Danau Lingkat, Fenomena Danau Keramat nan Memikat
Danau Lingkat adalah salah satu danau di Desa Lempur yang juga menjadi tujuan wisata. Memiliki air berwarna hijau pekat, serta panorama indah dari pegunungan, deretan pohon, dan juga perbukitan. Danau ini dikenal keramat, dan memiliki beberapa pantangan untuk wisatawan.

Beragam keindahan danau yang ada di Desa Lempur memang tak perlu diragukan lagi. Pada desa yang kini dikenal sebagai desa wisata ini, sedikitnya terdapat 5 danau mempesona yang sering dikunjungi wisatawan. Kelima danau tersebut menawarkan keunikan berbeda, serta daya tarik tersendiri. Salah satu dari kelima danau tersebut adalah Danau Lingkat.

Suasana asri serta pemandangan berupa hamparan pepohonan hijau menjadi sajian utama danau. Keindahan danau pun semakin nampak, dengan air yang terlihat hijau pekat dari permukaan. Pengunjung akan dimanjakan dengan hawa sejuk, serta udara segar yang bebas dari polusi. Tak hanya indah, danau ini juga dikenal merupakan danau keramat dimata penduduk setempat.

Danau Lingkat

Secara administratif, Danau Lingkat berada di Desa Lempur, Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci, Jambi. Lokasi dari danau berjarak kurang lebih 43 kilometer dari Kota Sungai Penuh. Wisatawan pun harus berkendara selama satu jam lebih jika ingin berkunjung ke danau. Travellers bisa menuju ke lokasi danau dengan angkutan umum ataupun kendaraan pribadi.

Namun lebih baik wisatawan menggunakan sepeda motor saja, karena akan lebih fleksibel dan santai. Selain itu, kondisi jalan menuju danau pun masih berupa jalan tanah yang dipenuhi kerikil serta bebatuan. Pengunjung diharapkan selalu waspada saat melintasi jalur tersebut, apalagi jika kondisi jalan becek usai diguyur hujan. Medan pun akan semakin berat dan sulit untuk dilewati.

Pesona Danau Lingkat

Berada pada dataran tinggi yang mencapai 1.100 meter diatas permukaan laut, membuat hawa disekitar danau terasa sangat sejuk. Kondisi ini pun ditambah dengan rindangnya pepohonan hijau yang tak hanya enak dipandang mata, tetapi juga menggambarkan betapa lestarinya alam Kerinci. Dengan bersantai di pinggir danau, wisatawan akan dibuat lupa dengan segala kepenatan kota.

Memiliki air berwarna hijau pekat, danau seluas 12 hektar ini sungguh sangat mempesona. Warna hijau air terlihat sangat serasi dengan pepohonan yang berada disekeliling danau. Panorama pun terasa semakin sempurna dengan deretan pegunungan dan perbukitan. Tak jarang, akan didengar suara-suara merdu kicauan burung yang menenangkan jiwa.

Danau Lingkat

Wisatawan pun diperbolehkan untuk mengelilingi danau dengan menaiki rakit. Namun terdapat beberapa pantangan yang harus ditaati oleh pengunjung. Bagi para pendatang, harus menjaga sopan santun, perilaku, tutur kata serta dilarang takabur atau sombong. Hal tersebut karena Danau Lingkat dianggap keramat, serta berbagai kejadian mistis yang sempat terjadi.

Pengunjung ataupun masyarakat desa juga dilarang menggunakan perahu saat mengarungi danau. Larangan ini berawal dari kisah ratusan tahun lalu saat seorang gadis yang berasal dari Desa Selam Paung hilang setelah berperahu didanau. Kedua orang tua gadis pun sempat mencari hingga petang, namun tetap saja tak membuahkan hasil.

Keesokan harinya, sesepuh desa setempat bercerita bahwa dalam mimpinya gadis tersebut telah dibawa penunggu danau. Masyarakat setempat yang merasa penasaran berbondong-bondong kembali mencari si gadis. Mereka mencoba menimba air danau dengan lingkat atau semacam rantang bersusun. Namun tetap saja gadis pun tak ditemukan.

Setelah peristiwa hilangnya gadis, masyarakat desa berjanji tidak akan pernah mengarungi danau dengan perahu. Danau pun sempat dikeramatkan, dan tak pernah ada orang yang berani mengunjunginya. Hingga pada tahun 80an, mulai ada orang yang berkunjung ke danau meski larangan menaiki perahu masih diberlakukan.

