Air Terjun Pancuran Rayo, Air Terjun Spektakuler Tertinggi di Kabupaten Kerinci
Air Terjun Pancuran Rayo merupakan air terjun di Kabupaten Kerinci yang menjadi salah satu air terjun tertinggi di Sumatera. Air terjun yang memiliki ketinggian mencapai 150 meter ini juga masih termasuk dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat.

Provinsi Jambi menyimpan berjuta misteri serta keindahan alam yang tersimpan rapi dibalik hamparan hutan, tebing-tebing menjulang, dan pegunungan. Masih banyak pesona alam yang belum diketahui khalayak ramai ataupun tak terekspos. Namun hal tersebut sama sekali tak mengurangi pesona yang dipancarkan, salah satunya adalah Air Terjun Pancuran Rayo.

Air Terjun Pancuran Rayo merupakan air terjun tertinggi di Kerinci dan masuk dalam daftar salah satu air terjun tertinggi di Sumatera. Kondisi tempat wisata yang satu ini masih sangat alami, dengan dikeliling pepohonan besar nan rindang. Meskipun untuk menuju air terjun diperlukan usaha yang tak mudah, air terjun ini tetap saja mampu menjadi magnet yang mengundang wisatawan dari berbagai daerah.

Air Terjun Pancuran Rayo

Secara geografis, Air Terjun Pancuran Rayo terletak pada Dusun Baru Pulau Tengah, Kecamatan Danau Keliling, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Untuk menikmati keindahan air terjun, pengunjung setidaknya harus menempuh jarak 23 kilometer dari Kota Sungai Penuh. Terlebih dahulu wisatawan harus menuju ke Dusun Baru Pulau Tengah yang bisa ditempuh dengan kendaraan umum atau pribadi.

Sesampainya di Dusun Baru Pulau Tengah, wisatawan harus berjalan kaki atau trekking sejauh 4 kilometer ke lokasi Air Terjun Pancuran Rayo. Perjalanan ini kurang lebih memakan waktu satu hingga dua jam lamanya. Medan berat pun harus ditaklukan, wisatawan harus turun naik bukit, melewati jalan berupa tanah, dan menyebrangi beberapa sungai.  

Pesona Air Terjun Pancuran Rayo

Bagi para wisatawan yang hobi berpetualang, perjalanan menuju ke Air Terjun Pancuran Rayo ini akan terasa sangat seru dan menyenangkan. Meskipun harus melewati medan yang cukup sulit, wisatawan akan dimanjakan dengan panorama alam hutan dan perbukitan yang masih alami. Udara sejuk bebas dari polusi pun senantiasa akan menemani perjalanan.

Usai mengarungi perjalanan yang melelahkan, wisatawan akan disuguhkan dengan sebuah air terjun spektakuler lengkap beserta suara deru air yang jatuh dari atas. Layaknya surga yang tersembunyi, keberadaan Air Terjun Pancuran Rayo ini akan mengundang decak kagum bagi siapa saja yang berkunjung.  

Air Terjun Pancuran Rayo

Sebenarnya, masih ada air terjun lain yang berlokasi tak jauh dari Air Terjun Pancuran Rayo. Air terjun tersebut bernama Air Terjun Pancuran Gading. Namun medan yang lebih sulit dilalui membuat wisatawan enggan mengunjunginya. Karakteristiknya pun cukup mirip, hanya tinggi dari air terjun lah yang membedakan keduanya.  

Air Terjun Pancuran Rayo masih termasuk kawasan dari Taman Nasional Kerinci Seblat. Sehingga alam sekitar pun masih terjaga dan terkadang akan dijumpai beberapa hewan liar yang mencari makan. Menurut informasi, air terjun ini memiliki ketinggian lebih dari 100 meter. Bahkan ada yang mengatakan tinggi air terjun mencapai 150 meter.

Berada di tebing yang menjulang tinggi, keindahan air terjun pun semakin menawan dengan berbagai tumbuhan hijau dan pepohonan besar disekitarnya. Deru air yang jatuh mengenai bebatuan menciptakan percikan-percikan air serta membuat semacam embun. Hembusan angin kencang pun semakin menambah dinginnya udara di tempat ini.

Tepat dibawah air terjun, terdapat sebuah kolam alami yang bisa digunakan wisatawan mandi atau bermain air. Airnya pun sangat dingin, jernih dan bersih sangat cocok untuk merelaksasi diri melepas penat yang didapat dari perjalanan panjang. Disekitar kolam bisa dijumpai bebatuan besar, yang semakin mempercantik panorama air terjun.

Keindahan dari Air Terjun Pancuran Rayo ini sangat layak untuk dinikmati, apalagi keunikan serta tinggi air terjun yang mungkin menjadi salah satu air terjun tertinggi di Indonesia. Sayangnya, pemerintah setempat masih terkesan tak memperdulikan keberadaan air terjun ini. Padahal, jika dikelola dengan baik bukan tak mungkin tempat ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Jambi.

