Danau Gunung Tujuh, Eksotisme Danau Tertinggi di Asia Tenggara
Danau Gunung Tujuh merupakan danau menawan di Kabupaten Kerinci. Danau ini tercatat sebagai danau tertinggi di Asia Tenggara dan terbesar setelah Danau Toba. Menawarkan berbagai panorama alam nan mempesona, serta hawa sejuk khas dataran tinggi.

Hamparan alam Kerinci memang menawarkan berjuta keindahan. Daerah dataran tinggi ini seolah menjadi sebuah surga, yang paling diburu para pecinta alam. Deretan gunung, bukit, dan air terjun dengan segala pesonanya mampu menyihir setiap mata yang melihatnya. Kerinci juga memiliki beberapa danau menawan yang wajib untuk disinggahi, salah satunya adalah Danau Gunung Tujuh.

Jernihnya air, serta tujuh gunung yang mengelilingi danau menciptakan sebuah panorama memukau. Kondisi alam yang masih lestari, dengan hawa sejuk juga menambah daya tarik dari danau ini. Tempat wisata yang ada di Kerinci ini juga menjadi salah satu spot favorit untuk bercamping. Bagi wisatawan yang hobi berpetualang dan menikmati keindahan alam liar, danau ini bisa menjadi tujuan yang menarik.

Danau Gunung Tujuh

Secara geografis, Danau Gunung Tujuh terletak pada Desa Pelompek, Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Berjarak kurang lebih 54 kilometer dari Kota Sungai Penuh, untuk menuju ke lokasi danau ini wisatawan setidaknya harus melakukan perjalanan selama satu jam. Pengunjung bisa menggunakan angkutan umum, atau juga kendaraan pribadi layaknya mobil atau motor.

Sesampainya di Desa Pelompek, perjalanan dimulai dari pos pendakian Gunung Tujuh. Pengunjung pun harus membayar biaya retribusi, serta mengisi identitas diri sebelum memulai pendakian. Perjalanan menuju ke danau pun dimulai dengan trekking selama kurang lebih 3 jam. Sebenarnya ada dua jalur pendakian yang bisa digunakan wisatawan. Namun jalur ini lebih dipilih karena medan yang tidak terlalu berat, meskipun memerlukan waktu tempuh lebih lama.

Pesona Danau Gunung Tujuh

Petualangan pun dimulai, dari pos pendakian wisatawan harus trekking melewati jalur menanjak dengan kondisi jalan tanah berbatu. Selama perjalanan ini, wisatawan akan melewati perbukitan serta hamparan ladang milik masyarakat setempat. Lebatnya hutan Taman Nasional Kerinci Seblat pun harus ditaklukan untuk menikmati keindahan danau ini.

Danau Gunung Tujuh merupakan sebuah danau vulkanik yang terbentuk akibat aktivitas gunung merapi pada ratusan ribu tahun yang lalu. Letusan gunung berapi menciptakan lubang kawah besar, yang lama kelamaan terisi air hujan dan akhirnya terbentuklah danau nan menawan. Tercatat danau ini juga masih termasuk dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat yang dilindungi.

Danau Gunung Tujuh

Berada pada ketinggian mencapai 1.950 meter diatas permukaan laut, danau ini tercatat sebagai danau tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Danau ini memiliki luas sekitar 12.000 hektar, serta kedalaman yang mencapai 40 meter. Selain menawarkan panorama memukau, air pada danau ini juga mengaliri sebagian besar ladang dan sawah di Kabupaten Kerinci.

Air pada danau ini sangat jernih, dan sempat dilakukan penelitian bahwa air tersebut merupakan air baku terbaik yang ada di Asia Tenggara. Air di danau ini juga dimanfaatkan sebagai sumber PDAM Kabupaten Kerinci. Danau Gunung Tujuh diketahui juga mengaliri berbagai sungai besar yang ada di Kerinci, salah satunya adalah sungai dimana Air Terjun Telun Berasap berada.

Sesuai namanya, Danau Gunung Tujuh dikeliling deretan pegunungan yang berjumlah tujuh. Gunung-gunung tersebut adalah Gunung Hulu Tebo, Gunung Tujuh, Gunung Lumut, Gunung Selasih, Gunung Jar Panggang, Gunung Hulu Sangir dan Gunung Madura Besi. Deretan gunung yang mengelilingi ini, juga menjadi sumber air bagi danau sehingga danau pun tak pernah kekeringan.

Tak hanya mempesona, danau ini juga dipercaya masyarakat setempat merupakan danau keramat. Terdapat sebuah mitos bawah danau ini menjadi tempat tinggal bagi sepasang naga gaib. Selain itu, ada pula kisah tentang hidupnya manusia kerdil setinggi 50 cm di sekitar danau. Cerita ini memang telah ada secara turun temurun, bahkan pernah dilakukan penelitian yang didanai oleh organisasi World Wild Fund.

Konon manusia kerdil ini mampu menghilang secepat kilat, dan beberapa orang mengatakan pernah melihatnya. Sesepuh desa sekitar pun percaya pada Danau Gunung Tujuh ini telah tinggal dua makhluk tak kasat mata bernama Lbei Sakti dan Sri Menanti. Dipercaya kedua makhluk tersebut memiliki pasukan gaib berwujud harimau.

