Danau Pauh, Danau Alami dengan Background Gunung Masurai
Danau Pauh merupakan danau yang terletak di Kabupaten Merangin, Jambi. Danau ini memiliki luas sekitar 30 hektar, dan berada pada ketinggian 1.200 mdpl. Menawarkan keindahan danau yang masih alami, serta pemandangan Gunung Masurai nan gagah dari kejauhan.

Pesona keindahan alam yang dimiliki Provinsi Jambi, ternyata cukup memukau dan berpotensi menjadi destinasi wisata yang ramai dikunjungi wisatawan. Tak hanya deretan pantai nan eksotis, provinsi yang terletak di Pulau Sumatra ini juga memiliki beberapa danau, bangunan bersejarah, kuliner nan menggugah selera, serta berbagai danau mempesona layaknya Danau Pauh.

Danau Pauh memang cukup dikenal oleh masyarakat Jambi dan sekitarnya. Pemandangan berupa danau yang alami, berair biru nan jernih serta gagahnya Gunung Masurai menjadi daya tarik dari danau ini. Tak aneh memang jika tempat wisata ini, menjadi buruan para traveller serta wisatawan yang hobi mencari pemandangan indah untuk dipotret.

Danau Pauh

Secara administratif, Danau Pauh terletak pada Desa Pulau Tengah, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Untuk melihat keindahan danau, wisatawan setidaknya harus melakukan perjalanan selama 3 jam dari Ibukota Kabupaten Merangin, Bangko. Namun jika datang dari Kota Jambi, perjalanan pun akan semakin memakan waktu yaitu sekitar 8 jam lebih.

Untuk menuju ke Danau Pauh, pengunjung bisa menggunakan baik kendaraan roda empat maupun roda dua. Namun masih belum ditemukan, transportasi umum yang bisa mengantarkan wisatawan ke objek wisata. Terdapat beberapa jalur yang bisa dipilih wisatawan, dan sebagian besar jalan sudah diaspal dengan baik namun akan sering dijumpai jalanan berkelok yang cukup ekstrim.

Pesona Danau Pauh

Danau Pauh merupakan sebuah danau vulkanik yang terbentuk akibat aktivitas dari gunung berapi jutaan tahun lalu. Danau ini memiliki luas mencapai 30 hektar, serta kedalaman hingga 20 meter. Berada pada ketinggian sekitar 1.200 meter dari atas permukaan laut, membuat udara disekitar danau cukup dingin khas daerah dataran tinggi.

Disekeliling danau, wisatawan akan disajikan dengan tanaman hijau yang mengitari sebagian besar kawasan Danau Pauh. Terdapat berbagai macam flora fauna yang bisa dijumpai, yang memang kawasan ini masih merupakan bagian dari Hutan Konservasi Taman Nasional Kerinci Seblat. Adanya flora dan fauna ini juga semakin menambah kesan lestari, dan natural serta mempercantik panorama danau.

Danau Pauh

Air yang terdapat pada Danau Pauh sangat jernih, namun juga dingin. Dengan kejernihan air tersebut, wisatawan bahkan bisa melihat ikan dan tumbuhan yang hidup didalam danau. Pada waktu tertentu, pengunjung danau akan disuguhkan sebuah fenomena menawan berupa pantulan dari Gunung Masurai yang seolah berada pada sebuah cermin.

Udara disekitar danau pun sangat sejuk dan segar, bebas dari kata polusi. Namun karena dinginnya udara, disarankan bagi wisatawan yang datang berkunjung untuk membawa jaket, atau pakaian hangat. Pesona yang dimiliki Danau Pauh ini memang sangat menawan, hamparan air danau yang membiru layaknya lautan luas, serta pepohonan hijau dan Gunung Masurai merupakan fenomena lengkap yang akan memuaskan pandangan wisatawan.

Ketika berkunjung ke Danau Pauh, wisatawan bisa menikmati pemandangan dengan leluasa serta menelusuri setiap sudut danau. Jika ingin sensasi berbeda, wisatawan juga bisa menaiki getek-getek dari bambu, serta menuju ketengah danau. Saat berada ditengah danau, akan terpampang dengan megahnya Gunung Masurai dari kejauhan.

Usai puas menelusuri danau, wisatawan juga bisa berkunjung ke perkebunan yang letaknya tak jauh dari danau. Masyarakat sekitar memang menggantungkan hidup dengan berkebun, terdapat aneka perkebunan yang bisa dijumpai seperti kopi, kentang, cabai, sayuran, kayu manis dan masih banyak lagi. Selain itu, hamparan sawah luas juga menjadi pemandangan yang akan memanjakan mata wisatawan.

Fasilitas Danau Pauh

Fasilitas yang ditawarkan pada Danau Pauh ini tergolong cukup lengkap serta memadai. Wisatawan bisa dengan mudah menemukan fasilitas seperti toilet umum, tempat sampah, tempat parkir yang luas, kamar mandi, serta beberapa masjid dan mushola disekitar danau. Sebagian besar fasilitas ini juga dirawat dengan cukup baik, sehingga mampu memberikan kenyamanan saat berwisata di danau.