Di seberang danau, wisatawan bisa menemukan sebuah batu besar yang disebut warga setempat sebagai batu belang. Warga pun percaya, batu ini digunakan tempat mandi dewa. Tak jauh dari batu, juga terdapat sebuah tempat yang konon menjadi tempat favorit para putri penunggu danau mandi. Konon, saat putri hendak mandi, bunga disekitar danau akan mekar dan jatuh ke danau yang menimbulkan aroma harum.

Meskipun diselimuti berbagai kisah mistis, keindahan danau tetap saja tak bisa dipungkiri. Dengan menaati seluruh pantangan dan larangan, wisatawan bisa menikmati panorama danau dengan nyaman. Hal ini juga demi keselamatan jiwa para pengunjung, mengingat danau sudah beberapa kali memakan korban.

Fasilitas Danau Lingkat

Tempat wisata yang ada di Kabupaten Kerinci ini sayangya masih belum dilengkapi dengan fasilitas memadai. Di danau belum juga dibangun kamar mandi, tempat parkir yang aman, dan juga mushola ataupun masjid. Tak hanya itu saja, kondisi jalan menuju danau juga masih belum diaspal hingga saat ini.

Di danau, telah terdapat beberapa rakit yang bisa digunakan wisatawan untuk menikmati keindahan danau. Rakit ini biasanya digunakan masyarakat setempat untuk mencari ikan. Selain itu, terdapat pula pondok sederhana disebrang danau yang bisa digunakan bersantai. Pondok ini juga menjadi tempat istirahat bagi para masyarakat ketika mencari ikan.

Baca Juga: Danau Kerinci, Keindahan Danau Terbesar di Provinsi Jambi

Selain itu, masih minim dijumpai warung atau pedagang makanan disekitar danau. Pada Desa Lempur wisatawan dapat menemukan beberapa homestay dengan harga terjangkau. Meskipun fasilitasnya tak lengkap, namun homestay ini dapat dipilih sebagai alternatif karena hotel terdekat baru bisa dijumpai di Kota Sungai Penuh.

Danau Lingkat merupakan destinasi wisata menarik di Desa Lempur, berikut beberapa kegiatan yang bisa dilakukan wisatawan saat berada di danau.

Menikmati Keindahan Danau

Disaat kamu berwisata di danau ini, kamu bisa menikmati keindahan danau dengan bersantai ataupun berkeliling. Kamu akan disuguhkan pemandangan alam yang masih lestari dan asri. Pepohonan hijau yang tumbuh subur disekeliling danau sungguh enak dipandang mata. Kamu pun bisa melihat panorama gunung serta hamparan air danau berwarna hijau.

Jika kamu berani, kamu dapat menggunakan rakit untuk menelusuri danau. Yang harus kamu ingat, kamu tak boleh berenang didanau karena danau ini dikenal angker. Jika kamu hobi memancing, kamu bisa juga melempar kail serta menangkap ikan semah yang cukup populer di Kerinci. Ikan ini terkenal sangat lezat, dan berprotein tinggi. Kamu bisa membakarnya, sambil menikmati keindahan danau.

Hunting Foto

Selain menikmati panorama danau, disini kamu pun bisa memotret berbagai keindahan yang dimiliki Danau Lingkat. Pada danau ini kamu bisa memuaskan hobimu dengan mengabadikan objek-objek alam, seperti gunung, perbukitan, atau juga danau eksotis berair hijau pekat ini.

Bagi kamu yang hobi berfoto di alam, danau pun bisa kamu jadikan sebagai background berfoto. Sebaiknya ajaklah temanmu, agar hasil fotomu nampak lebih sempurna. Kamu bisa berfoto di tengah danau, di pondok bambu, atau dengan background pepohonan rindang. Namun ingat, untuk selalu menjaga sopan santun dan perilaku ketika berada di danau ini.

Baca Juga: 235 Tempat Wisata di Jambi Paling Menarik dan Wajib Dikunjungi

Peta Lokasi Danau Lingkat

Tips Berwisata di Danau Lingkat

  • Janganlah memaksa datang disaat cuaca hujan, karena jalanan akan becek serta sulit untuk dilalui.
  • Jangan lupa untuk membawa bekal secukupnya.
  • Jagalah selalu perilaku, tutur kata dan sopan santun, karena danau ini dikenal keramat.
  • Wisatawan dilarang berenang, atau menggunakan perahu selama didanau.
  • Jagalah selalu kebersihan danau ini, dan jangan membuang sampah sembarangan.
  • Wisatawan diharapkan ikut dalam melestarikan lingkungan, dan jangan merusak keindahan serta fasilitas yang ada disekitar danau.

Artikel Terkait