Candi Reog, Salah Satu Tempat Bersejarah yang Unik di Magetan
Magetan adalah salah satu kabupaten di Pulau Jawa Timur yang berbatasan dengan provinsi Jawa Tengah. Kawasan Kabupaten Magetan yang berada di kaki Gunung Lawu kaya akan wisata alam seperti danau, air terjun, dll. Kabupaten Magetan memiliki banyak objek wisata alam yang tersebar hampir di 13 kabupaten.

Berwisata ke suatu tempat akan terasa lebih menyenangkan bila kita mengajak keluarga, teman-teman atau bahkan pasangan kita. Namun juga tidak ada salahnya jika anda menginginkan waktu jauh dari keramaian dan hanya ingin menikmati waktu sendiri. Banyak macam obyek-obyek wisata yang bisa anda datangi, dari obyek wisata alam, wisata bahari, wisata religi sampai wisata sejarah. Kebanyakan dari kita mungkin akan memilih wisata alam atau bahari dengan alasan 'lebih menyenangkan', tetapi nyatanya wisata religi dan sejarah juga tidak kalah menariknya. Apalagi jika anda membawa anak-anak anda, sembari berlibur, di tempat tersebut anda bisa belajar lebih jauh tentang sejarah dari suatu tempat. Seperti halnya di Magetan yang mempunyai Candi Reog.

Candi Reog adalah salah satu wisata sejarah yang terletak di Dusun Sadon, Desa Cepoko, Kecamatan Panekan, Kabupaten Magetan, Provinsi Jawa Timur, tepatnya di sebelah jalan raya Magetan – Panekan. Nama candi ini sendiri sebenarnya adalah Candi Sadon, sesuai dengan nama dusun tempatnya berada, namun sepertinya orang-orang lebih familiar dengan nama Candi Reog disebabkan karena di reruntuhan candi ini terdapat Kalamakara, atau arca raksasa Kala yang wajahnya mirip dengan kepala harimau pada 'dhadhakmerah'. Dhadhakmerak sendiri adalah topeng yang berwujud kepala harimau dengan hiasan susunan bulu merak di sekelilingnya. Topeng ini merupakan atribut tokoh Singabarong dalam kesenian reog.

Sayangnya tidak banyak informasi yang tersedia mengenai Candi Reog ini meskipun bangunan kuno tersebut telah ditetapkan sebagai situs suaka purbakala. Konon katanya candi ini adalah peninggalan Raja Airlangga, tapi tidak diketahui kapan tepatnya dan untuk apakah candi tersebut dibangun. Upaya pemugaran juga belum terlihat dilakukan oleh pemerintah kabupaten setempat yang terlihat dari kondisinya yang tinggal kumpulan batu reruntuhan.

Selain Candi Reog atau yang dinamakan Candi Sadon, jika anda berkunjung kesana, anda juga bisa menemukan satu candi lagi yang berukuran kecil yang terletak di sebelah timur kompleks Candi Sadon, tepatnya di depan pemakaman desa, yang dinamakan Candi Reca Sapi (arca sapi). Ukuran candi ini sendiri relatif kecil jika dibandingkan dengan kebanyakan candi yang ada di Jawa Timur. Candi yang diperkirakan adalah candi Hindu tersebut ditemukan pertama kali pada tahun 1971 oleh Sudiro yang adalah penduduk setempat. Saat ditemukan, candi tersebut tertutup rumpun bambu dan tidak terawat.

Fasilitas di Candi Reog

Berbicara mengenai fasilitas, di tempat wisata ini anda sudah bisa menikmati beberapa fasilitas-fasilitas yang disediakan oleh pihak pengelola, seperti di antaranya adalah;

- Lahan parkir

Untuk anda yang memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi ataupun sewa seperti mobil dan motor, anda tidak perlu lagi pusing-pusing memikirkan tentang tempat parkir karena di sini telah disediakan lahannya. Walaupun tidak begitu luas, setidaknya bisa cukup menampung kendaraan dari para pengunjung yang datang

- Toilet umum

Fasilitas yang satu ini sepertinya wajib dimiliki oleh semua obyek wisata karena memang termasuk penting jika ada wisatawan yang butuh untuk ke kamar mandi agar mereka tidak kerepotan mencari. Dan di sini anda patut senang karena telah disediakan toilet umum yang layak untuk digunakan.

- Warung atau tempat makan

Keluar dari area Candi Reog, anda bisa menemukan warung-warung yang mayoritas milik penduduk sekitar yang menjual berbagai jajanan, makanan dan minuman dengan harga yang sangat ramah di kantong. Jadi anda tidak perlu khawatir akan kelaparan.

- Gazebo

Jika anda sudah puas melihat-lihat area dari Candi Reog sendiri, anda bisa bersantai duduk-duduk di gazebo yang ada di sana.

- Mushola

Berwisata juga jangan sampai membuat anda untuk melupakan sholat. Di tempat ini untungnya anda sudah bisa menemukan mushola yang dapat anda gunakan untuk menunaikan ibadah sholat saat adzan berkumandang.

Hunting Foto di Candi Reog

Berlibur ke suatu tempat tidak peduli di manapun  obyek wisatanya pasti terasa tidak lengkap jika kita tidak melakukan 'ritual' berfoto-foto ria. Di tempat ini anda bisa memanjakan hobi fotografi anda untuk mengarahkan lensa kamera ke reruntuhan candi yang bisa membuat foto anda terlihat indah dan unik. Anda juga bisa menggunakan reruntuhan candi tersebut sebagai latar belakang foto anda bersama keluarga atau teman-teman. Lingkungan di sekelilingnya yang banyak ditumbuhi tumbuhan juga bisa menjadi target sasaran kamera anda. Jangan lupa jika anda sudah puas mendapatkan banyak foto, anda bisa mengunggahnya ke berbagai media sosial yang anda punya sekaligus memperkenalkan obyek wisata ini ke masyarakat banyak.

Baca juga: Air Terjun Jarakan, Pesona Indah di Magetan yang Wajib Dikunjungi

Akses Jalan Menuju ke Candi Reog

Bagi anda yang ingin pergi ke Candi Sadon atau Candi Reog, anda bisa memilih di antara dua alternatif antara menggunakan kendaraan pribadi atau memanfaatkan alat transportasi umum yang pastinya banyak di sana. Letak Candi Reog yang masih tergolong di pusat kota sendiri membuat anda tidak akan begitu kesulitan jika anda mau berkunjung kesana. Langsung saja arahkan kendaraan anda ke jalan raya Magetan – Panekan, bila kesulitan anda selalu bisa menggunakan aplikasi Google map untuk menuntun anda ke lokasi. Atau jika anda tidak mau repot, anda bisa menggunakan transportasi umum dengan harga yang terjangkau yang langsung bisa mengantar anda sampai ke tujuan.

Jam Buka dan Tiket Masuk ke Candi Reog

Jam operasional dari obyek wisata ini adalah dari jam 08.00 sampai dengan pukul 17.00 sore wib. Dan tidak ada biaya tiket masuk yang dibebankan ke pengunjung jadi anda bisa masuk dengan gratis.

Tips Berlibur ke Candi Reog

  • Pastikan kendaraan anda dalam kondisi yang bagus
  • Disarankan untuk membawa bekal makanan dan minuman sendiri
  • Jangan mencoret-coret candi yang ada di sana
  • Jangan membuang sampah sembarangan
  • Hormati tempat yang mempunyai nilai sejarah


Artikel Terkait