Selain itu, akses menuju Danau Pauh kini juga telah diperbaiki dan beberapa masih mengalami pelebaran dan perbaikan. Kondisi jalan yang sudah diaspal mulus, menjadi faktor penting untuk menarik minat wisatawan berkunjung. Meskipun demikian, sayangnya masih belum ada angkutan umum yang bisa mengantar wisatawan ke danau.

Baca Juga: Danau Biru Muara Tembesi, Fenomena Sebuah Danau Cantik di Batanghari

Pada sekitar danau, wisatawan juga tak akan kesulitan untuk menemukan warung-warung yang menjual berbagai makanan dan minuman. Selain itu, disediakan pula pondok-pondok sederhana yang terapung bagi wisatawan untuk bersantai sembari menikmati pemandangan danau. Tak hanya itu, terdapat pula getek dari bambu yang bisa digunakan pengunjung untuk menuju ke tengah danau. Bahkan kini juga terdapat boat-boat yang akan mengantarkan wisatawan berkeliling danau.

Berkunjung ke Danau Pauh, menjadi salah satu alternatif yang cukup menarik jika tengah berada di Jambi. Berikut beberapa kegiatan yang bisa dilakukan pengunjung ketika berada di danau.

Menikmati Keindahan Danau

Danau Pauh menawarkan panorama alam yang sungguh luar biasa, kamu akan disuguhkan sebuah danau dengan air biru dan sangat jernih. Ketika kamu berkunjung ke danau ini, kamu bisa melihat pemandangan Gunung Masurai yang nampak gagah dari kejauhan. Selain itu, fenomena banyangan Gunung Masurai juga menjadi daya tarik yang akan membuatmu terpana.

Tempat wisata yang terdapat di Kabupaten Merangin ini sangat cocok digunakan untuk bersantai. Kamu juga akan dimanjakan dengan segarnya udara, serta pepohonan hijau yang nampak sedap dipandang mata. Air danau yang tenang dan tak berombak, akan memberikan ketenangan dan ketentraman jiwa. Danau ini sangat cocok untuk melepas penat, serta menghilangkan stress di kepala.

Camping

Danau Pauh juga menjadi tempat favorit bagi para pecinta alam yang hobi bercamping. Terdapat beberapa lahan luas di tepi danau yang bisa digunakan untuk mendirikan tenda. Namun jika kamu ingin bercamping di tepi danau, kamu harus membawa tenda sendiri karena masih minim ditemukan persewaan tenda disekitar danau.

Tentunya, bercamping di Danau Pauh akan memberikan pengalaman tersendiri yang mungkin tidak akan pernah kamu lupakan dalam hidup. Pada malam yang dingin, kamu bisa membuat api unggun serta menikmati waktu bersama kerabat dan teman dekat disebuah danau yang indah. Secangkir kopi hangat akan menyempurnakan keindahan malam.

Hunting Foto

Jika kamu hobi memotret pemandangan alam, maka Danau Pauh bisa kamu jadikan sebagai tujuan hunting foto. Disini kamu akan dimanjakan dengan berbagai objek, serta fenomena menarik yang bisa kamu bidik dengan kamera. Kamu juga bisa memotret dari tengah danau, dengan menaiki getek yang disediakan di pinggir danau. Apalagi jika kamu memiliki drone, kamu bisa mendapatkan hasil gambar dari udara yang sungguh menakjubkan.

Tempat wisata ini juga sangat cocok bagi para wisatawan yang hobi memajang foto di sosial media. Kamu bisa berfoto selfie dengan background Gunung Masurai, atau hamparan danau yang luas lengkap dengan birunya air. Jika kamu hendak foto prewedding, tempat wisata ini juga bisa menjadi pilihan menarik untuk pemotretan prewedding.

Harga Tiket Masuk Danau Pauh

Untuk memasuki tempat wisata Danau Pauh, wisatawan dikenakan biaya sebesar Rp. 5.000 untuk setiap orang. Biaya ini belum termasuk biaya parkir kendaraan.

Baca Juga: 235 Tempat Wisata di Jambi Paling Menarik dan Wajib Dikunjungi

Peta Lokasi Danau Pauh

Tips Berwisata di Danau Pauh

  • Persiapkanlah kondisi fisik sebelum bertolak ke danau, karena kondisi jalan yang berkelok dan tikungan tajam.
  • Berdoalah dan tetap waspada ketika dalam perjalanan menuju ke danau.
  • Bawalah baju hangat, atau jaket karena udara di danau cukup dingin.
  • Berhati-hatilah ketika berada di danau, karena danau ini sempat memakan korban jiwa yang tenggelam.
  • Selalu jaga kebersihan danau, dan buanglah sampah pada tempatnya.
  • Jaga kelestarian danau, serta jangan merusak apapun yang ada disekitar danau.

Artikel Terkait