Terlepas dari kisah misteri yang menyelimuti, keindahan alam yang dimiliki danau ini memang sungguh menawan. Jernih dan dinginnya air, serta hamparan pasir ditepi danau membuat wisatawan seolah berada di tepi lautan. Panorama pun semakin sempurna dengan deretan pegunungan, serta hijaunya pepohonan yang mengelilingi danau.

Fasilitas Danau Gunung Tujuh

Lokasi dari tempat wisata ini yang berada cukup jauh dari pemukiman warga, membuat fasilitas yang bisa ditemukan pun cukup terbatas. Pengunjung tidak akan menemukan fasilitas seperti toilet, atau mushola. Jika wisatawan datang menggunakan kendaraan pribadi, maka bisa menitipkan kendaraannya didekat pos pendakian Gunung Tujuh.

Wisatawan disarankan membawa perbekalan logistik selama pendakian menuju danau. Sebab disekitar danau tidak akan ditemukan pedagang atau warung yang menjual makanan. Disekitar danau pun tidak ada penginapan atau hotel yang akan dijumpai, namun pada Desa Pelompek dan Desa Lempur terdapat homestay yang bisa digunakan wisatawan untuk menginap.

Baca Juga: Danau Duo, Pesona Sebuah Danau dengan Berbagai Keunikan

Berpetualang di alam liar dan berkunjung ke Danau Gunung Tujuh akan memberikan sebuah pengalaman seru. Berikut adalah beberapa kegiatan yang dapat kamu lakukan saat berada di danau.

Menikmati Keindahan Danau

Panorama yang ditawarkan Danau Gunung Tujuh memang sungguh memukau dengan deretan tujuh gunung disekelilingnya. Kamu bisa menikmati keindahan danau ini, dengan berkeliling dan menelusuri setiap sudut danau menggunakan sampan yang biasa digunakan nelayan setempat untuk mencari ikan. Hawa sejuk disekitar danau pun akan membuat kamu enggan meninggalkan tempat ini.

Tak hanya itu, hamparan pasir serta batu-batu besar ditepian juga semakin mempercantik danau. Kamu juga bisa mandi di air danau yang jernih dan segar. Air danau ini sangat dingin, karena lokasi yang berada di dataran tinggi. Alam yang masih lestari, dan terjaga merupakan tempat cocok bagi kamu yang ingin melepas penat dan melupakan sejenak keramaian kota.

Hunting Foto

Bagi para penggemar fotografi, danau ini juga bisa menjadi tujuan hunting foto yang menarik. Terdapat begitu banyak panorama alam yang bisa diabadikan dengan kamera. Kamu bisa mencari spot-spot memotret terbaik untuk mendapatkan hasil foto yang diinginkan. Disini hobi memotretmu akan terpuaskan dengan berbagai objek menawan yang bisa kamu bidik dengan kamera.

Wisatawan biasanya juga tak lupa mengabadikan momen saat berkunjung ke danau dengan berfoto. Kamu bisa memanfaatkan berbagai panorama alam sebagai background berfoto, seperti batu-batu besar dipinggir danau, hamparan luasnya danau, dan masih banyak lagi. Jika kamu memiliki drone, kamu juga bisa mengambil gambar dari ketinggian untuk mendapatkan gambar yang lebih menarik.

Camping

Tepat di pinggir Danau Gunung Tujuh, banyak wisatawan yang sering mendirikan tenda dan bermalam disekitar danau. Jika kamu seorang pecinta alam dan hobi menikmati keindahan malam di alam liar, kamu juga bisa merasakan sensasi bercamping di danau ini. Pada waktu tertentu danau ini akan dipadati oleh para pengunjung yang juga sekaligus bercamping.

Tentunya dengan bercamping di sekitar danau, kamu bisa menikmati keindahan danau di malam hari. Tak hanya itu, kamu juga akan mendapatkan pengalaman menarik yang mungkin tidak akan kamu dapatkan untuk kedua kalinya. Disaat malam, kamu bisa membakar kayu kering dan membuat api unggun untuk sekedar menghangatkan badan dari udara dingin yang menyerang.

Baca Juga: 235 Tempat Wisata di Jambi Paling Menarik dan Wajib Dikunjungi

Peta Lokasi Danau Gunung Tujuh

Tips Berwisata di Danau Gunung Tujuh

  • Sebelum pendakian, sebaiknya kamu pastikan cuaca tengah cerah.
  • Sebaiknya gunakan jalur melalui pos pendakian Gunung Tujuh, karena medan lebih mudah dilalui.
  • Bawalah perbekalan logistik secukupnya, untuk keperluan di danau.
  • Jangan membawa barang terlalu banyak, karena bisa memberatkan perjalananmu.
  • Jika belum pernah mendaki, sebaiknya ajaklah teman yang mengetahui jalan menuju danau.
  • Jagalah kelestarian lingkungan, dan jangan merusak lingkungan saat perjalanan maupun ketika berada didanau.
  • Jagalah kebersihan lingkungan, dan sebaiknya bawa kembali sampah-sampah makanan yang kamu bawa.

  

Artikel Terkait