wajib ketika berkunjung di salah satu tempat baru pasti membawa buah tangan untuk orang tersayang yang ada di rumah. Jika kamu berkunjung di Kota Samarinda, maka ada kerajinan khas Samarinda yang bisa kamu jadikan sebagai buah tangan, yakni Kerajinan Kain Tenun. Ada dua perkampungan yang ada di Kota Samarinda yang menjadi Sentra Kerajinan Kain Tenun, yakni Kampung Masjid dan Kampung Baqa. Bahkan di sentra kerajinan kain tenun tersebut kamu juga bisa melihat proses pembuatan dari kain tenun yang membutuhkan ketelitian. Untuk harga kain tenunnya sendiri juga sangat bervariasi, mulai dari harga yang ekonomis hingga yang lumayan mahal.

Sungai Mahakam

Sudah pernah menginjakkan kaki di Kota Samarinda tapi belum pernah menyusuri Sungai Mahakam di Samarinda?? Itu berarti sama saja belum pernah mengunjungi Kota Samarinda. Seperti tak lengkap ketika kamu berwisata di Kota Samarinda tapi belum merasakan atau menikmati keindahan menyusuri Sungai Mahakam. Tak hanya wisatawan domestik yang mengenal Sungai Mahakam, bahkan wisatawan asing pun sering membanjiri tempat wisata fenomenal di Samarinda ini. Dan tak lain adalah wisata pesut Sungai Mahakam. Jika kamu menyusuri di Sungai Mahakam Samarinda maka kamu akan disuguhi kemegahan Kota Samarinda, tetapi akan berbeda ketika sudah memasuki ke bagian hulunya. Yang memang berbeda wilayah ke Kutai Kartanegara dan Kutai Barat. Maka kamu bisa melihat fauna langka ikan pesut yang kabarnya semakin berkurang jumlahnya.

Taman Cerdas PKK

Ingin lebih cerdas, maka datang saja di Taman Cerdas PKK yang berada di pusat Kota Samarinda. Konsep dari Taman Cerdas PKK memang lebih ditujukan kepada anak-anak. Dimana anak-anak selain bermain di taman juga bisa belajar mengenali berbagai macam objek disana. Dan memang sangat cocok buat berwisata keluarga ketika hari libur. Dan dijamin anak-anak pun juga bakalan betah disana, sembari bermain di wilayah children playground yang disediakan di Taman Cerdas PKK. Berbagai macam patung ikonik dari film-film animasi anak juga ada, seperti Minion, Doraemon, Hello Kitty, dan tak lupas maskot Kota Samarinda, yakni Pesut Mahakam.

Taman Sejati

Konsep Ruang Terbuka HIjau di setiap kota-kota besar di Indonesia memang sedang digalakkan. Seperti di Kota Samarinda yang memiliki beberapa RTH di pusat kota masih membuatnya lagi, yakni Taman Sejati. Konsep RTH Taman Sejati ini memang cukup lengkap dari sisi wahana bermainnya. Mulai dari flying fox, taman bermain anak, kolam pemancinga, dan konon kabarnya akan dibangun air terjun buatan. Konturnya yang sedikit berbukit semakin terlihat keindahannya ketika berpadu dengan kolam airnya yang cukup luas. Lokasinya sendiri terletak di Jalan M.T Haryono, Kecamatan Sungai Kunjang, tepatnya di Kelurahan Karang Anyar.

Taman Wisata Lembah Hijau

Lokasinya tak begitu jauh dari objek wisata di Kaltim yakni Kebun Raya Unmul yang sama-sama menyajikan pesona alamnya yang sempurna. Jika kamu ingin menikmati indahnya hutan lindung dengan berbagai jenis tanaman memang di Kebun Raya Unmul lah tempatnya. Tetapi jika kamu ingin berwisata air dengan berbagai macam wahana, seperti waterboom, outbound, flying fox maka tentu saja Taman Rekreasi Lembah Hijau lah pilihannya. Dan tak lupa juga ada spot pemancingan buat kalian yang ingin menyalurkan hobi memancing.

Telaga Permai Batu Besaung

Suguhan alam yang masih asri yang dihasi air terjun dengan airnya yang sangat jenih serta kolamnya yang cukup luas akan membuat siapapun yang melihatnya akan terpesona olehnya. Itulah Telaga Permai Batu Besaung yang berada di Jalan Batu Besaung, Kecamatan Samarinda Utara, tepatnya di Kelurahan Sempaja Utara. Keindahannya memang menyilaukan mata, kamu akan betah banget ketika berada di tempat wisata di Kalimantan Timur ini. Bermain air, menikmati udara yang sejuk, serta berselfie ria akan menjadi aktifitas yang sangat menyenangkan di sana. Jika masih kurang puas, kamu juga bisa nge-camp di kawasan Telaga Permai Batu Besaung sembari menikmati indahnya malam di alam terbuka.

Teluk Lerong Garden

Taman ini menjadi objek wisata yang hits banget pada tahun 2014 karena dengan keunikan yang ada di dalamnya, yakni banyak lampian dengan bermacam design, seperti berbagai jenis ikan dan lain-lain. Teluk Lerong Garden yang berdiri di tepian Sungai Mahakam ini memang bernuansa sangat romantis, tak jarang anak muda-mudi selalu memenuhi Teluk Lerong Garden. Selain itu juga menjadi tempat wisata di Kalimantan Timur yang cocok banget untuk wisata keluarga. Ketika malam hari kamu akan melihat indahnya lampion sembari menikmati indahnya Kota Samarinda di tepian Sungai Mahakam.

Vihara Eka Dharma Manggala

Sangat wajib hukumnya jika kamu ingin berwisata religi di tempat perbadahan, baik untuk umat Islam, Kristen, Hindu, Budha, atau kepercayaan lainnya. Seperti ketika mendatangi Vihara Eka Dharma Manggala yang menjadi pusat peribadahan umat Budha yang ad di Kota Samarinda ini. Megahnya Vihara Eka Dharma Manggala ini terlihat jelas dari kejauhan yang memiliki bangunan tiga lantai yang disertai parung Dewa atau Nabi bagi penganut agama Budha. Yang sangat mengagumkan adalah interior di dalamnya, seperti banyaknya relief yang bernuansa Tionghoa memnuhi setiap sisi ruangannya. Untuk lokasinya sendiri terletak di Kecamatan Samarinda Ilir, tepatnya di Kelurahan Sidomulyo.

Artikel Terkait