Fasilitas Air Terjun Pancuran Rayo

Lokasi dari Air Terjun Pancuran Rayo yang jauh dari pemukiman dan bisa dikatakan terpencil membuat fasilitas disekitarnya sangatlah minim. Wisatawan tidak akan menjumpai fasilitas umum seperti kamar mandi atau toilet, dan juga mushola untuk beribadah. Bagi yang membawa kendaraan pribadi, bisa menitipkan kepada penduduk di Dusun Baru Pulau Tengah.

Selain itu, wisatawan diharapkan membawa perbekalan secukupnya sebelum bertolak ke Air Terjun Pancuran Rayo. Karena di air terjun tak ada pedagang atau warung yang menjual makanan. Namun jika ingin merasakan sensasi berpetualang, wisatawan bisa mencari ikan disungai lalu membakarnya.

Baca Juga: Air Panas Semurup, Wisata Pemandian Air Panas Alami yang Berbalut Sebuah Misteri

Apabila berencana untuk menginap, wisatawan pun harus kembali ke Kota Sungai Penuh karena belum ada penginapan di sekitar air terjun. Di Kota Sungai Penuh, wisatawan bisa memilih beberapa hotel yang dapat digunakan bermalam.

Menikmati panorama Air Terjun Pancuran Rayo nampaknya sungguh menggoda dan cocok bagi para wisatawan yang hobi berpetualang. Berikut beberapa kegiatan yang bisa dilakukan saat berada di lokasi air terjun.

Menikmati Keindahan Air Terjun

Saat berada di Air Terjun Pancuran Rayo, kamu akan disuguhkan dengan fenomena air terjun yang tingginya mencapai 150 meter. Ketinggian air terjun pun membuat kamu bisa mendengar suara debur air yang cukup keras menghantam batuan sungai. Cuaca dingin menusuk tulang akan senantiasa terasa saat berada di air terjun ini.

Tak hanya memandang air terjun saja, kamu juga bisa merasakan dinginnya air dengan berendam dan mandi dikolam alami yang persis berada dibawah aliran air terjun. Nikmatilah sejenak jernihnya air, dan kondisi alam sekitar yang masih lestari. Suasana tenang dan nyaman di air terjun pun seolah merupakan tempat yang pas untuk menenangkan diri dan melupakan sejenak aktivitas sehari-hari.

Hunting Foto

Nampaknya sangat rugi jika sudah datang di Air Terjun Pancuran Rayo, namun tak mengabadikan keindahan alam yang dianugrahkan Sang Pencipta. Maka jangan lupa untuk membawa kamera ketika hendak berkunjung ke air terjun ini. Disini kamu akan dipuaskan dengan banyaknya objek yang bisa kamu potret.

Berselfie mengabadikan momen pun bisa kamu lakukan dengan memanfaatkan air terjun sebagai background. Jangan terlalu dekat jika hendak mengambil foto, karena banyaknya percikan air dan embun sehingga hasil foto terlihat kurang maksimal. Selain itu keberadaan bebatuan besar pun bisa kamu manfaatkan sebagai latar berfoto.

Camping

Mendirikan tenda disekitar air terjun menjadi alternatif bermalam yang cukup menyenangkan. Jika kamu seorang petualang dan hobi menikmati alam luar, maka kamu bisa bercamping di Air Terjun Pancuran Rayo ini. Pada malam hari pun dingin semakin terasa, dan kamu bisa membuat api unggun untuk menghangatkan badan.

Sembari bercengkrama bersama teman, kamu bisa menikmati suara deru air terjun yang memecah keheningan malam. Suara-suara hewan liar pun silih berganti bersahutan dan menjadi teman di malam yang sunyi. Secangkir kopi hangat ditangan pun akan semakin menyempurnakan malam mu.

Harga Tiket Masuk Air Terjun Pancuran Rayo

Untuk berkunjung ke Air Terjun Pancuran Rayo, wisatawan harus membayar Rp. 5.000 per orang.

Baca Juga: 235 Tempat Wisata di Jambi Paling Menarik dan Wajib Dikunjungi

Peta Lokasi Air Terjun Pancuran Rayo

Tips Berwisata di Air Terjun Pancuran Rayo

  • Sebelum bertolak ke air terjun, sebaiknya pantaulah cuaca terlebih dahulu.
  • Jangan memaksa dikala cuaca tengah hujan, karena jalan akan semakin ekstrim dan berbahaya.
  • Berhati-hatilah ketika trekking dari Dusun Baru Pulau Tengah.
  • Bawalah barang seperlunya agar tak menyulitkanmu dalam perjalanan.
  • Jangan lupa untuk membawa bekal makanan dan minuman.
  • Bawalah baju hangat karena udara disekitar air terjun sangat dingin.
  • Jagalah kebersihan lingkungan air terjun dan alam sekitar selama perjalanan.
  • Jagalah kelestarian alam dengan tak merusak apapun selama berkunjung ke air terjun.

Artikel Terkait